Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berbagai Harapan Disampaikan Pelaku Pariwisata Sanur di Hari Kemerdekaan RI

pelaku pariwisata
Bali Tribune / Ida Bagus Gede Sidharta Putra

balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku pariwisata di Sanur, Denpasar berharap pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) kondisi di Indonesia dan global semakin damai. "Mudah-mudahan tidak ada lagi perang yang mengganggu harga tiket pesawat dan perjalanan-perjalanan dinas dimulai karena itu memengaruhi domestik. Harapan kami itu supaya tetap ada promosi walaupun sudah ramai, promosi harus tetap ada. Misalnya seperti Sanur yang saat ini sudah berbenah perlu disampaikan ke calon-calon wisatawan, dan partner-partner travel agent di luar negeri melalui promosi atau sales mission," ucap Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor YPS, Denpasar, Senin (17/8/2026). 

Pasalnya, negara dengan kondisi yang aman maka akan meningkatkan kepercayaan calon wisatawan berkunjung ke Indonesia dan Bali khususnya. "Tantangan kita, 17 Agustus ini bisa dikemas dengan entertainment, budaya-budaya sehingga bisa menjadi tontonan wisatawan. Kita berharap di Sanur baik dengan pemerintah tetap berkolaborasi," ujarnya yang akrab disapa Gusde.

Ia menuturkan, tahun ini geliat pariwisata di Sanur menunjukkan hal yang baik dengan pasar utama dari Australia dan Eropa. Pada momen libur musim panas Agustus 2026 ini tingkat hunian kamar hotel di Sanur rata-rata 85 hingga 90 persen. 

Sanur sebagai destinasi wisata yang ada di Kota Denpasar, setiap tahun saat peringatan Hari Kemerdekaan RI, pelaku pariwisata Sanur beserta warga setempat melalui YPS secara rutin melakukan berbagai kegiatan berkaitan dengan perayaan Kemerdekaan RI agar menjadi tontonan wisatawan. 

Kegiatan tersebut diantaranya Pawai Obor dan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang melibatkan anak-anak sekolah untuk semakin menggelorakan rasa NKRI, semangat Merah Putih dan Pancasila. "Simbol-simbol ini harus selalu kita dengungkan, sampaikan untuk generasi muda ini," kata Gusde.

Kata dia, kondisi saat ini begitu memprihatinkan karena banyak informasi mengenai disintegrasi bangsa di sejumlah daerah. Momentum 17 Agustus ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme dengan mendengarkan lagu-lagu kebangsaan. 

"Ini (Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI) acara ritual yang diadakan setiap tahun di Sanur. Dimana yang terlibat seluruh pimpinan-pimpinan Sanur dan anak-anak sekolah meneruskan ini ke generasi, ke anak-anak muda sekarang. Sesuai fungsi yayasan mempersatukan kita semua termasuk untuk pemuda, kelembagaan dan juga dari pengusaha. Kita bisa mengambil 17 Agustus sebagai momentum nasionalisme, melalui mendengarkan lagu kebangsaan menggabungkan anak-anak menggelorakan kembali rasa NKRI. Generasi muda supaya tidak larut dalam disintegrasi. Mudah-mudahan bangsa ini berjalan dengan baik," paparnya.

Lebih lanjut Gusde menambahkan, sebagai warga Sanur mengaku bersyukur karena Sanur yang merupakan sebuah desa sederhana hidup dari nelayan dan petani saat ini menjadi destinasi wisata premium, namun masih bisa menjaga kehidupan leluhur Bali zaman dulu. Dua kultur ini dikatakannya memberikan kekayaan bagi Sanur yang menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara. Pariwisata Sanur saat ini dibangun sebagai destinasi hijau dan kebugaran.  

Menurut Gusde, bagi warga Sanur Kemerdekaan RI merupakan kemenangan yang dilakukan dengan senyum dan bahagia agar memberikan pengalaman berwisata yang nyaman untuk wisatawan. Sebagian besar perusahaan di Sanur atau 80 persennya adalah milik warga Sanur. Hal ini merupakan kemenangan karena warga setempat mampu menciptakan peluang ekonomi di wilayahnya.

"Kita lakukan sekarang dengan keterlibatan masyarakat di Kemerdekaan ini masih senyum dan happy. Kita berikan pengalaman untuk pariwisata, itu saya rasa sebuah kemenangan melewati ekonomi dengan bertahan tidak merusak lingkungan. Ini harus dijaga," imbuhnya.

wartawan
YUE
Category

Jaya Negara Tinjau Normalisasi Tukad Loloan

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau langsung proyek normalisasi Tukad Loloan di Sanur Kauh, Sabtu (3/10/2026) pagi. 

Langkah yang diomandoi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar ini merupakan bagian dari pengerukan massal di 40 titik aliran sungai dan drainase demi mengantisipasi banjir menjelang musim penghujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bank Daerah Bangli Lakukan Revitalisasi Gedung Kantor Lama

balitribune.co.id | Bangli - Guna meningkatkan kenyamanan layanan dan mencerminkan transformasi digital serta profesionalisme lembaga keuangan , maka PT BPR Bank Daerah Bangli melakukan revitalisasi gedung kantor. Revitalisasi menyasar bangunan gedung kantor di sisi sebelah barat yang nota bene merupakan banguanan tua.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Proyek RSUD Buleleng Rp203 Miliar Diusulkan Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Rencana pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng senilai sekitar Rp203 miliar mendapat perhatian Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buleleng. Sorotan utama diarahkan pada rencana pembiayaan proyek melalui pinjaman daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua Komisi II DPRD Karangasem Ingatkan Potensi Alam dan Ekonomi Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Komisi II DPRD Karangasem, I Made Tarsi Ardipa menghadiri kegiatan Forum Group Discussiin (FGD) terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Rangka Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Rendang, Selat, dan Bebandem di Kabupaten Karangasem, yang berlangsung di Kantor Camat Selat, Karangasem, Senin (5/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Investasi Butuh Kepastian, Buleleng Kebut Penyusunan Lima RDTR

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengebut penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk memperjelas fungsi dan peruntukan ruang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan RDTR menjadi tindak lanjut dari Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disahkan pada 2024. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.