Diposting : 20 July 2019 22:24
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ Warga pengempon Pura Tangkas Kori Agung Trah Sira Arya Kanuruhan, Desa Akah saat mengikuti prosesi ritual serangkaian puncak karya ngenteg linggih, pengebek, pengodal, mapeselang, majejiwan lan mapedanaan di pura setempat, Kamis (18/7) malam lalu.
balitribune.co.id | Semarapura - Warga pengempon Pura Tangkas Kori Agung Trah Sira Arya Kanuruhan Desa Akah Klungkung melaksanakan puncak karya ngenteg linggih, pengebek, pengodal, mapeselang, majejiwan, mapedanaan di pura setempat, Kamis (18/7) lalu.
 
Kelian Pura Pangeran Tangkas Kori Agung Trah Sira Arya Kanuruhan Desa Akah, I Nengah Suita menerangkan, krama pengempon pura tersebut berjumlah 150 KK. 
 
Dia menerangkan, sebelum puncak karya, dilaksanakan berbagai prosesi seperti ritual ngaturang piuning,nuasen karya, negtegang, nyuci, masang sunari, melaspas tetangunan, mebanten pengalang lan nyuarayang kentungan.
 
Selanjutnya pada rahina Anggara Kliwon Julungwangi, Selasa (9/7) lalu dilaksanakan ritual mapepada tawur balik sumpah agung lan caru nedunang Ida Bhatara dilanjutkan dengan prosesi tawur balik sumpah agung disertai melaspas, mendem pedagingan, pasupati prelingga dan pengingkup. Sementara prosesi melasti, memasar dan mendak Ida Bhatara berlangsung, Sabtu (13/7) akhir pekan kemarin.
 
Dapun puncak karya di Pura ini berlangsung saat rahina Whrespati Wage Sungsang, Kamis (18/7) lalu. Seluruh rangkaian prosesi dipuput oleh Ida Pedanda Gde Putra Tembau dari Gria Aan dan Ida Pedanda Wayan Darma dari Gria Wanasari.
 
Pada prosesi itu juga dipersembahkan wewalenan diantaranya, Topeng Sidakarya, Wayang Lemah, Baris Gede, Saron, Pesantian, tarian Rejang, serta tarian lainnya. 
 
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta yang juga penglingsir serta Pemangku di Pura tersebut mengucap rasa syukur atas terlaksananya karya dimaksud.
 
Tampak hadir pada puncak karya di Pura Tangkas Kori Agung Trah Sira Arya Kanuruhan Desa Akah,Penglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Semaraputra. (u)