Bali Tribune, Rabu 20 Juni 2018
Diposting : 3 January 2018 20:31
I Wayan Sudarma - Bali Tribune
DPRD
Keterangan Gambar: 
Prof I Ketut Merta SH.M.Hum

BALI TRIBUNE - Setelah menunggu cukup lama, perbaikan bangunan suci yang ada di areal Pura Dalem Tugu Gelgel Klungkung akhirnya selesai dikerjakan. Adapun ritual pemelaspasan bagi Pura yang diempon Pratisentana Sira Arya Kubontubuh-Kuthawaringin (PPSAKK) ini berlangsung saat rahina Purnama Kapitu, Senin (1/1) lalu.

Menurut Ketua PPSAKK Pusat Prof. I Ketut Merta,SH.M.Hum, perbaikan di Pura Dalem Tugu Gelgel Klungkung itu meliputi, candi bentar, bale gong, bale kulkul, bale pesanekan, gelung kori pemedal dan penyengker.

Prof. Merta menyebutkan, penambahan jumlah bangunan di Pura tersebut disebabkan oleh  adanya perluasan areal pura.
“Dengan perluasan ini sudah barang tentu akan ada penataan pemugaran bangunan agar sesuai dengan estetika dan sesuai konsep Tri Mandala. Yakni ada jaba sisi, jaba tengah dan jeroan sebagai areal suci dan utama,”ucapnya di Denpasar baru-baru ini.

Untuk menyamankan pemedek ungkap Prof Merta, pihaknya juga melakukan penataan areal parkir mengingat areal parkir selama ini sempit termasuk membangun kamar kecil dan tempat ganti pakaian.

“Semua ini bertujuan agar semeton pemedek bisa lebih nyaman saat melakukan penangkilan”, terangnya.

Ditanya tentang jumlah dan sumber biaya,Prof Merta menjelaskan, semua biaya bersumber dari swadaya krama plus bantuan dari pemerintah, DPRD dan para donatur yang tak bisa disebutkan satu persatu.

“Dari sejumlah bangunan yang dibangun, dana yang dihabiskan hampir mencapai 1,3 milyar rupiah dengan lama pengerjaan bangunan setahun lebih,” sebutnya.

Ia berhara, dengan rampungnya bangunan dimaksud dapat menjadikan pemedek merasa lebih nyaman dalam menjalankan swadharmanya.

“Kami berharap para pemedek bisa lebih nyaman dalam melakukan aktifitas sembahyang sekaligus makin meningkatkan intensitas penangkilan. Dan pada akhirnya mampu meningkatkan rasa persaudaraan diantara warih Ida Bhatara maupun antar umat bergama sekaligus mampu meningkatkan srada lan bhakti kepada Ida bhatara Lelangit pamekas ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.