Diposting : 25 June 2019 19:37
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/Pemelaspasan Padmasana di India dipuput Ide Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba disaksikan istri dari Inisiator Ida Pedanda Gede Made Gunung, Sekretaris Jenderal WHP Guru Ketut Donder dan 16 Pedanda Lanang Istri yang hadir dari Bali
balitribune.co.id | India - Pembangunan Padmasana di India tempatnya di Tepi Sungai Gangga dilakukan bulan November sampai April 2019. Material Bangunan Padmasana sendiri telah berada di India selama 15 tahun lalu yang dikirim oleh Dewa Berata yang saat itu menjabat Gubernur Bali. "Karena dari awal 15 tahun lalu saya mengikuti prosesnya bahkan beberapa kali dirapatkan rencana pembangunan Padmasana ini tapi belum juga terlaksana, " jelas Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana Indra Udayana.
Indra Udayana berinisiatif menyampaikan kondisi ini kepada Dubes RI Arto Reza Suryodipuro dan President  World Hindu Parishad Made Mangku Pastika. "Atas restu dan dukungan beliau saya menjadi Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana ini di Rshikesh," ungkap Indra Udayana
 
Dengan inisiatif dan komunikasi Kumbhamela di Allahabad dengan Pimpinan Paramarth NIKETAN Ashram Rishikesh Pujya SwamiJi Chidananda Saraswati, Padmasana Bali tersebut didirikan di Rshikesh. Pembangunan Padmasana Bali ini menjadi simbul kekayaan Hindu di Bali dan persahabatan Hindu Indonesia dengan India dan dunia.
 
Bertepatan dengan International Yoga Festival di acara SacredArt  Yoga pada Maret 2019 yang diikuti Shantisena Ashram Gandhi Puri (AGP), Indra Udayana sebagai Pelaksana Khusus Pembangunan Padmasana di India bersama ketua DPRD Badung Putu Parwata yang berkesempatan hadir dalam Festival memohon kepada Pimpinan Paramarth NIKETAN Ashram, Swami Chidananda Saraswati MuniJi untuk pendirian Padmasana dapat dilakukan di taman Paramarth Niketan Ashram, di depan Pohon Kalpataru Sungai Gangga. Tempat yang sangat sangat strategis untuk mengenalkan Padmasana Bali ini kepada ribuan Umat Hindu dunia yang hadir.
 
Tempat yang strategis dimana ribuan Yatri selalu hadir ditempat tersebut untuk melaksanakan berbagai kegiatan spiritual dan Aarthi persembahan API Suci kepada Ibu Gangga.
 
Pendirian Padmasana dilakukan secara Bersama sama oleh Shantisena I Wayan Sari Dika dan  I Ketut Gede Adi Saputra Reny Rahmawati ,Gita Ardiyanti ,Ni Wayan Amiyanti ,Putri Ramuja Risma Herawati dan tiga Tukang.
 
Indra Udayana menyampaikan terima kasih atas dukungan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua PHDI Bali IGN. Sudiana dan President World Hindu Parishad Made Mangku Pastika.
 
Pemelaspasan Padmasana dipuput Ide Pedanda Gede Bang Buruan Manuaba disaksikan istri dari Inisiator Ida Pedanda Gede Made Gunung, Sekretaris Jenderal WHP Guru Ketut Donder dan 16 Pedanda Lanang Istri yang hadir dari Bali serta ribuan Bhakta dari seluruh dunia.
 
“Ini adalah persembahan untuk  70 th persahabatan Indonesia India. Semoga hal ini bisa mejadi jembatan membangun hubungan Indonesia dan India di segala bidang.” Tutup Indra Udayana. /uni
https://www.instagram.com/hondafansbali/