Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Danau Beratan Mendadak Keruh dan Penuh Sampah Kayu

kayu
Bali Tribune / SAMPAH - tangkapan layar Kondisi di tepian danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti yang terlihat dijejali sampah kayu

balitribune.co.id | Tabanan – Air danau Beratan yang ada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, belakangan ini mendadak keruh dan di beberapa tepiannya dipenuhi sampah kayu. Kondisi ini diperkirakan terjadi sejak beberapa hari terakhiri ini akibat hujan deras di wilayah Baturiti dan sekitarnya. Bahkan, kondisi ini diabadikan dalam potongan video yang diunggah pada platform media sosial.

Dalam potongan video itu memperlihatkan permukaan air danau yang beriak disertai sampah kayu seperti ranting-ranting dan serpihannya yang berjejal di satu tepian di sisi selatan. Tak ayal, keadaan danau yang seperti itu menjadi pertanyaan sejumlah wisatawan yang kebetulan liburan ke Ulundanu Beratan.

Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Ulundanu Beratan, I Wayan Mustika, mengakui terjadi perubahan warna air danau tersebut. Ia memperkirakan, perubahan itu mulai terjadi sekitar empat hari yang lalu. Dan, banyak pengunjung yang mempertanyakannya. “Wisatawan sempat menanyakan kenapa air danau terlihat keruh,” ujar Mustika pada Rabu (14/1).

Ia memperkirakan, kekeruhan itu dipicu material lumpur dari aktivitas pembuatan jalan di areal hutan Banjar Kembang Merta yang hanyut terbawa air ke danau. Sementara itu, serpihan kayu yang menumpuk diduga berasal dari luapan sungai yang bersumber dari kawasan hutan di atas Kebun Raya.

Sementara itu, Camat Baturiti, Sayu Made Parwati menyatakan bahwa pihaknya telah mengecek langsung keberadaan sampah kayu dan ranting tersebut. Ia menyebut fenomena ini kerap terjadi saat musim hujan karena terbawa aliran sungai dan air permukaan dari kawasan sekitar. “Kami sudah laporkan kepada petugas BWS (Balai Wilayah Sungai) dan akan dilakukan pembersihan setelah cuaca membaik,” ungkap Parwati.

Saat ini, upaya pembersihan total masih terkendala oleh faktor alam seperti arus air yang belum stabil dan hembusan angin kencang. Parwati menegaskan bahwa keamanan warga dan petugas tetap menjadi prioritas sambil menunggu cuaca kembali kondusif. “Jadi sementara waktu tunggu cuaca membaik baru bisa dilakukan pembersihan secara total,” tandasnya.

Secara terpisah, Bendesa Adat Kembang Merta, I Nyoman Widastra, memastikan banjir yang sempat terjadi di wilayah Pancasari tidak berdampak pada perkebunan warga di wilayahnya. Menurutnya, jarak antara pusat banjir dengan lahan pertanian warga masih cukup jauh sehingga tanaman warga tetap aman dari kerusakan.

wartawan
JIN
Category

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.