Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

115 Ha Sawah Terancam Puso

sawah
Bali Tribune / KEKERINGAN - Salah satu sudut lahan sawah di Subak Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, yang mengalami kekeringan

balitribune.co.id | Tabanan - Seluas 115 hektare (Ha) lahan tanaman padi yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Tabanan mengalami kerusakan akibat terpaan musim kemarau dan kini berpotensi mengalami puso atau gagal panen.

Tanaman padi yang berisiko puso tersebut rata-rata telah memasuki usia vegetatif dan generatif antara 50 hingga 90 hari. Lima kawasan yang terimbas krisis pasokan air irigasi tersebut mencakup Kecamatan Kerambitan, Pupuan, Marga, Tabanan, dan Selemadeg Barat.

Merespons ancaman kerusakan lahan pertanian warga, Dinas Pertanian (Distan) Tabanan menerjunkan tim penyuluh untuk mendata tingkat kerusakan sekaligus menyiapkan langkah penyelamatan di lapangan.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Distan Tabanan I Made Utama, menegaskan bahwa meskipun tingkat kerusakan bervariasi mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat, hingga saat ini belum ada areal sawah yang tercatat puso total. 

“Untuk saat ini, data masih menunjukkan tanaman yang rusak belum sampai gagal panen, tetapi ada potensi ke sana jika tidak dilakukan penanganan,” ujar I Made Utama, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan inventarisasi sementara Distan Tabanan, kerusakan terluas melanda wilayah Kecamatan Kerambitan seluas 50 hektare, dengan rincian 30 hektare rusak ringan dan 20 hektare rusak sedang. Sebagian besar area terdampak di Kerambitan berada di Subak Meliling yang sempat mengalami kendala pasokan air lantaran pengerjaan perbaikan struktur bendungan.

Sementara itu, kerusakan di Kecamatan Pupuan mencapai 30 hektare (20 hektare rusak sedang dan 10 hektare rusak berat). Disusul Kecamatan Marga seluas 26 hektare (16 hektare rusak sedang dan 10 hektare rusak berat), Kecamatan Tabanan seluas 5 hektare (2 hektare rusak sedang dan 3 hektare rusak berat) Dan terakhir Kecamatan Selemadeg Barat seluas 4 hektare berstatus rusak ringan.

Utama menjelaskan, kendala debit air di Subak Meliling Kerambitan dipicu oleh proyek perbaikan bendungan yang sempat menghentikan aliran air harian. Meski bendungan tersebut kini sudah kembali beroperasi, debit air yang mengalir ke persawahan belum kembali penuh seperti kondisi normal.

“Untuk di Kerambitan, yaitu Subak Meliling, kekurangan air karena bendungan diperbaiki. Tetapi sekarang bendungan sudah kembali difungsikan. Jadi, kekeringan yang terjadi masih bisa diatasi meski debit air dari bendungan lebih kecil dari normal,” terangnya.

Sebagai penanganan darurat guna mencegah gagal panen meluas, Distan Tabanan memfasilitasi penggunaan dua unit mesin pompa air bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dengan sistem pinjam pakai tanpa biaya sewa. Salah satu unit pompa air tersebut telah dioperasikan di Subak Gubug, Kecamatan Tabanan, di mana kelompok tani hanya perlu menanggung ketersediaan bahan bakar operasional.

Distan Tabanan mengimbau pengurus subak yang membutuhkan penanganan pasokan air untuk berkoordinasi dengan petugas penyuluh di wilayah masing-masing agar pengerahan pompa dapat diarahkan secara efektif. 

“Tahun lalu Tabanan juga dapat bantuan mesin pompa dari Kementerian Pertanian. Mudah-mudahan bisa dipakai tahun ini,” tambahnya.

Di samping langkah taktis penyiagaan pompa, pemerintah daerah mengandalkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bekerja sama dengan PT Jasindo. Skema asuransi dengan dukungan dana pendamping pusat sejak September 2026 ini diperuntukkan bagi tanaman padi berusia 0–30 hari guna memberikan jaminan perlindungan finansial bagi petani dari risiko kekeringan.

Pihak Distan Tabanan pun terus memantau dinamika di lapangan untuk mengantisipasi potensi penambahan luas lahan terdampak. “Kami masih melakukan pendataan. Saat ini penyuluh terus melakukan pendataan di lapangan,” tandas Made Utama. 

wartawan
JIN
Category

Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap, Simak Tipsnya

balitribune.co.id | Jakarta – Hujan abu vulkanik dapat membuat aktivitas berkendara menjadi lebih berisiko. Partikel abu vulkanik dapat menggangu aktivitas berkendara anda, oleh karena itu pengendara perlu menggunakan perlengkapan tambahan,  meningkatkan kewaspadaan dan fokus saat berkendara. Jika perjalanan tidak mendesak, menunda perjalanan hingga kondisi kembali aman menjadi pilihan yang paling tepat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tim Disiplin Pemkab Badung Sidak DPUPR dan BPKAD, Pastikan ASN Tetap Disiplin

balitribune.co.id | Mangupura - Tim Pembinaan Kepegawaian dan Penegakan Pelanggaran Disiplin ASN atau Tim Disiplin Pemkab Badung kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terjaga. Kali ini, sidak menyasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rabu (9/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.