Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangkitkan Kain Endek dengan Lomba Busana

BUSANA KERJA - Lomba Busana Kerja Berbahan Endek, upaya membangkitkan gaerah perajin.

BALI TRIBUNE - Dalam upaya melestarikan dan mengembangkan kain endek produk UMKM di Gianyar, Pemkab. Gianyar melalui Dekranasda Kabupaten Gianyar menggelar Lomba peragaan busana kerja berbahan endek. Lomba dibuka oleh Sekdakab Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, di Balai Budaya Gianyar, Jumat (30/11).

Di era 1980 an, kain endek sempat mengalami booming di Kabupaten Gianyar. Pada masa jayanya para perajin tenun tumbuh bak jamur di musim hujan. Namun kejayaan itu tidak berlangsung lama, dimana kain tradisional yang memakai alat ATBM ini mulai tergusur dengan produksi kain sejenis dari luar namun dengan harga murah, karena diproduksi dengan mesin. Melihat hal ini Dekranasda Kab. Gianyar tidak tinggal diam. Bekerjasama dengan dinas/instansi terkait, Dekranasda Gianyar secara rutin memberikan pembinaan pada para perajin, memfasilitasi pemasaran melalui pameran hingga bantuan permodalan. Seperti ditegaskan oleh Ketua Dekranasda Kab. Gianyar Ny. I.A Surya Adnyani Mahayastra, lomba busana kali ini juga sebagai salah satu upaya membantu mempromosikan kain endek dalam wujud busana kerja.

Ny. I.A.Surya Adnyani Mahayastra mengungkapkan, Kabupaten Gianyar begitu banyak menyimpan potensi yang terpendam, baik itu para desainer maupun ragam corak, motif maupun warna dari kain endek. Seperti saat peragaan busana kerja berbahan kain endek kali ini, baik desain busana maupun motif kain sangat bagus dan beragam, tidak kalah dengan rancangan desainer kondang.

Ketua Dekranasda Ny. I.A. Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, di akhir penghujung tahun 2018 Kabupaten Gianyar mendapat kado termanis khususnya bagi perkembangan industri kerajinan di Kabupaten Gianyar. Dimana Kabupaten Gianyar berhasil mendapat penghargaan dari World Craft City (WCC), dan rencananya di awal tahun depan penghargaan itu akan di serahkan oleh Presiden WCC. Dengan penghargaan ini makin mengukuhkan pondasi Gianyar sebagai Kota Kerajinan Dunia mengingat dengan penghargaan ini Kabupaten Gianyar telah menjadi anggota WCC.

Sementara Sekda I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan saat ini para perajin endek di Gianyar memang menghadapi tantangan yang cukup berat, jika ingin maju dan berkembang, mereka harus mampu berinovasi baik itu dari segi produk, alat, maupun SDM. Sekda Wisnu Wijaya melihat lomba busana kerja berbahan endek ini merupakan salah satu upaya para perajin endek maupun desainer muda di Gianyar untuk menciptakan produk yang lebih baik, bervariasi dan disukai oleh masyarakat. Karena jika ini bisa berkembang maka secara otomatis akan berdampak pada kesejahteraan para perajin di Gianyar.

Ketua panitia I Gusti Ngurah Wijana mengatakan, tujuan dari lomba ini adalah untuk mengembangkan industri kreatif dan kerajinan berbahan endek yang menjadi ciri khas Gianyar. Lomba diikuti oleh 31 peserta yang berasal BUMD, hotel, rumah sakit, koperasi dan LPD yang ada di Kabupaten Gianyar.

Dengan dewan juri yang berkompeten di bidangnya seperti desainer sekaligus anggota APPMI Bali, Pande Putu Wijana (Tutde Togog), Dosen ISI Denpasar Drs A.A Ngurah Anom Mayun KT., M.Si, dan Runner Up 3 Puteri Indonesia 2003 A.A Sagung Dian Indraswari, memilih yang terbaik dai 31 peserta.

Setelah melewati kriteria dari segi kesesuaian desain dengan kriteria busana, keserasian, kreatifitas, riasan wajah maupun performance akhirnya dipilih juara pertama peserta dari BPD Bali cabang Gianyar yang berhak atas piala dan uang tunai senilai Rp10 juta. Juara 2 diraih peserta dari Hotel/Villa Kori Maharani berhak atas uang tunai Rp 7,5 Juta, dan juara 3 direbut oleh peserta asal PDAM Gianyar berhak atas uang tunai sebesar Rp 5 Juta.

Sedangkan juara harapan 1 diraih oleh RS Ari Santi, selain piala juga berhak atas uang tunai sebesar Rp. 4 juta, juara harapan 2 diraih oleh The Kayon Jungle Resort berhak artas uang tunaai Rp. 3 Juta dan untuk juara harapan 3 diraih oleh peserta dari BKS LPD Kec. Sukawati berhak atas uang tunai Rp 2 juta.

wartawan
Redaksi
Category

Memasuki Masa Tenang, Baliho Calon Perbekel di Kemenuh Ditertibkan

balitribune.co.id | Gianyar - Sejumlah baliho calon perbekel masih ditemukan terpasang meski sudah memasuki masa tenang Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026. Menanggapi hal tersebut, Panitia Pilkel Desa Kemenuh bersama kepolisian menertibkan atribut kampanye tersebut di wilayah Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kera Resahkan Warga Nyalian, Rusak Lahan Pertanian hingga Masuk Pemukiman

balitribune.co.id | Semarapura - Perbekel Desa Nyalian, Cok Gede Agung Putra, mengeluhkan keberadaan kera ganas yang merusak tanaman pertanian warga. Ia menyampaikan kondisi tersebut kepada Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, S.Sos., melalui grup penanggulangan bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Tegaskan Rp32,45 Miliar untuk Revitalisasi 94 Sekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 32,45 miliar untuk merevitalisasi 94 satuan pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, di Aula Mall Pelayanan Publik (MPP) Karangasem pada Kamis (10/9/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerebek Bandar Sabu Polisi Temukan Senpi

balitribune.co.id | Singaraja - Satresnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang petani berinisial MN (50) di rumahnya, Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Banjar, Buleleng (3/9/2026). Penangkapan tersangka pengedar sabu ini justru membuka kasus pidana lain setelah polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan beserta delapan butir amunisi ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.