Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cetak SDM Berkualitas, Koster Siapkan Program Kuliah Gratis hingga S3

KEBULATAN TEKAD – Ratusan warga Penyaringan, Jembrana saat menghadiri simakrama cagub Bali nomor urut 1 Wayan Koster, Minggu kemarin. Mereka menyatakan siap memenangkan pasangan Koster-Ace dalam Pilgub Bali 2018 nanti.

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, Minggu (10/6) menggelar kampanye di Kabupaten Jembrana. Salah satunya menggelar simakrama di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Di hadapan sekitar 500 warga, Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memaparkan visi, misi dan program kerjanya selama lima tahun ke depan. Yang akan menjadi perhatian serius di Kabupaten Jembrana ada tiga hal yakni, pertanian, pendidikan dan adat istiadat, seni, tradisi agama, budaya.

Ikut mendampingi Koster mesimakrama, Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Jembrana Made Kembang Hartawan,  Putu Artha (kader PDI Perjuangan yang juga Bupati Jembrana), Made "Lolak" Arimbawa (Hanura), anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jembrana, perwakilan partai pengusung dan sejumlah tokoh masyarakat.

Sebagai mantan dosen, Koster memang dikenal sangat konsen dalam bidang pendidikan. Maka dari itu, Koster telah menyiapkan segudang program dan kebijakan untuk memajukan dunia pendidikan, salah satunya kuliah gratis S1, S2 hingga S3. SMA/SMK Bali Mandara yang dibangun Gubernur Made Mangku Pastika di Kubutambahan Buleleng juga akan dibangun di Kabupaten lain.

"Ada asramanya, sekolahnya gratis bagi mereka yang berprestasi dan miskin. Nanti biayanya diambil dari APBD. Lulusan SMA/SMK Bali Mandara di Buleleng itu lulusannya diterima di ITB, UI bahkan luar negeri. Setelah lulus SMA nanti lanjut kuliah program S1, S2 dan S3 dalam dan luar negeri gratis. Syaratnya ikatan dinas dengan Pemprov Bali. Setelah lulus mengabdi untuk Bali," tandas Koster.  

Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran Tejakula, Buleleng ini, ingin mencetak SDM yang berkualitas untuk bersama-sama membangun Bali.  Sedangkan dalam bidang kebudayaan, Koster semasa masih duduk di Komisi X DPR RI,  telah memfasilitasi lebih dari 300 wantilan, GOR dan gedung serbaguna.

"Waktu saya reses di sini salah satu aspirasinya adalah wantilan. Tadi saya diinformasikan jika wantilannya belum cair, makanya saya langsung telepon ke pusat," cerita Koster mengenai kerja tuntasnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Dari hasil komunikasinya, dana wantilan yang sedianya direalisasikan sejak enam bulan lalu itu sudah ditransfer ke rekening desa penerima. "Ini kan sedianya dibangun enam bulan lalu, ya. Karena ada suatu proses yang tertinggal, makanya agak lambat. Saya juga baru tahu, makanya tadi saya langsung telepon ke Jakarta. Tapi tadi laporannya seluruh dana sudah ditransfer. Silakan nanti hari Senin dicek, kalau belum masuk segera kabari saya," papar Koster kepada warga.

Di akhir masa jabtannya, Koster memperjuangkan 30 pengadaan wantilan se-Bali. Di Jembrana dapat jatah 5 unit wantilan. Secara keseluruhan, Koster menyebut telah membantu pengadaan 35 wantilan di Jembrana. Itu belum termasuk pura, sekolah dari SD sampai SMA. Bantuan siswa miskin juga.

“GOR saya bantu. Sudah begitu ada universitas negeri Akademi Komunitas Diploma I dan II yang mana 80 persen lulusannya terserap di Denpasar. Bantuan infrastruktur untuk hotmix jalan desa juga, sehingga 90 persen jalan di Jembrana ini sudah bagus, jalan desanya hotmix semua," katanya.

Di sektor pertanian, Koster ingin menatanya secara keseluruhan mulai hulu hingga hilir. Bahkan, Koster ingin menjadikan sektor pertanian di Jembrana sebagai proyek percontohan di Bali.

"Nanti kita kembangkan ke semua subak di Bali kalau di Jembrana ini sukses. Bibit unggul padi dari BATAN itu amat bagus meningkatkan kualitas pertanian dan pendapatan petani," paparnya.

Di sisi lain, Koster ingin membangun industri pengolahan padi di Jembrana. Tujuannya agar pengolahan padi bisa dilakukan di Jembrana. "Tidak seperti sekarang, padinya dijual ke Banyuwangi, lalu begitu jadi beras hasilnya dijual lagi ke Bali. Maka kita akan urus keseluruhannya," tegasnya.

Nantinya, pendapatan petani berkisar 20-30 persen dari biaya produksi. "Nanti hasil padinya dibeli oleh BUMD yang dibentuk," paparnya..

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Made Kembang mengatakan bahwa Koster merupakan sosok yang sudah sangat dikenal telah berbuat banyak dalam pembangun di Bali dalam berbagai bidang.

"Beliau bukan hanya terkenal di Bali saja, tapi juga tingkat nasional. Telah berbuat banyak bagi pembangunan Bali, termasuk Jembrana," ujarnya.

Kembang Hartawan yang juga Wakil Bupati Jembrana pun kemudian menyebutkan sejumlah pembangunan hasil perjuangan Koster selama sebagai legislator Senayan. Di antaranya, pembangunan sekitar 30 wantilan desa pakraman, pemuguran sejumlah pura, gelanggang olahraga, lapangan voli dan infrastruktur jalan raya dan jalan desa.  

"Kita punya panjang jalan kabupaten sekitar 174 km dan jalan desa sekitar sepanjang 700 km, kini kondisinya 90 persen sudah sangat baik. Itu berkat perjuangan beliau di Pusat," tegasnya.

Tak hanya itu, Koster juga memperjuangkan pembangunan  Akademi Komunitas yang memiliki program studi unggulan bidang pariwisata.  "Jatahnya secara nasional hanya sepuluh ketika untuk seluruh Indonesia. Dan jadi rebutan daerah-daerah lain. Namun karena beliau punya jaringan luas di Jakarta, kita bisa punya," ungkapnya.

Saat ini menurut Kembang, sebagian lulusan Akademin Komunitas di Jembaran telah terserap di pasar kerja pariwisata yang ada di Bali. Tiap tahun, akademi komunitas tersebut mampu menampung 152 mahasiswa. "Itu dari izin sampai selesai semuanya adalah berkat bantuan beliau," tegasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Prosesi Ngajum Karya Pitra Yadnya dan Atma Wedana Desa Adat Serangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mengikuti prosesi Ngajum serangkaian Karya Pitra Yadnya lan Atma Wedana Desa Adat Serangan, yang diselenggarakan di Lapangan Wayan Bulit Serangan, Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-27 Dian Kemala PP Polri Bali: Suweta Berharap Anggota Semakin Solid dan Berkontribusi

balitribune.co.id | Denpasar - Dian Kemala Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Bali memperingati hari jadi ke-27 di Kantor PP Polri Daerah Bali, Senin (14/9/2026). Melalui momentum ini, organisasi wadah purnawirawan dan istri purnawirawan Polri tersebut diharapkan semakin matang, solid, serta memperkuat kebersamaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Baca Selengkapnya icon click

Gara-gara Bakar Sampah Sisa Pengabenan, Areal Hutan Batur Ikut Terbakar

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah bekas upacara pengabenan yang berlokasi di sebelah utara wantilan Tunon, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 14.00 wita. Api yang membesar hingga melahap areal hutan seluas kurang lebih 2 are.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.