Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berikan Manfaat Ekonomi, Koster Siap Fasilitasi Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah

sampah
KREATIF - Koster tertarik dengan kerajinan kreatif yang diolah dari sampah.

BALI TRIBUNE - Di sela kampanyenya di Kabupaten Bangli, Senin (23/4), calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster menyempatkan diri mengunjungi Dywik Bank Sampah yang terletak di Banjar Siladan Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli. Pada kesempatan itu, Koster mendapat penjelasan utuh bagaimana awal mulai Dywik Bank Sampah ini dibentuk, hingga mampu menghasilkan berbagai kerajinan yang menghasilkan uang.

Divisi Pemberdayaan Dywik Bank Sampah, Wayan Sutirka, menjelaskan, proses awalnya bank sampah ini dibangun oleh 20 orang wanita melalui bantuan permodalan. Dari sana Dywik Bank Sampah terus bergerak hingga menjadi seperti sekarang. Saat ini, kata Sutirka, Dywik Bank Sampah memiliki nasabah sebanyak 205 desa dengan jumlah jiwa mencapai ribuan orang. “Tiap hari kami memproduksi 1,5-3 ton sampah. Omset kami sekitar Rp 1-2 juta per hari. Per bulan bisa mencapai Rp 30-60 juta,” paparnya.

Saat ini, Dywik Bank Sampah menjalin kerja sama dengan Bank BRI. Kerja sama itu untuk pembayaran listrik dan lain sebagainya. Khusus pembayaran listrik, warga bisa membayar listriknya dengan menukar dengan sampah ke Dywik Bank Sampah. “Misalnya listriknya Rp450, lalu sampahnya seharga Rp 400. Maka kekurangannya Rp 50 itu dibayar cash,” ujarnya. Untuk kerajinan ada bokor, vas bunga dan pin bunga yang telah dihasilkan oleh Dywik Bank Sampah.

Wayan Koster terpukau dengan apa yang telah dilakukan oleh Dywik Bank Sampah. Ia mengaku baru pertama kali melihat pengelolaan sampah yang sedemikian apik seperti yang dilakukan di sini. “Saya lihat langsung, ini sesuatu yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Ini ternyata sampah (mis) jadi emas,” tegas Koster. Menurutnya, apa yang dilakukan di sini secara langsung telah memberikan cara hidup di desa-desa untuk mengelola sampah dari hasil aktivitas rumah tangga dan kehidupannya.

“Selama ini terbuang sampahnya menimbulkan masalah. Di Suwung Denpasar misalnya, itu tidak terkelola dengan baik. Ini aktivitas berangkai yang sangat bagus mengelola sampah. Kemudian ini dikembangkan, dikelola menjadi kegiatan ekonomi yang menguntungkan semuanya. Yang menghasilkan sampah dan yang mengelola diuntungkan. Ini siklus yang bagus sekali,” ujarnya.

Koster berjanji akan membuat aturan, mungkin saja berupa Peraturan Gubernur (Pergub) untuk mengakomodasi apa yang dibutuhkan, utamanya dalam hal pengelolaan mulai dari unit terkecil hingga sampai pada pengelolaannya. Ia juga sepakat agar dibuatkan kelompok atau badan hukum seperti koperasi. “Selayaknya diorganisir oleh kelompok, lebih bagus dipermanenkan. Harus ada unit yang dipermanenkan, bisa bentuknya koperasi. Saya fasilitasi nanti payung hukumnya,” ujar Koster.

Ia juga siap memfasilitasi hal lainnya seperti lahan untuk gudang dan permodalan. “Dari segi ekonomi ini pasti menguntungkan, jadi tidak perlu ragu memberi bantuan permodalan,” tuturnya. “Ini juga menampung tenaga kerja. Mungkin juga perlu sosialisasi program ini ke masyarakat. Nanti kita sosialisasikan besar-besaran di banjar-banjar,” ujarnya.

Yang menarik, tambahnya, ini langsung bisa diolah jadi hasil seperti kerajinan. Bisa dibantu pemasarannya, dipromosikan. Ini kan olahan, punya nilai tambah. “Pasti kita bantu pemasarannya,” tegas dia. “Sekali lagi ini luar biasa. Apa yang selama ini kita anggap masalah, tapi disulap mampu memberi masukan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

wartawan
Redaksi
Category

Bali Siap Jadi Pilot Project Reformasi Sistem Rujukan Kesehatan Nasional

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menyatakan kesiapan menjadi daerah percontohan atau pilot project reformasi sistem rujukan pelayanan kesehatan nasional berbasis kompetensi. Gagasan tersebut dinilai dapat memangkas panjangnya proses rujukan sekaligus mempercepat masyarakat memperoleh layanan medis sesuai kebutuhan dan tingkat kompetensi rumah sakit.

Baca Selengkapnya icon click

PFII akan Picu Investor Seluruh Asia Menaruh Modalnya di Indonesia Melalui Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Pengusaha Indonesia menyambut positif dipilihnya Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Hal itu yang akan mendorong pemerintah untuk melakukan pembenahan infrastruktur di Bali dan perbaikan lainnya di pulau ini, termasuk menata Bali agar tampil lebih bersih dengan mempercepat penanganan sampah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lantik Direktur BLUD Taman Budaya, Bupati Sanjaya Dorong Pengelolaan Fasilitas Publik Lebih Profesional

balitribune.co.id | Tabanan Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong penguatan tata kelola aset daerah agar mampu memberikan pelayanan publik yang semakin optimal. Upaya tersebut ditandai dengan dilantiknya Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Budaya oleh Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Siapkan Anggaran Rp85 Miliar, Badung Bidik Tambah Saham di Jasamarga Bali Tol

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membuka peluang memperbesar kepemilikan saham di PT Jasamarga Bali Tol (JBT). Pemkab Badung menargetkan kepemilikan saham yang saat ini sebesar 6,32 persen ditingkatkan menjadi sekitar 15 persen dengan menyiapkan anggaran hingga Rp85 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Batur

balitribune.co.id I Bangli - Menyemarakan HUT RI ke 81, Polres Bangli melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih di Puncak Gunung Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (12/8/2026). Pengibaran bendera merah putih di ketinggian 1717 MDPL ini dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP Anggun Adika Putra.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.