Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkat JKN, Bambang Rutin Lakukan Hemodialisa di RS

Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Salah satu penyakit serius yang memerlukan biaya cukup besar untuk pemeriksaan dan pemulihan adalah gagal ginjal atau hemodialisa. Penderita gagal ginjal umumnya membutuhkan perawatan medis intensif seperti dialisis atau transplantasi ginjal untuk menjaga keseimbangan tubuh mereka. Melakukan perawatan medis secara intensif mengharuskan pengeluaran yang besar, sehingga penting untuk menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendukung biaya tersebut.

Saat ini, Bambang Sudjatmiko mengidap gagal ginjal dengan melakukan cuci darah rutin selama dua kali dalam seminggu. Bambang merupakan peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 1.

“Selama ini, saya menjalani pemeriksaan dan cuci darah rutin di RS Surya Husadha Denpasar. Pelayanannya bagus dengan tidak membeda-bedakan setiap pasien dan ruang rawat inapnya nyaman,” jelas Bambang.

Dengan adanya program JKN ini, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau layanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan kesehatan rutin, pengobatan penyakit umum, serta perlindungan finansial terhadap biaya perawatan medis yang mahal untuk kondisi-kondisi kronis termasuk gagal ginjal.

"Semua prosedur mulai dari pendaftaran hingga perawatan di rumah sakit berjalan dengan lancar. Saya merasa tenang karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan," ujar Bambang.

Melalui akses yang lebih mudah dan terjangkau terhadap layanan kesehatan, Program JKN telah membantu meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan, memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan tanpa beban biaya yang berat. Program ini tidak hanya memberikan keamanan finansial tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara signifikan.

Pada kemajuan teknologi saat ini, memudahkan peserta yang membutuhkan hemodialisa dengan menggunakan aplikasi sidik jari di rumah sakit. Melalui fitur ini, pasien hanya perlu mendaftar dan merekam sidik jari mereka saat kunjungan pertama. Penggunaan aplikasi sidik jari diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan efisiensi waktu bagi pasien yang mengalami gagal ginjal.

Sistem sidik jari mengurangi kemungkinan kesalahan dalam verifikasi identitas pasien, yang bisa terjadi jika menggunakan metode manual seperti kartu identitas atau nomor peserta. Teknologi sidik jari memastikan bahwa hanya pasien yang terdaftar yang dapat mengakses layanan hemodialisa, sehingga mengurangi risiko penipuan atau kesalahan administratif.

Dengan proses yang lebih cepat dan mudah, pasien merasa lebih nyaman dan kurang stres ketika harus menjalani prosedur hemodialisa. Hal ini sangat penting karena pengobatan gagal ginjal sudah cukup menuntut fisik dan mental pasien, sehingga segala bentuk kemudahan dan efisiensi sangat membantu dalam meringankan beban mereka.

“Kedepannya saya berharap agar Program JKN tetap berlanjut dan konsisten dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa proses pendaftaran sebagai peserta JKN sangatlah mudah, sehingga menurutnya tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak menjadi peserta JKN. Oleh karena bagi saya partisipasi masyarakat dalam program ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” pungkas Bambang.

Sebagai informasi tambahan, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN terus mengembangkan inovasi untuk memudahkan peserta dalam mengakses berbagai layanan. Salah satu inovasi tersebut adalah Aplikasi Mobile JKN yang memiliki beragam fitur untuk memudahkan Peserta JKN. Fitur-fitur tersebut mencakup informasi peserta, pendaftaran antrean online, konsultasi dengan dokter, perubahan data peserta, skrining riwayat kesehatan, informasi iuran, pengaduan layanan JKN, informasi ketersediaan tempat tidur, dan masih banyak lagi kemudahan lainnya yang ditawarkan oleh Aplikasi Mobile JKN.

Selain Aplikasi Mobile JKN, tersedia juga layanan daring lain untuk peserta JKN seperti Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08118165165 dan BPJS Kesehatan Care Center 165. Tujuan dari layanan-layanan ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada peserta JKN.

wartawan
RG/EK
Category

Penghargaan Kategori Hospitality, Service & Retail Mendorong Pengelola Kawasan Pariwisata Menjaga Kualitas Destinasi

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menganggap penghargaan kategori Hospitality, Service & Retail dari lembaga survei atau lembaga penilaian kepada kawasan pariwisata ini merupakan tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pengembangan dan pengelolaan destinasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Sekadar Pelengkap, WIG Dorong Gastronomi Jadi Magnet Utama Wisata Berkualitas

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dimulai dari Jakarta dan Bali pada 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia kini membawa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 masuk lebih dalam ke akar gastronomi Nusantara melalui Solo dan Yogyakarta. Dipilihnya Solo dan Yogyakarta karena sebagai pusat tradisi keraton, pasar lokal, dan ruang kuliner yang hidup menyatu di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Dukungan Kesehatan, Bupati Gus Par Kembali Ketuk Pintu Kemenkes RI

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Selasa (29/9/2026), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) melakukan audiensi ke Kementerian Kesehatan RI untuk membahas sejumlah kebutuhan strategis kesehatan di Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi I DPRD Bangli Serahkan Dana Punia Karya Panca Wali Krama Pura Ulun Danu Batur Songan

balitribune.co.id | Bangli - Komisi I DPRD Kabupaten Bangli menyerahkan dana punia serangkaian Karya Panca Wali Krama di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Minggu (27/9/2026). Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk pengorbanan suci tulus ikhlas (yadnya) sekaligus upaya mempererat kebersamaan di internal dewan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Pemkab Badung Optimis Capai Target Penurunan Kemiskinan

balitribune.co.id | Mangupura - Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Badung menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (30/9/2026). Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta selaku Ketua TKPK Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.