Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Calon Pelanggan Air Minum Tirta Danu Arta Masih Minim

Bali Tribune/LAUNCHING - Suasana launcing air bersih yang akan aliri tiga desa pada bulan Mei 2022.


balitribune.co.id | Bangli - Jumlah calon pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta di tiga desa, wilayah Kintamani Timur meliputi desa Suter, Abang Batu Dingding dan Abang Songan masih minim. Padahal louncing distribusi air bersih yang akan alirin tiga desa  tersebut telah berlangsung pada bulan Mei kemarin.
 
Kabag Umum dan Keuangan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli, Gusti Agung Jelantik Sutha Baskara mengatakan kegiatan louncing air minum telah dilaksanakan bulan Mei lalu. Menurut Agung Baskara estimasi jumlah pelanggan di tiga desa tersebut 1000 lebig calon  pelanggan. Namun dari data jumlah calon pelanggan yang masuk baru 400 calon pelanggan. Masih minim atau masih jauh dari harapan padahal melihat potensi bisa jaring 1000 lebih calon pelanggan, ungkapnya, Selasa (9/8/2022).
 
Lanjut Agung Baskara, calon pelanggan sudah diberi keringanan yakni  untuk  biaya sambungan baru  bisa diangsur lewat Bank Daerah Bangli. Sedangkan untuk tariff sambungan baru bervariasi yakni normalnya Rp 2,6 juta sedangkan jika proses pengerjaan berisi gali terowongan tarif Rp 3,2 juta.
 
Agar air bisa langsung mengalir di tiga desa tersebut perlu dibangun jaringan sekunder . Untuk membuat jaringan sekunder butuh anggran Rp 3 milair lebih. ”Air memang sudah masuk jaringan pipa jalan utama agar bisa konek ke perkampungan perlu jaringan sekuder, sesuai rencana awal uang sambungan baruyang terkumpul akan digunakan buat jaringan sekunder, karena biaya belum terkaver karena minimnya calon pelanggan maka  belum dibuat jaringan sekunder, tegas Agung Baskara.
 
Perbekel Desa Abang Batu Dingding Made Diksa mengatakan sangat mengapresiasi langkah Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta yang telah memfasilitasi kebutuhan air bagi warga di tiga desa.
 
Untuk menjaring calon pelanggan, perangkat desa lewat kepala dusun lakukan pendataan. Karena terbentur kesibukan masyarakat yakni melaksanakan kegiatan upacara keagamaan hingga memasuki petengahan bulan Agustus baru tercatatat 500 calon pelanggan. Kami milki target hingga bulan September bisa capai 1000 calon pelanggan, kata Made Diksa. 
wartawan
SAM
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.