Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belum Semua Desa di Kintamani Dilayani PDAM

Bali Tribune/ Plt Direktur PDAM Bangli, I Nyoman Terus Arsawan
balitribune.co.id | Bangli - Baru beberapa desa di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yang menikmati layanan PDAM Bangli. Sejatinya ada beberapa sumber mata air yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, namun sayangnya letak sumber air jauh sehingga membutuhkan anggaran yang besar jika ingin memanfaatkan sumber tersebut. 
 
Plt Direktur PDAM Bangli, I Nyoman Terus Arsawan mengungkapkan untuk desa di Kecamatan Kintamani yang sudah terlayani PDAM, yakni Desa Kintamani, Batur Selatan, Batur Utara, Batur Tengah, Belantih, Catur. “Untuk Desa Serai sudah terlayani namun tidak semua. Untuk itu masyarakat agar juga memanfaatkan program Pamsimas,” ungkapnya. 
 
Dijelaskan, untuk desa di Kintamani yang sudah terlayani PDAM, memanfaatkan sumber air Pebini yang berlokasi di Desa Catur. Kapasitas air yang tersedia baru bisa melayani beberapa desa, sehingga untuk dapat memperluas layanan, otomatis mencari sumber baru. “Sejatinya kami sudah melakukan survei di beberapa sumber mata air. Jaraknya cukup jauh dari permukiman sehingga sulit untuk mengangkat air tersebut. Akan membutuhkan biaya besar untuk menarik air tersebut,” ujarnya. 
 
Menurut Arsawan, untuk memanfaatkan air dari satu sumber mesti mempertimbangkan biaya operasional. “Biaya operasional besar tapi pelangga yang bisa dilayani sedikit tentu ini menjadi salah satu pertimbangan,” sebutnya sembari mengatakan di Kintamani terdapat 3.097 sambungan rumah (SR)/pelanggan. 
 
Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan air, baik untuk kebutuhan sehari-hari atau kegiatan pertanian, banyak masyarakat membentuk kelompok-kelompok kecil. Mereka secara swadaya mengangkat air dari sumbur-sumber yang ada di wilayahnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk pertanian. 
 
Terkait tarif dasar, dia mengatakan, di Kecamatan Kintamani memang lebih mahal dibanding lainnya. Hal ini karena biaya operasional di Kintamani jauh lebih besar. Berdasarkan peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2017 tentang Tarif Dasar dan Tarif Air Minum PDAM Bangli untuk Kecamatan Kintamani sebesar Rp 9.000 per meter kubik khusus pelanggan rumah tangga. Sedangkan untuk usaha skala kecil Rp 13.500 per meter kubik dan usaha dalam skala besar Rp 18.000 per meter kubik.
 
Kemudian untuk Kecamatan Bangli, Susut, Tembuku, tarif dasar air untuk rumah tangga Rp 3.700 per meter kubik. Untuk ketiga kecamatan ini pola penghitungan berbeda dengan Kecamatan Kintamani. Dimana pemanfataan dihitung 0-10 meter kubik dikenakan tarif dasar Rp 37.000. “Pola pembayaran yakni pemanfaatan 0-10 meter kubik, 11-20 meter kubik, 21 meter kubik ke atas,” paparnya. 
 
Lebih lanjut disampaikan, hingga saat ini Bangli memiliki 28 sumber mata air. Dari jumlah tersebut sebagian besar kapasitasnya kecil. “Kapasitas kebanyakan di bawah 30 liter per detik, sumber yang terbesar adalah Pebini yang kapasitasnya 40 liter per detik. Memang banyak sumber tapi kecil,” jelasnya.
 
Terus Arsawan mengatakan, berdasarkan data per Maret 2019 jumlah pelanggan di Kecamatan Bangli sebanyak 8.390 SR, Kecamatan Tembuku sebanyak 3.337 SR, Kecamatan Susut sebanyak 2.873 SR, Kintamani 3.097 SR. Totalnya 17.697 SR yang dicover 13 unit. Meski demikian masih ada calon pelanggan yang masih dalam proses. 
 
“Setiap bulan ada saja calon pelanggan yang mendaftar. Untuk dapat melayani kami juga harus menyesuaikan dengan kapasitas ketersediaan air agar kapasitas yang ada tidak mengganggu pasokan air untuk pelanggan lama,” imbuhnya.
 
Terkait rencana kenaikan tarif, Terus Arsawan menyebutkan sejauh ini belum ada dan masih berpegang pada tarif lama. Plt asal Desa Awan, Kintamani ini menambahkan pihaknya akan mengoptimalkan pembayaran tagihan melalui sistem online. Pihaknya pun mengaku sudah melakukan penjajakan dengan pihak bank. 
 
“Baru di beberapa tempat yang menggunakan sistem online, target kami di seluruh kecamatan bisa dilakukan. Jadi masyarakat lebih mudah melakukan pembayaran. Bisa juga nantinya kerja sama dengan LPD di masing-masing desa pakraman. Untuk itu kami masih perlu lakukan koordinasi lanjutan,” tutupnya.
wartawan
Agung Samudra
Category

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click

Patroli Diperketat, Keamanan Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Perhatian

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terus mendapat pengawasan kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat, pekerja, awak kapal, hingga pengguna jasa membuat aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp260 Juta

balitribune.co.id | Singaraja - Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng terbakar dalam waktu berbeda pada Minggu (27/9/2026). Kebakaran terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp260 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 1 Oktober 2026, Pelaporan Insidental Sektor Pasar Modal dan Bursa Karbon Wajib Lewat Sistem OJK

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon melalui digitalisasi pelaporan. Mulai 1 Oktober 2026, penyampaian laporan insidental kepada OJK wajib dilakukan melalui sistem pelaporan yang terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.