Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Angkat Spirit Alas Sangeh, Penampilan Sanggar Gargita Santhi Undang Decak Kagum Pengunjung PKB 2026

seni
Bali Tribune / penampilan Sanggar Seni Gargita Santhi dari Banjar Pacung, Desa Sangeh di di Kalangan Angsoka, Denpasar, Senin (22/6/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Dentang gamelan berpadu dengan sentuhan modern menggema di Kalangan Angsoka, Denpasar, Senin (22/6/2026), saat Sanggar Seni Gargita Santhi dari Banjar Pacung, Desa Sangeh, sukses membuat penonton terpukau dan berdecak kagum.

Sanggar Seni Gargita Santhi, Br. Pacung, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Rekasadana (Pergelaran) Gambelan Inovatif di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Penampilan mereka menghadirkan tiga garapan seni yang kuat secara konsep, musikalitas, dan pesan lingkungan.

Tiga karya tersebut yakni Tri Paiketan, Sang-Ngeh, dan Tapa Rare, yang seluruhnya terinspirasi dari kearifan lokal Alas Sangeh. Garapan pertama, Tri Paiketan tentang Harmoni Jiwa dan Alam di Hutan Sangeh, menggambarkan keseimbangan hidup antara manusia, alam, dan spiritualitas. Tiga wilayah suci Tempek Kangin, Tempek Tengah, dan Tempek Kauh menjadi simbol harmoni yang terjalin dalam kehidupan kawanan kera dan ekosistem hutan.

Melalui gerak tari yang terinspirasi dari alam, dipadukan dengan narasi gerong bertema pelestarian lingkungan, karya ini juga menyisipkan pesan kekinian melalui aksi memungut sampah di panggung. Nilai Atma Kerthi menjadi ruh utama, sebagai refleksi menjaga kesucian jiwa dan keharmonisan alam.

Karya kedua, Sang-Ngeh, menyuguhkan kisah magis asal-usul Hutan Sangeh. Komposisi musikalnya memadukan gamelan Bali dengan instrumen modern dan lintas budaya seperti bass dan erhu. Harmoni bunyi yang dihasilkan menghadirkan suasana mistis sekaligus puitis, memperkuat pesan spiritual tentang hubungan manusia dan alam semesta.

Sementara itu, Tapa Rare mengangkat perjalanan spiritual Anak Agung Anglurah Made Karangasem Sakti. Karya ini memadukan simbol tapa sebagai pengendalian diri dan rare sebagai kreativitas anak-anak dalam bentuk musikalitas yang kompleks. Perpaduan vokal dan instrumental menghasilkan komposisi inovatif yang sarat makna filosofis.

Koordinator seni, Robert Brosnan, menjelaskan bahwa proses latihan berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan penabuh, penari, dan vokalis.

"Persiapan dalam proses ini 3 bulan. Dari latihan tabuh, latihan tari, dan latihan gerong. Dalam proses latihan yang susah itu untuk klop-nya. Karena apa? Karena kan kebentur hari raya soalnya, Hari Raya Galungan, Kuningan. Itulah yang kadang membuat jadwal latihan bolong karena semua teman-teman pastinya memiliki kesibukan," ungkapnya.

Ia menambahkan, ciri khas penampilan sanggar adalah mengangkat local genius Alas Sangeh sebagai sumber inspirasi utama. "Itu yang saya angkat karena tidak jauh dari konsep Atma Kerti sekarang dalam PKB 2026 ini," ujarnya.

Total seniman yang terlibat terdiri dari 22 penabuh, 6 penari, dan 2 gerong. Dalam pertunjukan ini, mereka menggabungkan berbagai instrumen seperti semar pegulingan, rinding, bass, hingga erhu, menciptakan warna musik yang unik dan segar.

Robert juga menegaskan pesan penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat. "Mengingat masalah sampah seperti saat ini, itu yang membuat tiang dan teman-teman resah juga. Maka dari itu, tiang mengangkat konsep ini yang bertemakan alam," katanya.

Sementara itu, Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Badung, I Made Adi Adnyana, menyampaikan apresiasi atas kreativitas generasi muda dalam mengembangkan seni tradisi.

Ia menegaskan bahwa gamelan inovatif merupakan bentuk pengembangan dari tradisi yang tetap berpijak pada akar budaya lokal. Pemkab Badung, kata dia, terus memberikan dukungan penuh, termasuk pendanaan, bagi para seniman muda untuk tampil di PKB.

Menurutnya, tema PKB tahun ini, Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha, sangat relevan dengan karya yang diangkat Sanggar Gargita Santhi karena menggali kearifan lokal Desa Sangeh.

wartawan
ANA
Category

Meriahkan Festival Sumerta, Honda Hadirkan Layanan Servis Gratis untuk Warga

balitribune.co.id | Denpasar – Semarak Festival Seni dan Budaya Kelurahan Sumerta, “Jelajah Pesona Sumerta Sesi 2”, semakin terasa dengan hadirnya layanan servis gratis Honda pada 23–24 Oktober 2026. Mengusung semangat “Semeton Satu Hati”, kegiatan ini memadukan kepedulian terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat dengan dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satpol PP Tabanan Tindak Tegas Restoran Melanggar di Kawasan Jatiluwih

balitribune.co.id | Tabanan - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tabanan mengambil langkah tegas dengan merekomendasikan pembongkaran bangunan restoran berkonstruksi baja di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kecamatan Penebel. Penindakan ini dilakukan karena bangunan tersebut dinilai terbukti melanggar aturan tata ruang di kawasan warisan budaya dunia.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rute Bali-Melbourne Dilayani 7 Maskapai, Kunjungan Wisatawan Australia ke Bali Diharapkan Meningkat

balitribune.co.id | Badung - Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyebut, adanya potensi besar pada rute Melbourne untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub pariwisata Indonesia. 

Mengingat Melbourne merupakan salah satu dari 5 teratas rute internasional dengan rata-rata jumlah penumpang dan rataan load factor tertinggi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wadahi Kreativitas Seni Generasi Muda Denpasar, Arya Wibawa Buka Parade Gong Kebyar dan Baleganjur

balitribune.co.id | Denpasar - Gelaran tahunan Parade Gong Kebyar dan Baleganjur se-Kota Denpasar secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (23/10/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Kota Tabanan atau Singasana? Dua Identitas, Satu Kebanggaan

balitribune.co.id | Tabanan – Penataan kawasan Jalan Gajah Mada, Tabanan tidak sekadar menghadirkan wajah kota yang lebih tertata dan menarik, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas, meneguhkan kebanggaan, serta merefleksikan perjalanan sejarah Kabupaten Tabanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.