Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lika-liku 3 Caleg New Comer PDIP Badung Ungguli Petahana

Bali Tribune / I Putu Dendy Astra Wijaya (kiri), I Gede Budiyoga (atas), I Made Rai Wirata.

balitribune.co.id | MangupuraSejumlah Caleg pendatang baru atau new comer dari PDIP berhasil menyalip Caleg petahana dalam Pemilu 14 Februari 2024 di Kabupaten Badung. Yang menarik, Caleg new comer ini sempat diremehkan kemampuannya hingga namanya sempat dicoret oleh partai dari Daftar Calon Sementara (DCS) anggota legislatif Badung.

Namun apa yang terjadi? Setelah masuk daftar calon tetap dan ikut tarung bebas pada 14 Februari 2024 lalu, mereka justru meraih suara fantastis. Raihan suaranya bahkan berhasil menyalip suara sejumlah Caleg senior dan petahana dari sesama partainya.

Adapun beberapa nama Caleg yang sempat hilang saat DCS dan kini diprediksi lolos dengan suara lumayan banyak adalah I Putu Dendy Astra Wijaya, I Gede Budiyoga dan I Made Rai Wirata. Ketiganya nyaris batal dicalonkan oleh partainya.

Seperti I Putu Dendy Astra Wijaya. Politisi PDIP usia 36 tahun asal Banjar Muluk Babi, Desa Sangeh ini maju di Dapil Abiansemal. Perolehan suara Dendy berdasarkan perhitungan di intern PDIP Badung cukup mengejutkan. Dia mengantongi suara sebesar 5.923, berada pada posisi ketiga di bawah senior yang juga icumbent Putu Yunita Oktarini dan I Made Ponda Wirawan. Ada 4 incumbent sesama PDIP yang berhasil dilampaui dalam perolehan suaranya.

Sebagai pendatang baru, Dendy mengaku tidak punya strategi khusus, hanya bermodal bergaul serta merangkul anak muda.

“Tidak ada acara simakrama resmi, kadang saya ajak nongkrong di sungai. Kita dengarkan apa keinginan mereka,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (20/2). 

Namun begitu dirinya mengaku sangat banyak mendapat arahan politik dari Ketua DPC, dalam mengambil hati masyarakat. “Pesan Pak Ketua (Giri Prasta) yang saya ingat adalah, jangan pernah membohongi masyarakat,” kata Dendy.

Selain Dendy, Caleg yang diawal tidak dipandang dan dicoret dari DCS adalah I Gede Budiyoga. Dia yang menanggalkan jabatan sebagai Perbekel Sedang untuk tarung dalam Pileg, memperoleh suara 5.265. Budiyoga berada di bawah Dendy, dan juga berhasil menyalip perolehan suara sejumlah incumbent.

New comer yang memperoleh suara banyak juga terjadi di Dapil Mengwi. I Made Rai Wirata yang juga sempat dicoret dari DCS memperoleh suara sebanyak 7.591 di atas incumbent.

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.