Diposting : 10 April 2019 23:47
I Wayan Sudarma - Bali Tribune
Bali Tribune/ Tim Penilai Lomba Desa Pakraman Kabupaten Buleleng didampingi Camat Kubutambahan, Drs. Made Suyasa disambut tokoh serta masyarakat Desa Pakraman Tamblang saat hadir di desa itu, Selasa (9/4) kemarin.
balitribune.co.id | Singaraja - Sebagai Duta Kecamatan Kubutambahan pada Lomba Desa Pakraman Kabupaten Buleleng Tahun 2019’ Desa Tamblang, Selasa (9/4) kemarin didatangi Tim Pembinaan Desa Pakraman dan Sekeha Teruna Tingkat Kabupaten Buleleng. Kedatangan tim tersebut guna mengevaluasi keikutsertaan desa tersebut pada lomba dimaksud.
 
Diketuai Kepala Bidang Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Ni Made Sriwati rombongan Tim Kabupaten itu diterima Camat Kubutambahan Drs Made Suyasa,M.Si.
 
Tampak mendampingi Camat Suyasa, Perbekel beserta perangkat Desa Tamblang,Kelian Desa Pakraman Tamblang bersama jajarannya dan Pengurus Sekeha Teruna Eka Arsha Shanti Desa Tamblang.
 
Dalam laporannya, Camat Suyasa menyebutkan, jajaran pengurus adat di Desa Pakraman Tamblang terbagi menjadi tiga bhaga (bagian,red) yakni, bagha palemahan, pawongan dan parahyangan.
 
“Sementara untuk sekeha teruna terbagi menjadi empat bagha yakni, bhaga yasa kerthi dharmaning negara, bagha yasa kerthi dharmaning agama, bhaga administrasi dan bhaga organisasi,”terangnya.
 
Sementara Ketua Tim Kabupaten, Ni Made Sriwati menyebutkan, Lomba Desa Pakraman Kabupaten Buleleng ini merupakan upaya pelestarian adat dan budaya Bali.
 
Ia berharap, pelestarian dimaksud tidak sebatas saat lomba saja namun berlangsung secara berkesinambungan.