Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cara Perempuan Astra Bali Maknai Hari Bumi, Pilah Sampah dari Sumbernya

astra
Bali Tribune / WORKSHOP - Perwakilan Perempuan Astra Bali saat mengikuti workshop “Peran Perempuan Astra Penjaga Harmoni Bumi” di Astra Motor Bali, Sabtu (25/4/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Perempuan Astra bersama Grup Astra Bali menggelar kegiatan workshop bertajuk ‘Peran Perempuan Astra Penjaga Harmoni Bumi’. melalui workshop dan diskusi bertema “ Pilah & Olah Sampah”,  Sabtu (25/4/2026) di Astra Motor Bali. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif bagi Perempuan Astra dan seluruh Insan Astra untuk belajar bersama mengenai kepedulian terhadap  lingkungan, pengelolaan sampah berkelanjutan, serta memperkuat peran perempuan sebagai penggerak perubahan dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga hingga tempat kerja.

Sebelum workshop dimulai, tim Safety Driving & Safety Riding Grup Astra Bali memberikan refreshment mengenai keselamatan berkendara. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Grup Astra Bali dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, berkelanjutan, serta mendukung peran aktif perempuan dalam membawa dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Perempuan Astra terus bergerak bersama melalui berbagai inisiatif seperti pengembangan kepemimpinan, mentoring, kolaborasi aksi sosial, hingga aksi peduli lingkungan. Melalui kegiatan ini, Perempuan Astra kembali menegaskan perannya sebagai bagian penting dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.

Alexandra Dewi selaku perwakilan Grup Astra Bali menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Grup Astra Bali dalam mendorong peran aktif perempuan sekaligus memperkuat kepedulian lingkungan di kalangan Insan Astra. Menurutnya, Perempuan Astra memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, tidak hanya di lingkungan kerja tetapi juga di rumah dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh Insan Astra untuk melihat bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memilah sampah dari sumbernya.

Perempuan Astra memiliki peran penting sebagai penggerak kebiasaan baik, penjaga harmoni bumi, sekaligus inspirasi dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. 

"Semangat Hari Kartini dan Hari Bumi ini menjadi momentum bagi kami untuk terus bergerak bersama, memberi arti, dan membawa dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar Alexandra Dewi.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni I Gusti Ayu Dian Asri Utami dari Sadar Hub serta I Gede Mantrayasa dari Kembali Berdaya dan Bank Sampah KBA Tegeh Sari. Keduanya membagikan wawasan mengenai pentingnya memilah sampah dari sumber, mengenali jenis-jenis sampah beserta risikonya, hingga mengelola sampah agar memiliki nilai ekonomi dan manfaat berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, peserta diajak memahami bahwa kerusakan lingkungan ibarat penyakit dalam tubuh manusia yang dampaknya akan terasa nyata hingga ke lingkungan terkecil. Karena itu, langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dan kantor menjadi fondasi penting untuk menjaga bumi tetap lestari.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), mulai dari pengenalan sampah plastik, botol, kaca, kaleng, kertas, hingga kemasan multilayer yang dapat dipilah untuk meningkatkan nilai jual dan didaur ulang. Sementara itu, sampah organik diperkenalkan sebagai bahan yang dapat diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan untuk kegiatan urban farming di lingkungan rumah maupun kantor.

wartawan
HEN
Category

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.