Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Ekstrem Pengaruhi Hasil Panen Mentimun

mentimun
Bali Tribune / mentimun yang sudah dipetik dimasukkan ke kantong plastik masing-masing 10 Kilogram untuk dijual di Pasar Sayur Baturiti Kabupaten Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Cuaca panas ekstrem yang terjadi di Bali beberapa waktu terakhir ini membuat sejumlah hasil panen petani kurang maksimal. Seperti yang terjadi di Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung, hasil panen mentimun tidak optimal karena pengaruh cuaca. Kualitas mentimun yang kurang bagus juga memengaruhi harga jual. 

Petani mentimun di desa setempat menjelaskan harga mentimun dengan kualitas bagus atau super Rp 6.500 per Kilogram. Sedangkan mentimun yang kurang bagus karena ada bercak kuning diakibatkan cuaca panas ekstrem dijual Rp 4.000 per Kilogram. Menurunnya kualitas panen mentimun tentunya merugikan petani.

Salah seorang buruh petik mentimun di Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung, Burudi saat ditemui di sela-sela memetik mentimun, Kamis (23/10) mengatakan dalam sehari mampu memetik 1 ton mentimun dengan 2 orang buruh petik lainnya. Ia dibayar Rp 80 hingga Rp 85 ribu untuk memetik mentimun yang siap memenuhi permintaan pedagang di Pasar Sayur Baturiti, Tabanan. 

"Saat ini sudah mulai musim panen mentimun. Kalau tidak musim panen, biasanya saya jadi buruh di kebun kopi. Upah yang saya dapat jadi buruh petik mentimun Rp 85 ribu," katanya.

Ia bersama rekannya sesama buruh petik juga bertugas memilah mentimun, yang kualitas bagus akan dipisah dengan mentimun tidak layak jual maupun tidak memenuhi standar pasar. Mentimun yang kualitasnya kurang bagus yakni ada bercak kuning mendominasi hasil panen. 

"Setelah selesai petik mentimun, saya bersama buruh petik lainnya memasukkan ke kantong plastik masing-masing 10 Kilogram yang akan dikirim ke Pasar Sayur Baturiti," katanya.

Ni Nengah Sueca buruh petik mentimun di desa setempat mengatakan, mentimun harus dipetik tepat waktu guna menghindari terlalu matang yang akan berpengaruh terhadap rasa dan warna mentimun. "Kalau hama tidak ada, cuma memetiknya tidak boleh terlalu matang. Mentimun cepat matang, jadi tidak boleh terlambat memetiknya," katanya.

wartawan
YUE
Category

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Balap Sepeda Bocah Berujung Kasus Hukum, Dua Joki Diamankan Polres Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Aksi balap sepeda liar yang disertai perjudian di Jalan Kartini, Kelurahan Kaliuntu, Buleleng, dibongkar Polres Buleleng. Sebanyak 32 orang diamankan, 30 di antaranya masih di bawah umur. Polisi menyita uang taruhan Rp3,06 juta, dua sepeda yang telah dimodifikasi, serta tiga ponsel.

Baca Selengkapnya icon click

Patung Catur Muka Dipercantik, Air Mancur Terancam Rusak

balitribune.co.id | Denpasar - Mesin air mancur di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar, terancam mengalami kerusakan setelah tidak dioperasikan sejak dimulainya proyek penataan kawasan Catus Pata. Kondisi tersebut terjadi menyusul pembongkaran panel yang menjadi pusat kelistrikan untuk mengoperasikan sistem air mancur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.