Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sabet Tujuh Juara, Bali Juara Umum Jampasnas IV

lomba
HADIAH - Penyerahan hadiah kepada perwakilan dari Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bali setelah kontingen ini tampil sebagai Juara Umum pada Jambore Pasraman Nasional IV yang berlangsung di Yogyakarta belum lama ini.

Denpasar, Bali Tribune

Kontingen Bali tampil sebagai Juara Umum Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV yang berlangsung di Yogyakarta pada 25-30 Juli lalu. Kontingen asal Bali berhasil tampil sebagai juara di tujuh dari delapan kategori yang dilombakan.

Melalui pernyataan resminya Selasa (2/8), Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Bali,AA Gede Muliawan, S.Ag,MSi mengatakan, Jambore Pasraman Nasional (Jampasnas) IV terbagi menjadi delapan kategori lomba. “Kontingen dari Bali beranggotakan 31 orang,”terangnya. Dijelaskan AA Muliawan, kedelapan lomba dimaksud meliputi, lomba cipta lagu kreasi keagamaan hindu, lomba yoga asanas putra, lomba yoga asanas putri, lomba mantram tri sandya, lomba kramaning sembah, lomba cipta dan baca puisi keagamaan hindu serta lomba bercerita keagamaan hindu.

Keberhasilan kontingen Bali pada lomba tersebut ungkap AA Muliawan meliputi, Juara I Lomba Mantra Tri Sandhya, Juara II Lomba Kramaning Sembah, Juara I Lomba Pelafalan Doa Sehari-hari, Juara KK Lomba Lagu Kreasi Keagamaan Hindu, Juara I Lomba Bercerita Keagamaan Hindu, Juara I Lomba Yoga Asanas Putra, Juara I Lomba Yoga Asanas Putri. Jampasnas ini diikuti oleh 649 peserta dari 32 provinsi se-Indonesia kecuali Kalimantan Utara dan Maluku Utara.

“Kegiatan Jampasnas ini mengedepankan tema Jambore Pasraman Tingkat Nasional IV Tahun 2016 Sebagai Wahana Meningkatkan Patriotisme Bangsa, Kerukunan dan Pengamalan ajaran-ajaran agama,”terangnya. Dia menambahkan, tujuan yang diinginkan dari penyelenggaraan Jampasnas IV kali ini adalah membangun kesadaran dan rasa kepedulian bagi pengelola pasraman dan umat pada umumnya akan pentingnya peranan pasraman dalam menjaga keperlangsungan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan khususnya agama Hindu.

“Kegiatan ini dalam upaya membangun sikap spiritual, sikap sosial, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai ajaran Agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari,”ucapnya. Selaku Pembina adalah, Dr. I Made Surada, M.A, Dr. Drs. Anak Agung Gede Raka, M.Si, Drs. I Dewa Ketut Artana, M.Pd.H, Drs. I Made Sugata, M.Ag, Drs. Cokorda Putra Wisnu Wardana, M.Si, Drs. Ida Bagus Mastika, M.Fil.H, Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum dan Dr. Drs. I Gusti Made Ngurah, M.Si.

wartawan
redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.