Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cukuplah Banjir Sebagai Penasehat

Umar Ibnu Alkhatab
Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Pengamat Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Air hujan yang mengguyur Bali selama kurang lebih tiga hari telah menimbulkan banjir di sejumlah tempat di Bali, bahkan banjir itu telah menyebabkan kerusakan di sejumlah kota dan membawa korban jiwa, baik yang meninggal maupun yang hilang, khususnya di Denpasar, curah hujan yang tinggi itu telah membanjiri jalan-jalan protokol dan bahkan merusak fasilitas umum dan merobohkan bangunan toko, sementara kerugian materil akibat banjir yang menerjang itu sedang dihitung oleh yang berwenang, menyikapi situasi ini, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menetapkan status darurat bencana Provinsi Bali selama satu pekan ke depan.

Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), dengan sigap turun langsung ke lapangan melihat apa yang terjadi, dengan didampingi Walikota Denpasar, Pak Koster menemui warga yang terdampak, bersikusi dengan mereka, dan menjanjikan sejumlah langkah perbaikan dan pemulihan situasi, Pak Koster menyatakan akan menyiapkan alokasi Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui skema berbagi anggaran antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Pemerintah Kota/Kabupaten dalam waktu segera untuk mengatasi kerusakan dan kerugian imateril dan material yang ditimbulkan oleh bencana banjir ini, Pak Koster juga berkoordinasi dengan banyak pihak, khususnya BNPB RI untuk mengatasi banjir di Bali dalam waktu cepat, kesigapan Pak Koster ini menandakan kehadiran negara dan pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang tengah mengalami musibah, tentu saja, kehadiran Pak Koster memperlihatkan rasa empati dan simpati pemerintah terhadap warganya yang dirudung bencana alam yang tak bisa diduga sebelumnya.

Hemat kita, sebab musabab terjadinya banjir yang telah mengagetkan kita ini perlu dicari tahu, dan salah satu sebabnya adalah sampah, Pak Koster menegaskan langkah awal penanganan banjir, di samping memastikan proses evakuasi korban dilakukan secara cepat dan terkendali, juga membersihkan sampah agar situasi bisa segera pulih, dan untuk mempercepat pembersihan sampah itu, Pak Koster telah berkoordinasi dengan TNI yang mengerahkan pasukan di sejumlah titik banjir, tentu saja, sebab musabab musibah banjir ini tidak melulu soal sampah, tetapi juga mencakup curah hujan yang tinggi, permukaan tanah lebih rendah dibandingkan muka air laut, wilayah yang terletak pada suatu cekungan yang dikelilingi perbukitan dengan sedikit resapan air, pendirian bangunan di sepanjang bantaran sungai, aliran sungai yang tidak lancar akibat penyempitan alur, alih fungsi lahan yang tak terkontrol, dan infrastruktur alur air yang terbatas, dan semua prasyarat banjir ini bisa kita temui dalam musibah banjir kali ini di Bali. 

Tentu saja, kita ingin pemerintah segera mengambil langkah perbaikan dan pemulihan, oleh karena itu kita memuji langkah yang telah diambil oleh Pak Koster, di samping turun langsung ke lapangan di tengah hujan yang masih turun,  beliau juga melakukan koordinasi tanggap darurat dengan sejumlah pihak dan menyiapkan skema bantuan pemulihan dengan menggunakan anggaran BTT, kita berharap langkah cepat Pak Koster ini akan diikuti pula dengan perbaikan fisik semua fasilitas publik dan infrastruktur yang rusak, mengkaji ulang kebijakan tata ruang yang dianggap memberikan peluang bagi rusaknya daya dukung alam terhadap kemaslahatan masyarakat, dan menindak secara tegas pelaku pelanggaran di sektor lingkungan, seperti misalnya memberi denda yang tinggi kepada setiap orang yang membuang sampah secara sembarangan, dalam konteks ini kita akan menunggu langkah-langkah praktis apa yang bakal diambil Pak Koster untuk memperbaiki semua kerusakan yang diakibatkan oleh banjir ini, dan kita berharap semua langkah praktis yang diambil itu akan mencerminkan kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang, yakni Bali yang aman dari banjir dan masyarakat Bali yang sehat mentalnya tanpa dihinggapi rasa was-was akan banjir. 

Akhirnya, cukuplah banjir sebagai penasehat kita, jika selama ini kita lalai mengurus dan memperlakukan alam dengan baik, banjir datang mengingatkan kita, jika selama ini kita mengabaikan masukan dari warga dan para ahli soal mengelola lingkungan, banjir datang membangun kita bahwa masukan itu perlu didengar dan dikerjakan, jika selama ini kita asyik dengan diri sendiri sebagai pemerintah, banjir tiba mengetuk kesadaran kita bahwa kita tidak sedang mengurus diri sendiri, tetapi yang sedang kita urus adalah kepentingan masyarakat, banjir adalah penasehat yang jujur, otentik, dan mencerahkan, jadi jangan takut, tetapi bangkit menghadapi, seperti yang telah diperlihatkan oleh Pak Koster, ia datang ke warga, dan mengambil keputusan cepat, wallahu a'alamu bish-sbawab.

wartawan
Umar Ibnu Alkhatab
Category

Tertimpa Pohon, Kabel Listrik dan Optik Ancam Keselamatan Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Sempat mereda dua hari pascaterjangan hujan angin ekstrem, namun kabel listrik dan fiber optik yang putus, kendur, hingga melintang  masih menjadi keluhan warga. Terlebih sejumlah kabel masih  tersambung aliran listrik, sehingga menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat, terutama saat cuaca ekstrem.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lapas Singaraja Geledah Kamar Warga Binaan, Sejumlah Benda Diamankan

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya memperketat pengawasan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja terus dilakukan. Setelah sebelumnya salah satu warga binaan terseret kasus pengendalian narkoba dari dalam lapas, pihak lapas kembali mengintensifkan pengawasan melalui Operasi Zero Halinar (Handphone Ilegal, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rahina Pagerwesi, Warga Ramaikan Pura Jagatnatha Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Hari Suci Pagerwesi dirayakan setiap 210 hari sekali atau enam bulan menurut kalender Bali. Perayaan ini jatuh pada Rabu atau Budha Kliwon Wuku Sinta, tepat empat hari setelah Hari Suci Saraswati. Jika Saraswati diperingati sebagai hari pemujaan terhadap ilmu pengetahuan, Pagerwesi menjadi momentum untuk memperkuat dan melindungi pengetahuan tersebut agar memberikan manfaat bagi kehidupan, Rabu (4/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Tumpek Landep, Perumda Pasar Sewakadarma Siapkan 500 Paket Banten Bersubsidi

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar menyiapkan sebanyak 500 paket perlengkapan upacara Tumpek Landep bersubsidi dalam kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-9 Tahun 2026. Melalui subsidi Bank BPD Bali, masyarakat cukup membayar Rp15.000 per paket dari harga normal Rp41.000.

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Dampak Cuaca Ekstrem di Bali, Kodam IX/Udayana Siagakan Prajurit

balitribune.co.id | Denpasar - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Bali sejak Minggu (1/11/2026) memicu serangkaian bencana di berbagai daerah. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, hingga Badung, yang berdampak pada keselamatan warga dan kelancaran aktivitas publik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.