Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bantu Kelompok Perajin Batok Kelapa di Desa Abang, GMT Bagikan Ratusan Paket Sembako

Bali Tribune / Semeton GMT saat menyerahkan ratusan peket bantuan sembako kepada warga kelompok perajin batok kelapa di Desa Abang

balitribune.co.id | Amlapura - Dampak ekonomi akibat wabah Covid-19 yang hingga saat ini masih terjadi, juga cukup dirasakan oleh para perajin di sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem, dimana sepinya pariwisata juga berdampak pada sepinya order hasil kerajinan, sehingga sebagian besar perajin selama beberapa bulan terakhir ini tidak memiliki aktifitas, artinya tidak ada pemasukan bagi mereka.

Merespon kondisi sulit yang tengah dialami oleh para perajin, Semeton Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) Senin (10/8/2020) menyalurkan ratusan paket bantuan sembako yang diperuntukkan bagi para perajin batok kelapa di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem. kehadiran bantuan dari keluarga besar GMT tersebut disambut oleh warga dari kelompok perajin batok kelapa yang tersebar di empat banjar dinas di Desa Abang.

Untuk menghindari terjadinya kerumunan warga penerima, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh pengurus GMT, I Gusti Putu Rinceg bersama mantan Perbekel Abang, AA Ayu Mahesarani, yang diterima oleh perwakilan dari masing-masing kelompok perajin batok kelapa, guna selanjutnya dibagikan kepada waga anggota masing-masing kelompok.

“Sepinya pariwisata sementara waktu ini akibat wabah Covid-19, juga berdampak pada para perajin yang ada di Karangasem, salah satunya perajin batok kelapa di Desa Abang, Kecamatan Abang. Sebagian besar perajin belum beraktifitas karena sepinya order, karena itu kami Semeton GMT menyalurkan bantuan semabko untuk para perajin di Desa Abang,” ujar I Gusti Putu Rinceg.

Kelompok perajin batiok kelapa yang disaluri bantuan sembako GMT, masing-masing, Kelompok perajin di Banjar Dinas Abang Kaler, Kelompok perajin di Banjar Dinas Abang Kelod, dan bantuan juga disalurkan kepada warga di Banjar Dinas Waliyang Bulangkep, dengan jumlah total bantuan yang diusalurkan seluruhnya sebanyak 259 paket sembako.

“Semoga bantuan dari keluarga besar GMT ini bisa membantu meringankan beban masyarakat kelompok perajin batok kelapa di Desa Abang ini, paling tidak bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan pangan selama beberapa hari kedepan,” tuntas Gusti Putu Rinceg.

wartawan
Husaen SS.

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.