Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPJS Sasar Pekerja Seni dan Pemangku

BPJS
BPJS Ketenagakerjaan sasar 651 tenaga penyuluh Bahasa Bali

Denpasar, Bali Tribune


Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kanwil Bali kali ini menyasar ratusan petugas penyuluh Bahasa Bali yang dipekerjakan oleh Pemerintah Provinsi Bali agar tercover menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Bagian Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Bali, Nusra dan Papua, Ali Mugni Tanggapili menjelaskan bahwa prinsip dari BPJS Ketenagakerjaan ini untuk memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja atau orang yang melakukan aktivitas yang mengalami risiko.

Perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan diantaranya jaminan hari tua, kematian, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan pensiun. "Sangat penting memberikan perlindungan terhadap para penyuluh. Sebab dengan memberikan perlindungan dan jaminan maka mereka akan lebih tenang bekerja juga lebih sportif dalam bekerja. Dengan perlindungan itu mereka semakin semangat bekarja," jelasnya kepada awak media disela-sela Sosialisasi dan Penyerahan Kartu Kepada Penyuluh Bahasa Bali di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Jumat (26/8).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali-Denpasar, Tonny Isprijanto menyebutkan dari jumlah total 700 tenaga penyuluh Bahasa Bali, yang sudah terdaftar untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 651 orang.

Selain penyuluh, pihaknya juga mengaku menyasar pekerja seni di Denpasar dan sekitarnya. "Saya sudah mendapatkan informasi dari Ibu Kabid, pekerja seni (se-Bali) untuk sanggar itu ada 400 sanggar, satu sanggar itu ada 50 sampai 100 pekerja seni. Belum lagi ada pekerja seni yang berada di desa-desa yang sifatnya kelompok-kelompok atau tidak dalam sanggar-sanggar yang resmi," ungkap Tonny

Diperkirakan kata dia seluruh pekerja seni yang ada di Provinsi Bali sekitar 5.000–6.000 orang.  Ribuan pelaku seni tersebut dikatakannya berpotensi untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan. 
"Itulah sasaran kita. Pelaku seni kita anggap sebagai pekerja juga karena melakukan kegiatan-kegiatan seperti pekerjaan. Karena dia ada pentas, ada kegiatan mulai dia latihan. Nah itu yang kita harus lindungi mereka," tegasnya.

Tonny mengungkapkan jika hingga saat ini belum ada pekerja seni yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Untuk pekerja seni yang saya sebutkan tadi, itu memang ada secara individu, perorangan, secara sukarela itu saya kira ada. Tapi karena jumlahnya masuk sebagai mandiri kita tidak tahu pasti, karena mereka secara mandiri dia mendaftarkan dan di sana tidak tercantum," urainya.

Lebih lanjut dia menyatakan sesuai instruksi Pemerintah Provinsi Bali, BPJS Ketenagakerjaan dalam tahap awal ini akan memberikan perlindungan dan jaminan kepada pekerja seni, nelayan, petani dan pemangku.

Terkait kepesertaan "pemangku" sementara ini diungkapkan Tonny, baru dilakukan percontohan di Desa Sesetan, Kelurahan Sesetan, Denpasar.  "Kita ingin di sana itu sebagai desa percontohan yang seluruh warga pekerja itu terlindungi. Dan responnya cukup bagus. Kita sudah melakukan aktivitas di sana. Ada 25 pemangku sudah masuk melalui LPD hanya saja di dalam jajarannya itu yang di desa-desa Kalingnya ini sedang proses," lanjutnya.

wartawan
ayu eka
Category

HUT ke-238 Kota Denpasar, Memperkuat Partisipasi Disabilitas dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).  Kegiatan yang mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin BPR Kamadana Dicabut, OJK: Nasabah Tenang, Simpanan Dijamin LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana, mencabut izin usaha PT BPR Kamadana yang beralamat di Jalan Raya Batur Kintamani, Batur Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Tak Kunjung Cair, Paguyuban Nasabah LPD Bedulu Terjebak Janji Manis Pengurus dan Bendesa

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah perjanjian kesepakatan antara nasabah, Ketua LPD, dan Bendesa Adat Bedulu ditandatangani, namun hingga kini realisasinya masih nihil. Nasib dana nasabah pun semakin tidak pasti lantaran pihak Bendesa Adat maupun Ketua LPD terkesan saling lempar alasan. Kondisi ini membuat para nasabah bimbang, terutama terkait biaya tambahan jika harus menempuh upaya hukum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Sembahyang Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Rabu, (18/2), Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama  Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan. Prosesi Mepeed oleh Ibu-Ibu Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan menuju Pura Puseh Desa Bale Agung Desa Adat Kota Tabanan menjadi awal kegiatan dan dilanjutkan ke Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan. Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Kelelahan, PMI Asal Jembrana Meninggal Dunia di Rusia

balitribune.co.id | Negara - Angka Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal dunia di luar negeri kini bertambah. Kali ini PMI asal Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Ni Made Dwi Arya Wati (36) meninggal di Rusia. Pihak terkait di Jembrana hingga kini masih menunggu informasi mengenai pemulangan jenazah korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.