Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Giri Prasta: Tingkatkan Performa Kinerja, Temukan Solusi dari DIM

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa didampingi Sekda Kompyang Swandika dan Kepala Bappeda Wayan Suambara saat membuka rapat kerja SKPD di Puspem Badung, Rabu (6/4).

Mangupura, Bali Tribune

Guna mewujudkan performa kinerja SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang dapat merespon kebutuhan masyarakat, seiring dengan ekspaktasi masyarakat akan kehadiran pemerintah dalam menyuguhkan kualitas pelayanan publik mendapat perhatian serius oleh Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Badung Giriasa.

Komitmen Pemkab Badung untuk menyuguhkan pelayanan publik yang semakin berkualitas kini kembali ditegaskan oleh Bupati Badung. “Guna menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik, saya minta kepada segenap SKPD di Kabupaten Badung yang memberikan pelayanan publik mampu menyuguhkan layanan yang cepat, murah dan tepat,” tegas Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada acara rapat kerja (raker) kedua dengan tema: ‘Peningkatan Pelayanan Publik’, Rabu (6/4) di ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

Raker SKPD lanjutan yang dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung Kompyang R Swandika dengan moderatornya Kepala Bappeda dan Litbang I Wayan Suambara ini, dimaksudkan selain memaparkan program inovasi sekaligus dalam upaya mengetahui Daftar Informasi Masalah (DIM) yang ada di setiap SKPD terutama dalam bidang pelayanan publik, Pada Raker kedua ini terdapat 3 SKPD untuk melakukan paparan terkait dengan program inovasi dan terobosan yang dilakukan terutama yang dapat mengadopsi program prioritas dan unggulan Bupati dan Wakil Bupati Giriasa terutama terkait pelayanan publik. Adapun ketiga SKPD dimaksud diantaranya Kepala BPPT Made Sutama, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Nyoman Soka serta Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya.

Bupati Giri Prasta mencermati dengan seksama paparan dari setiap SKPD, sekaligus memberikan penegasan bahwa pada dasarnya masyarakat menghendaki kualitas pelayanan publik yang cepat, murah dan tepat. Bupati juga meminta agar segala aktifitas pembangunan di Kabupaten Badung terdata dan terkendali dengan benar melalui mekanisme perizinan.

“Saya tegaskan agar segala aktifitas yang sudah berizin maupun yang belum berizin terdata dengan baik, sehingga bila masih terdapat daftar inventarisasi masalah dapat ditemukan solusi dengan melibatkan koordinasi secara intensif dengan lintas sektor lintas SKPD teknis,” tegasnya.

Hal senada juga ditekankan oleh Bupati Giri Prasta terkait dengan inovasi pelayanan santunan kematian bupati kembali menekankan dibangun mekanisme layanan yang prosesnya bisa dilakukan secara cepat dan mudah.

“Mari bangun sistem yang spiritnya dapat menbjadi indikator pemenuhan kepuasan masyarakat. layanan keuangan terhadap santunan kematian ini saya minta dilakukan secara ekstra cepat,” kata Bupati Giri Prasta, sembari menyatakan bahwa pihaknya ingin kedepan keluhan masyarakat dapat direspon secara cepat di berbagai bidang, sehingga kualitas pelayanan publik yang dilakukan oleh SKPD akan menjadi raport serta penilaian atas kinerja Kepala SKPD yang bersangkutan.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa mengungkapkan bahwa upaya menemukan daftar inventarisasi masalah disetiap satuan kerja perangkat daerah ini selanjutnya mesti dilakukan upaya sesuai dengan spirit kinerja Pemkab Badung yang responsif, adaftif dan solutif.

Hal ini dimaksudkan agar setiap SKPD teknis yang memberikan pelayanan publik mesti dapat menjawab keluhan masyarakat secara responsif, serta menyesuaikan dengan sistem dan operasional prosedur sehingga selalua ditemukan solusi terbaik dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan pemerintahan didaerah, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik yang berkualitas dan peningkatan daya saing daerah.

Di bagian lainnya Sekda Badung Kompyang R. Swandika juga menekankan pentingnya dibangun spirit dan etos kerja yang produktif, inovatif yang mampu melahirkan performa kinerja institusi yang berhasil memberikan pelayanan yang berkualitas, murah, cepat dan akurat.

Menurutnya kebijakan pelayanan publik semuanya mesti dapat diukur sesuai dengan SOP yang ada, bahkan bila perlu dapat diselesaikan secara lebih prima dengan durasi waktu yang lebih singkat dan cepat.

“Hal ini seiring dengan kebijakan Bapak Presiden Republik Indonesia yang minta agar seluruh pelayanan perijinan dapat dipercepat secepat mungkin dalam rangka meningkatkan iklim investasi yang sehat,” imbuhnya. 

wartawan
I Made Darna

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Perbarindo Badung dan Bank BJB Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi dan Digitalisasi BPR

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Perbarindo Badung berkolaborasi dengan Bank BJB untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia sekaligus mempercepat transformasi digital industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.