Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dalam Semalam 9 Baliho Caleg dan Atribut Partai Nasdem Dirusak

MELAPORKAN - Pengurus DPD Nasdem Tabanan melaporkan kasus perusakan baliho caleg dan atribut partai Nasdem di Panwascam Tabanan.

Bali Tribune – Perobekan Baliho Caleg kembali terjadi di Tabanan. Kali ini dalam waktu satu malam sembilam baliho dan spanduk milik Caleg Partai Nasdem dirusak dengan cara dirobek. Diduga semua baliho dan spanduk tersebut dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada senin (21/1) dini hari. Dimana sembilan APK yang dirobek milik Caleg DPRD Tabanan, I Gde Sudiartha, caleg nomor urut 2, untuk Dapil 1, Tabanan-Kerambitan. Dimana ada lima baliho yang dipasang di lima titik dirusak oleh orang yang tidak dikenal. Selain itu ada dua baliho caleg DPRD Tabanan, Dapil yang sama Tabanan-Kerambitan, nomor urut 7, I Ketut Nuryasa. Selain itu ada sepanduk dan baliho Partai Nasdem juga di rusak yang dipasang di Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. Menurut Caleg, I Gde Sudiartha, lima baliho yang dirusak tersebut dipasang pada zonasi yang sudah disepakati bersama. Dimana kerusakan balihonya diketahui pada pagi hari, ada simpatisannya yang menelpon. Dimana diperkirakan baliho tersebut dirusak sekitar pukul 03.00 wita dini hari, karena sekitar pukul 02.00 wita, ada saudaranya yang melihat kalau balihonya masih utuh. "Ketahuannya tadi pagi, ada teman yang melapor, dan saya langsung kontak tim saya untuk mengecek ke bawah, ternyata semua baliho saya di lima titik dirusak," ungkapnya. Pihaknya sangat menyayangkan atas perusakan balihonya tersebut. Menurutnya hal tersebut telah mencedrai demokrasi di Tabanan. Padahal baliho yang ia pasang berdekatan dengan caleg dari partai lain tapi kenapa hanya baliho miliknya saja yang dirusak. Dimana diperkirakan pengerusakan baliho tersebut menggunakan pisau atau arit karena robeknya sangat besar. Pihaknya sangat menyayangkan hal tersebut, seharusnya kalau ingin maju tidak mengambil jalan seperti itu dengan cara merusak baliho seharusnya bagaimana turun ke masyarakat bersaing mencari suara. "Sangat disayangkan, artinya tidak menghormati demokrasi. Seharusnya bagaimana bersaing mencari suara di masyarakat. Tapi kenapa kok malah baliho saya yang dirusak? apa mungkin mereka takut bersaing di masyarakat karena nanti tidak dipilih? Seharusnya mereka mencari simpati ke masyarakat bukan merusak baliho,"sesalnya. Atas kejadian tersebut pihaknya bersama DPD Nasdem Tabanan melaporkan peristiwa tersebut ke Panwascam Tabanan. Dimana kasus perobekan yang marak terjadi belakangan ini agar segera ditindaklanjuti oleh Panwaslu Kabupaten Tabanan. Dimana nantinya ada efek jera bagi pelaku perusakan baliho tersebut. "Tindaklanjutnya kami akan melapor ke Panwaslu, dan Panwaslu harus menindaklanjuti ini. Tujuannya agar ada efek jera bagi pelaku, dan saya berharap agar pelaku berhasil ditangkap, kalau tidak berhasil ditangkap mungkin nanti akan ada baliho yang lain dirobek,"tegasnya. Menindaklanjuti hal tersebut sekitar pukul 15.30 wita, kasus pengerusakan baliho tersebut dilaporkan ke Panwascam Tabanan, yang langsung dipimpin oleh Ketua DPD Nasdem Tabanan, I Wayan Sarjana didampingi oleh Sekretaris DPD Nasdem Tabanan, I Made Putrayadi, Caleg I Gde Sudiartha, I Ketut Nuryasa serta didampingi oleh pengurus serta simpatisan Nasdem Tabanan. Dimana pada saat itu diterima oleh Ketua divisi PHL atau pencegahan hubungan antar lembaga panwaslu kecamatan tabanan, I Ketut Mirageni Waraspati. Pada kesempatan tersebut Ketua DPD Nasdem Tabanan, I Wayan Sarjana, mengungkapkan, DPD Nasdem Tabanan melaporkan peristiwa perusakan baliho dari dua calegnya yang sama-sama dari dapil Tabanan-Kerambitan. Pihaknya meminta kepada Panwascam bersama Panwaslu Kabupaten Tabanan nantinya segera menindaklanjuti kasus tersebut karena menurutnya hal tersebut sudah merugikan calegnya dan juga mencedrai proses demokrasi di Kabupaten Tabanan. "Saya berharap agar laporan ini segera ditindaklanjuti oleh Panwascam yang nantinya diteruskan ke Panwaslu Kabupaten Tabanan,"ungkapnya. Menurutnya perusakan baliho terhadap dua calegnya dan juga dua APK Partainya merupakan sebuah ketakutan dari pesaing lainya. Menurutnya kemungkinan caleg dari partai lain ketakutan dengan partai nasdem. "Saya kira mungkin ada ketakutan dari Partai lain kepada Partai Nasdem Tabanan. Karena mereka takut kalah saing dengan caleg-caleg dari partai Nasdem, sehingga melakukan perobekan baliho yang sangat mencedrai dari peroses demokrasi di Tabanan,"ujarnya. Pada kesempatan tersebut Ketua Panwaslu Kabupaten Tabanan, I Made Rumada, yang hadir disela-sela pelaporan tersebut mengungkapkan, akan segera mengecek dari berkas yang diajukan oleh partai nasdem. Dimana diperlukan bukti dan saksi. "Nanti akan kita tindaklanjuti. Kita lihat dulu kelengkapan berkasnya, baik bukti dan juga saksi yang mengetahui peristiwa perusakan baliho tersebut," jelasnya.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.