balitribune.co.id | Denpasar - UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat siap diresmikan sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak pada 6 Oktober mendatang. Fasilitas kesehatan ini diproyeksikan menjadi percontohan layanan kesehatan yang ramah, berkualitas, mudah diakses, serta mendukung pemerataan akses kesehatan di Kota Denpasar.
Menjelang peresmian, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau langsung kesiapan sarana, prasarana, dan pelayanan di lokasi pada Minggu (4/10/2026).
Wali Kota Jaya Negara mengapresiasi jajaran dinas terkait yang tetap bekerja mengoptimalkan persiapan di hari libur. Ia menilai sarana dan fasilitas di lokasi secara umum sudah sangat siap.
"Persiapannya sudah sangat baik. Kami berharap keberadaan puskesmas ini menjadi percontohan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," ujar Jaya Negara.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes., menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan penyempurnaan berdasarkan hasil peninjauan Wali Kota, seperti pemasangan sun glass pelindung panas dan penambahan petunjuk antrean demi kenyamanan pasien.
Meski peresmian digelar 6 Oktober, operasional dan pelayanan BPJS Kesehatan di puskesmas tersebut telah berjalan sejak 1 Oktober. Pihaknya juga menyediakan layanan 24 jam untuk persalinan dan kegawatdaruratan melalui Damakesmas.
"Puskesmas ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami menyediakan layanan umum hingga persalinan 24 jam," jelas Candrawati.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda, M.Kes., menambahkan bahwa pengembangan fasilitas ini merupakan program prioritas Pemkot Denpasar untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Jajaran Dinkes berkomitmen melengkapi seluruh kebutuhan sarana agar pelayanan berjalan cepat, nyaman, dan optimal.