Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bukan Sekadar Pelengkap, WIG Dorong Gastronomi Jadi Magnet Utama Wisata Berkualitas

makanan
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dimulai dari Jakarta dan Bali pada 2025, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia kini membawa Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 masuk lebih dalam ke akar gastronomi Nusantara melalui Solo dan Yogyakarta. Dipilihnya Solo dan Yogyakarta karena sebagai pusat tradisi keraton, pasar lokal, dan ruang kuliner yang hidup menyatu di tengah masyarakat.

Disamping itu Solo dan Yogyakarta, sajian kulinernya yang menawarkan kekayaan cita rasa, menyimpan memori, sejarah, dan nilai kebudayaan. Memperkuat kawasan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, Semarang) sebagai destinasi wisata budaya dan gastronomi yang terintegrasi.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana dalam akun resmi kemenpar.ri, Rabu (30/9) menjelaskan, Wonderful Indonesia Gastronomy adalah pesan yang ingin terus dibawa kepada dunia. "Bahwa kekayaan gastronomi Indonesia berangkat dari tradisi, masyarakat, dan identitas lokal, kemudian tumbuh untuk memperoleh pengakuan di tingkat internasional," jelasnya.

Menteri Pariwisata secara resmi membuka Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Solo, Jawa Tengah pada 26 September 2026. Program unggulan ini berlangsung di sejumlah kota di Indonesia hingga akhir tahun 2026 guna mengangkat kekayaan cerita dan tradisi kuliner lokal menuju kancah global.

Visi utama Wonderful Indonesia Gastronomy adalah memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi gastronomi terkemuka dunia dengan membawa kekayaan tradisi dan identitas lokal ke kancah internasional. WIG mendorong gastronomi sebagai daya tarik utama wisata berkualitas. Mengubah pengakuan internasional menjadi peluang ekonomi nyata bagi masyarakat daerah. 

Setelah Solo dan Yogyakarta, WIG bersiap berlanjut ke Sumatra Barat. WIG 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi internasional melalui sinergi Rendez-Vous Rasa: France-Indonesia Gastronomy Week 2026 bersama Kedutaan Besar Prancis dan Institut Français d'Indonésie (IFI). Kerja sama ini berlandaskan Joint Vision 2050 yang diadopsi Presiden RI, Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 2025, serta Joint Declaration on Cultural Strategy between Indonesia and France. Kolaborasi strategis merupakan transfer pengetahuan, pengembangan kapasitas pelaku kuliner lokal, serta peningkatan visibilitas gastronomi Nusantara di tingkat global.

wartawan
YUE
Category

Didukung Puluhan Komunitas, Usrox Resmi Daftar Ketum IMI Bali 2026–2030

balitribune.co.id | Denpasar - Puluhan anggota komunitas otomotif roda dua dan roda empat mendampingi I Ketut Budiyana, S.E., S.H. yang akrab disapa Usrox untuk menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Bali periode 2026–2030 pada Senin (31/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Ketenagakerjaan Gianyar Dorong Perlindungan Pekerja Melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar terus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan tema “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan yang Berkelanjutan.”

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Baru Tiba di Guyana, PMI Asal Jembrana Tewas Kecelakaan

balitribune.co.id | Negara - Kembali Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaporkan meninggal dunia di luar negeri. Seorang pemuda asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana I Komang Tedy Arsa Bantara Putra yang memiliki panggilan Tedy ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan menuju lokasi tempatnya bekerja.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.