Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Suwirta Buka Porcam Nusa Penida

PORCAM - Bupati Suwirta saat membuka Pekan Olahraga Kecamatan di Nusa Penida, Kamis kemarin.

Semarapura, Bali Tribune

Setelah sebelumnya membuka Porcam di Kecamatan Dawan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Porcam Nusa Penida  di Lapangan Umum Sampalan, Nusa Penida, Kamis (21/4). Hadir juga, Ny. Ayu Suwirta, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FKPC), Perwakilan Disdikpora, dan perbekel se-Kecamatan Nusa Penida.

Dalam laporan ketua panitia I Putu Suartawan,  dalam Porcam kali ini diikuti 16 desa dan mempertandingkan 5 cabang olahraga, yakni voli indoor, catur, tenis meja, biliar, dan futsal. Khusus untuk voli dan futsal dipergunakan batasan maksimal umur 21 tahun. ”Karena umur 21 tahun merupakan usia emas bagi generasi muda,” ujar Suartawan.

Porcam akan berlangsung seminggu, dan berharap mampu memfilter atlet-atlet muda yang berbakat dan mempunyai talenta yang selanjutnya akan diuji kemampuan mereka ke jenjang Pekan Olahraga Kabupaten serta ke Porprov Bali bahkan dalam ajang nasional.

Bupati Suwirta dalam sambutannya berharap dengan diadakannya kegiatan Pekan Olahraga Kecamatan Nusa Penida, mampu melahirkan atlet-atlet yang berkualitas. Karena seperti yang diketahui, untuk melahirkan atlet yang berbakat dan berkualitas tidaklah mudah.

Untuk itulah Porcam ini terselenggara dengan harapan regenerasi bibit muda berprestasi yang nantinya mampu bersaing di bidang olahraga di tingkat yang lebih tinggi kalau bisa mampu ke tingkat internasional. Tidak hanya di tingkat kecamatan, di tingkat desa juga harus menggelar Pekan Olahraga Seni Desa, sehingga dalam Porcam tahun depan bisa mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

Persiapan pun juga akan lebih maksimal, karena kualitas atlet yang dipilih sudah dketahui. ”KONI sehabis Porcam, tolong evaluasi dan berikan laporannya,” tegas Suwirta.

Evaluasi tersebut bertujuan melaporkan data atlet-atlet baru yang mempunyai bakat maupun talenta, dan melihat kualitas atlet yang lama apa meningkat ataukah menurun kemampuan dari tahun ke tahun bisa dilihat di evaluasi tersebut. Sehingga atlet yang dipunyai Klungkung, memang atlet yang benar-benar berkualitas yang nantinya mewakili Kabupaten Klungkung di pekan olahraga yang lebih tinggi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.