Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Buka Porsenijar Klungkung

BUKA PORSENIJAR – Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat membuka Porsenijar Kabupaten Klungkung di Lapangan Swecapura Gelgel.

Semarapura, Bali Tribune

Porsenijar Klungkung dibuka Sabtu lalu oleh Bupati I Nyoman Suwirta di Lapangan Suwecapura, Gelgel. Porsenijar kali ini melibatkan atlet dan kalangan seniman. Ada 1.779 atlet yang ambil bagian dalam event ini serta 271 seniman. Mereka itu dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se- Klungkung.

Pembukaan Porsenijar diawali dengan penampilan senam anti-narkoba oleh 500 anak-anak dilanjutkan penampilan atraksi silat dan taekwondo dari perwakilan masing masing sekolah. Selain itu ada juga penampilan parade Baleganjur yang juga dari perwakilan masing masing sekolah. Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru, Wakil Ketua DPRD IA Made Gayatri dan Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Klungkung serta undangan lainnya.

Kadisdikpora Klungkung Nyoman Mudarta dalam sambutannya mengatakan selain melibatkan 1.779 atlet dan 271 seniman, kegiatan ini juga melibatkan 240 orang wasit juri dan petugas lapangan. “Ada 13 cabor yang dilombakan,” ujar Mudarta dalam kegiatan yang berlangsung sampai 2 April mendatang itu.

Sementara untuk bidang seni dilombakan tanggal 29 sampai 31 Maret. Kegiatan ini difokuskan di Lapangan dan GOR Suwecapura. Karena di lapangan Puputan Klungkung sendiri sedang dilakukan renovasi.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berharap dari event ini bisa terlahir bibit-bibit muda potensial baik sebagai atlet maupun seniman. Bahkan Suwirta meminta sekolah untuk memperhatikan anak-anak yang tampil pada kejuaraan seperti ini. Sehingga mereka terpacu untuk berprestasi.

Adapun tema Porsenijar kali ini adalah melalui Pakan Olahraga dan Seni Pelajar Tingkat Kabupaten tahun 2016 kita Gelorakan semangat Gema Santi menuju Klungkung unggul dan sejahtra.

“Ini adalah ajang pembinaan, kita berharap dari sini muncul atlet prestasi yang nantinya bisa mengharumkan nama baik Klungkung, bahkan bisa tampil sampai ke pentas nasional dan internasional,” ujarnya. Begitu juga dalam bidang seni muncul bibit yang nantinya bisa diandalkan.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.