Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkemah, Tren Wisata Biaya Murah

Bugbug
Suasana perkemahan di kawasan Bukit Asah, Desa Bugbug Karangasem

BALI TRIBUNE - Menghilangkan kepenatan dari kesibukan sehari-hari menjadi hal wajib dilakukan agar terhindar dari stres. Tentunya melakukan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bersama keluarga maupun sahabat seperti berwisata di alam bebas. Salah satunya, berkemah dengan biaya yang terjangkau.


Berkemah di alam terbuka saat ini menjadi tren bagi kalangan muda. Sebab jenis aktivitas ini sangat menyenangkan dan tentunya hemat biaya. Salah satu lokasi berkemah yang saat ini sedang banyak diincar wisatawan dan warga lokal adalah, kawasan Bukit Asah yang terletak di Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem.


Staf pengelola kawasan berkemah Bukit Asah, Wayan Kariadi menjelaskan peminat yang berkemah di Bukit Asah kian meningkat. Pihak pengelola memberlakukan biaya retribusi Rp 12 ribu. Pengelola juga menyediakan tenda yang bisa disewa dengan harga sebesar Rp 80 ribu per tenda.


"Karena sudah ramai yang berkemah, pihak desa mengambil alih pengelolaan kawasan wisata ini," katanya beberapa waktu lalu.


Di Bukit Asah wisatawan yang berkemah dapat melihat panorama pegunungan, pantai dan pada saat pagi hari pandangan mata akan dimanjakan dengan suasana matahari terbit serta menyaksikan indahnya Pulau Paus.


Selain itu juga menikmati pemandangan matahari tenggelam. Pemandangan matahari tenggelam juga tidak kalah cantiknya, karena kawasan ini berada di ketinggian, sehingga matahari tenggelam terlihat dengan jelas.


"Pulau Paus ini oleh masyarakat dikenal dengan nama Gili Kuan karena bentuknya mirip Ikan Paus yang berada di Pantai Bugbug. Pulau ini sering digunakan sebagai lokasi pre-wedding dan, lokasinya ada di bawah Bukit Bugbug," pungkasnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.