Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali United Buka Store di Kuta

Spaso saat menggunting pita tanda dibukanya Store Bali United di Jalan Pararaton 2 Legian Kuta, Kamis kemarin.

 BALI TRIBUNE - Tim Liga 1 dari Bali, Bali United terus berkembang seiring dibukanya store di kawasan Kuta setelah beberapa waktu lalu store serupa dibuka di kawasan Seminyak. Store yang dibuka Kamis (8/11) terletak di Lantai I Kantor Bali United, Jalan Pararaton 2 Legian, Kuta (sebelah mess pemain Bali United). Store ini menjual berbagai pernik-pernik Bali United mulai jersey hingga gantungan kunci. Tujuannya, untuk memanjakan suporter dari wilayah Kabupaten Badung dan Denpasar. Sebab, secara otomatis para fans lebih mudah menjangkau jika ingin membeli asesoris Bali United. Opening Bali United Store kemarin dibuka striker Serdadu Tridatu, Ilja Spasojevic, didampingi Nyoman Sukarja, Melvij Platje, Dallen Dokken dan Yabes Rony Malaifani ditandai dengan pengguntingan pita.   Manajer Operasional Bali United, Budi Lesmana mengatakan, Bali United Strore di Legian ini merupakan outlet ke 4 dari cabang yang ke 3. Tujuannya untuk memudahkan suporter Bali United. Mengingat, fans Bali United itu mereka menyebar ada di mana-mana. Jika ingin membeli asesoris apapun itu, tidak perlu lagi jauh jauh ke Gianyar. Apalagi, produk juga sama dengan yang di Mega Strore Gianyar. "Saya berharap bisa buka outlet lebih banyak lagi. Target tetap sebanyak-banyaknya. Jadi tidak hanya konsen di Gianyar, tapi Badung dan Denpasar juga digarap," terang Budi Lesmana.  Karena Badung khususnya Legian sudah dibangun outlet Bali Store kini giliran pengembangan di Denpasar nantinya. "Berharap nanti di basis basis suporter bisa dibangun. Berusaha menggandeng sport yang memungkinkan. Basis suporter itu dimaksimalkan dengan baik. Harapannya mereka dapat dilayani terutama dari sisi aksesoris Bali United," tandas Budi Lesmana. Bahkan ada target ke depannya bisa menyebar hingga ke seluruh Bali. Sehingga hitungan dari sisi bisnis pemasukan semakin bertambah. Pada akhirnya bisa membangun tim Bali United. Karena hasilnya ini juga untuk membiayai tim Bali United di kompetisi liga Indonesia. "Dari sisi harga untuk produk asesoris yang sama tetap tidak ada perbedaan," papar Budi Lesmana.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.