Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Air Ulundanu Beratan Susut 10 Meter

Ulundanu Beratan
Bali Tribune / ULUNDANU - Permukaan air di pinggir pura Meru Tumpang Solas dan Meru Tumpang Telu yang menjadi ikon objek wisata Ulundanu Beratan yang menyusut akibat kemarau di 2026 ini.

balitribune.co.id | Tabanan – Debit air di Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, mengalami penyusutan hingga diperkirakan mencapai 10 meter. Penyusutan permukaan air di Danau Beratan ini diduga kuat akibat dampak musim kemarau berkepanjangan selama beberapa bulan terakhir ini.

Perubahan bentang alam itu membuat areal di sekeliling pura Meru Tumpang Solas dan Meru Tumpang Telu di objek wisata Ulundanu Beratan kini tampak mengering. Untuk menyiasati kondisi tersebut, manajemen Data Tarik Wisata (DTW) Ulundanu Beratan melakukan penataan agar areal di sekitar pura tidak gersang.

Penataan itu dilakukan dengan menanam deretan bunga hias berwarna merah di sekitar pura yang menjadi ikon utama objek wisata tersebut. Penataan visual tersebut ditempuh agar lanskap ikonik danau tetap terlihat anggun dan memikat saat dijadikan latar belakang swafoto bagi para wisatawan.

Manager DTW Ulundanu Beratan, I Wayan Mustika, membenarkan fenomena penurunan permukaan air danau itu. Menurutnya, penurunan itu sudah berlangsung sekitar satu bulan seiring berlangsungnya musim kemarau. "Debit air danau menurun. Ada sekitar sepuluh meter kalau dikira-kirakan,” ujar Mustika pada Minggu (8/11/2026).

Karena itu, sambungnya, pemandangan di sekitar pura Meru Tumpang Solas dan Tumpang Telu yang selama ini dikeliling air kini berubah menjadi daratan. Soal penataan, ia menjelaskan bahwa penanaman bunga hias berwarna merah tersebut difungsikan untuk mempercantik pemandangan tepi danau.

Selain itu, penanaman juga untuk menyamarkan hamparan daratan yang mengering agar tidak tampak kontras dari pinggir danau. "Kami menanam bunga supaya kawasan tetap terlihat indah dan tidak jomplang. Penanaman bunga sudah dilakukan dua pekan lalu," imbuhnya.

Ia mengakui fenomena surutnya air pada musim kemarau di 2026 ini terbilang lebih mencolok dibandingkan kondisi pada tahun lalu. Di 2025, kemarau tidak sampai membuat daratan di sekeliling ikon danau mengering. Kendati demikian, pengelola memproyeksikan kondisi air danau bakal berangsur normal kembali pada pertengahan hingga akhir November 2026 seiring mulai turunnya hujan. 

wartawan
JIN
Category

Tertimpa Pohon, Kabel Listrik dan Optik Ancam Keselamatan Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Sempat mereda dua hari pascaterjangan hujan angin ekstrem, namun kabel listrik dan fiber optik yang putus, kendur, hingga melintang  masih menjadi keluhan warga. Terlebih sejumlah kabel masih  tersambung aliran listrik, sehingga menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat, terutama saat cuaca ekstrem.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lapas Singaraja Geledah Kamar Warga Binaan, Sejumlah Benda Diamankan

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya memperketat pengawasan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja terus dilakukan. Setelah sebelumnya salah satu warga binaan terseret kasus pengendalian narkoba dari dalam lapas, pihak lapas kembali mengintensifkan pengawasan melalui Operasi Zero Halinar (Handphone Ilegal, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rahina Pagerwesi, Warga Ramaikan Pura Jagatnatha Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Hari Suci Pagerwesi dirayakan setiap 210 hari sekali atau enam bulan menurut kalender Bali. Perayaan ini jatuh pada Rabu atau Budha Kliwon Wuku Sinta, tepat empat hari setelah Hari Suci Saraswati. Jika Saraswati diperingati sebagai hari pemujaan terhadap ilmu pengetahuan, Pagerwesi menjadi momentum untuk memperkuat dan melindungi pengetahuan tersebut agar memberikan manfaat bagi kehidupan, Rabu (4/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Tumpek Landep, Perumda Pasar Sewakadarma Siapkan 500 Paket Banten Bersubsidi

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar menyiapkan sebanyak 500 paket perlengkapan upacara Tumpek Landep bersubsidi dalam kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-9 Tahun 2026. Melalui subsidi Bank BPD Bali, masyarakat cukup membayar Rp15.000 per paket dari harga normal Rp41.000.

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Dampak Cuaca Ekstrem di Bali, Kodam IX/Udayana Siagakan Prajurit

balitribune.co.id | Denpasar - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Bali sejak Minggu (1/11/2026) memicu serangkaian bencana di berbagai daerah. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, hingga Badung, yang berdampak pada keselamatan warga dan kelancaran aktivitas publik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.