Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anjing Rabies "Mengamuk" di Hajatan Warga Desa Tegal Badeng Timur

Anjing rabies
Bali Tribune / RABIES - Petugas saat melakukan pengambilan sampel otak pada bangkai anjing yang sempat menggigit sejumlah warga di Desa Tegalbadeng Timur.

balitribune.co.id I Negara - Kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana hingga kini masih terus terjadi. Teranyar kasus gigitan anjing positif rabies terjadi  di Kecamatan Negara. Seekor anjing ras pejantan berusia sekitar 3 tahun tiba-tiba datang dan mengamuk di lokasi di sebuah acara hajatan warga di Desa Tegal Badeng Timur pada Senin (15/6/2026) lalu. 

Anjing berwarna cokelat kekuningan tersebut langsung menyerang warga yang sedang berkumpul. Meski sempat diusir, anjing agresif itu tetap kembali menyerang. Hewan tersebut baru kabur setelah dilempar dan diusir secara paksa oleh warga yang berada di lokasi. 

Koordinator Medik Veteriner Kecamatan Negara, drh Ni Nyoman Citra Susilawati, mengungkapkan kasus ini berawal dari laporan warga mengenai adanya gigitan anjing pada pertengahan Juni lalu. Anjing tersebut diketahui mati setelah menggingit tiga orang warga.

 "Laporan masuk terkait gigitan pada 15 Juni 2026. Kemudian anjingnya mati pada 16 Juni 2026 dan petugas kami langsung melakukan pengambilan sampel," ungkapnya, Rabu (24/6/2026). 

Ia mengakui hasil uji laboratorium terhadap sampel otak anjing tersebut yang keluar tanggal 21 Juni 2026 dinyatakan positif rabies oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar. Kasus gigitan anjing positif rabies di Tegal Badeng tersebut langsung disikapi serius instansi terkait.

 Untuk mengantisipasi penularan yang lebih luas, dilakukan langkah cepat. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta mengatakan petugas medik veteriner telah diterjunkan ke lokasi penemuan kasus untuk melakukan lokalisasi. "Vaksinasi emergency dilaksanakan di wilayah kasus gigitan," ujarnya.

 Vaksinasi emergency atau darurat telah dilakukan sejak Selasa (23/6/2026). Vaksinasi rabies ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus rabies, baik ke Hewan Penular Rabies (HPR) lainnya maupun kepada manusia. Vaksinasi darurat ini tidak hanya menyasar anjing, namun juga HPR milik warga setempat seperti kucing. Vaksinasi dilakukan di wilayah dalam radius sekitar tiga kilometer dari lokasi ditemukannya kasus.

Setelah vaksinasi darurat, di wilayah ini juga dijadwalkan dilaksanakan vaksinasi susulan dengan melibatkan Tim Siaga Rabies (Tisira) desa setempat. Petugas juga mengimbau warga agar tidak melepasliarkan hewan peliharaannya dan rutin melakukan vaksinasi tahunan. Tiga warga korban gigitan juga telah dilakukan tindakan medis pada fasilitas kesehatan (faskes) yang mewilayah termasuk pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR).

Berdasarkan data dari Medik Veteriner Kecamatan Negara pada periode Januari hingga Juni 2026, total 12 sampel hewan yang seluruhnya merupakan anjing dinyatakan positif rabies. Sementara secara akumulasi pada semester pertama tahun 2026 ini di Kabupaten Jembrana sudah ada 39 kasus. Sedangkan tahun sebelumnya kasus rabies telah meningkat drastis yakni dari 54 kasus pada tahun 2024 menjadi 116 kasus pada tahun 2025. 

wartawan
PAM
Category

Siswa SMAN 1 Tabanan Sabet Juara Favorit AHM Best Student 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan masyarakat kembali terbukti melalui ajang Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026. Sebanyak 1.215 pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia bertarung memamerkan inovasi terbaik mereka dalam ajang bertema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya” tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.