Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangun Enam Patung, DKP Badung Kucurkan Rp 2,1 Miliar

DKP
Matur Piuning - Masyarakat dan DKP Badung saat menggelar upacara matur piuning di tempat pembangunan patung Rahwana Mandung Sita di Desa Pelaga, Petang.

Mangupura, Bali Tribune

Enam patung baru kembali dibuat untuk ditempatkan di empat titik wilayah Kabupaten Badung. Hebohnya, setelah sejumlah pot dan patung yang di sempat dijajar di wilayah selatan mubazir, kini kembali pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung harus ‘merogoh’ kocek miliaran rupiah untuk mewujudkan patung ini.

Ke empat patung tersebut antara lain berlokasi di Simpang Basangkasa Seminyak berupa patung Ratu Gede Butha Ijo. Selanjutnya di simpang Desa Dauh Yeh Cani Abinsemal dengan patung Rama. Desa Plaga di bangun 2 patung, yaitu patung Rahwana Mandung Sita dan patung Hanoman, dan terakhir di tapal batas Badung dan Bangli di Desa Belok Sidang berupa 2 patung pepatih penjaga.
Perlu diketahui bahwa untuk pengadaan patung ini, mengunakan anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID). Total anggarannya adalah Rp 2,1 miliar, dimana proyek enam patung ini ditarget rampung pada akhir tahun ini.
Kepala DKP Badung I Putu Eka Merthawan, Kamis (6/10) menjelaskan,  patung saat ini sudah mulai digarap. Sebelum dilakukan pembongkaran untuk pondasi atau patung  yang sudah ada sebelumnya, pihaknya mengaku sudah melakukan upacara "atur piuning" (pemberitahuan).
"Iya, ada enam patung akan dibangun di empat titik," ujarnya.
Dikatakan, patung terbesar dibuat di simpang Desa Pelaga yaitu patung Rahwana Mandung Sita. Patung ini menggambarkan bagian dari epos Ramayana, menceritakan Rahwana identik dengan tokoh kejahatan sedangkan Sita sebagai tokoh wanita cantik dan bersahaja.

Bila dikaitkan dengan kecamatan Petang, Eka Merthawan menyatakan bahwa pada era kekinian Kecamatan Petang, khususnya Desa Pelaga ibaratnya gadis cantik yang menawan, karena merupakan desa yang subur dan indah. Dikelilingi pegunungan Mangu dan Pura Sad Khayangan Puncak Mangu.
"Patung terbesar dibangun di Pelaga, patung Rahwana Mandung Sita dan kini (kemarin)dalam upacara matur piuning," tegasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.