Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Balik dari Inggris, Siap Tularkan Ilmu

Bali Tribune/ I Gde Mahatma Dharma
balitribune.co.id | Denpasar - Sosok I Gde Mahatma Dharma, atau lebih akrab disapa Dede bisa dibilang sebagai sosok pelatih yang namanya melambung di tahun 2018 lalu. Ditunjuk sebagai pelatih kepala tim Bali United U-16, Coach Dede sukses membawa tim Serdadu Tridatu Muda menjadi finalis di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U-16 tahun lalu.
 
 Pencapaian tersebut membuat Coach Dede bersama tim Garuda Select mendapat kesempatan untuk menjalani program di Inggris sejak bulan Januari 2018 lalu. Selama beberapa bulan berada di Inggris, Coach Dede pun kembali ke Bali dengan berbagai ilmu yang ia dapatkan.
 
 Ditemui usai memimpin sesi latihan tim Bali United U-18 beberapa waktu lalu, Coach Dede mengucapkan syukur atas pengalaman berharga yang ia peroleh. Ia pun membagikan kisah perjalanannya bersama tim Garuda Select tersebut.
 
"Ya, saya banyak belajar di sana (Inggris) mengenai sepakbola. Mata saya lebih terbuka mengenai hal yang berkaitan dengan sepakbola. Saya terpesona juga dengan segala bentuk fasilitas pendukung, dan juga sumber daya manusia mereka di sana," ujar Coach Dede seperti disadur dari laman resmi Bali United, Kamis (6/6).
 
 Menurut dia, disana (Inggris) juga sangat fokus menyiapkan pelatih yang berkualitas untuk memimpin suatu tim. Mengenai talenta usia muda, lanjut Coach Dede, hampir sama dengan yang ada di Indonesia. “Mereka sudah menyiapkan pemain-pemain muda dari usia sembilan tahun," tambahnya.
 
Untuk tahun ini, pelatih yang sukses menyabet gelar pelatih terbaik di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2018 tersebut mendapat tugas baru. Ya, Coach Dede ditugaskan untuk mendampingi Coach Made Pasek Wijaya di tim Bali United U-18.
 
Mengenai hal tersebut, Coach Dede pun menyampaikan harapannya. "Harapan saya bersama tim yang baru tentu ingin lebih baik dari sebelumnya. Rencana awal saya tentu ingin menerapkan ilmu yang saya dapat di Inggris untuk dibagikan kepada anak-anak,” lanjutnya.
 
Dari manajemen sendiri, kata dia, juga menargetkan kalau dirinya harus lebih baik dari tahun lalu yang hanya sebagai runner-up.
 
Kemampuan Coach Dede sebagai pelatih muda yang baru kembali dari Inggris akan dipadukan dengan pengalaman segudang dari Coach Made Pasek Wijaya tentunya diharapkan mampu memberikan warna baru dari skuat tim Bali United U-18 tahun ini.uni
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.