Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dengan Satu Jalur, Bandara Buleleng Terwujud

kapal pesiar
Koster di depan warga dari 21 desa di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Rabu kemarin.

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) menggelar kampanye di sejumlah titik di Kabupaten Buleleng, Rabu (28/3). Koster yang asli putra daerah Buleleng menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur darat, air dan udara di kabupaten yang paling padat penduduknya di Bali.  Hal ini ditegaskan kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PPP dan PKB  saat simakrama di   Desa Pakraman Alasangker, Kecamatan Buleleng dan Banjar Asem, Desa Seririt, Kecamatan Seririt. 

Di hadapan ratusan warga, Koster didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng I Putu Agus Suradyana,  memaparkan gagasannya mengenai infrastruktur. Salah satunya adalah Pelabuhan Celukan Bawang. Koster ingin meningkatkannya menjadi pelabuhan berstandar internasional. 

Soal akan meningkatkan Pelabuhan Celukan Bawang menjadi pelabuhan kapal pesiar, Koster menyatakan hal itu bukan tak mungkin. Ia amat setuju jika memang dimungkinkan pelabuhan kapal pesiar semakin ditingkatkan di Pelabuhan Celukan Bawang. Dengan begitu pariwisata di Buleleng akan makin bergairah. "Bisa saja kita kembangkan di Buleleng. Tentu kita akan kaji juga. Jadi, selain ada di Pelabuhan Benoa, ada di Karangasem dan kita akan kaji di Buleleng," katanya. Koster juga memastikan shortcut Denpasar-Singaraja akan terealisasi dengan konsep satu jalur dengan pemerintah pusat.

 Di sisi lain, Koster menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan bandara Buleleng. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan pembangunan bandara di Bali utara tersebut. 

"Bandara Buleleng saya akan lanjutkan perjuangannya. Biar Bank Dunia bilang seperti itu, saya punya hitungan dan kajian tersendiri. Saya pastikan dengan satu jalur, bandara di Buleleng akan jalan. Saya pastikan itu," tegas dia. 

Selain melontarkan program pendidikan gratis, kesehatan gratis, program bedah rumah dan penguatan desa adat serta program lainnya, Koster juga memaparkan sejumlah program infrastruktur di Bali. Salah satunya kelistrikan. 

 Koster mengaku sudah memiliki desain mengenai kelistrikan di Bali. Ia ingin energi di Bali mandiri. "Listrik se-Bali saya sudah punya desainnya untuk memenuhi kebutuhan listrik. Salah satu sumbernya dari Celukan Bawang," ujar Koster.  

Dalam kerangka kemandirian itu, Koster ingin Bali bisa membangun pembangkit tenaga listrik sendiri. "Kita bangun pembangkit listrik agar bisa disuplai yang ada di Bali ini. Tidak perlu lagi dari Jawa," katanya. Ia pun menegaskan soal sambungan listrik Jawa-Bali. 

 "Bali crossing tidak perlu. Kita bangun sendiri agar Bali berdaulat. Kebutuhan listrik Bali 1.200 MW. Bisa itu kita bangun sendiri," tegas dia.

Selain listrik, Koster juga ingin air bersih yang cukup untuk Bali. Ia pun sudah memiliki desain untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Bali. "Air bersih untuk kebutuhan menyuci, minum, mandi dan subak, sudah saya desain untuk memenuhi kebutuhan itu," ujarnya

Di bagian lain,  sebanyak 21 desa di Kecamatan Seririt menyatakan dukungan penuh kepada Koster-Ace. Dukungan bulat itu dinyatakan mereka saat bertemu Koster di Gedung Serbaguna Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Buleleng, Putu Agus Suradnyana menjelaskan, banyak potensi yang bisa dikembangkan di Kabupaten Buleleng ke depannya. Tentu saja muara dari hal itu adalah kesejahteraan rakyat.

Menurut dia, I Made Mangku Pastika yang notabene asli Buleleng adalah peletak dasar road map pembangunan Bali. "Saatnya kini Koster yang juga putra asli Buleleng melanjutkan hal itu, utamanya peningkatan pembangunan di Buleleng," kata Agus Suradnyana. Ia percaya dengan pola satu jalur yan dicanangkan Wayan Koster, akselerasi pembangunan di Buleleng akan semakin cepat terealisasi.

wartawan
Redaksi
Category

Jamsostek Award 2026: 260 Ribu Pekerja Papua Barat dan Papua Barat Daya Terlindungi

balitribune.co.id | Sorong - Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya terus diperluas. Hingga 2026, sebanyak 260.647 pekerja rentan di dua provinsi tersebut telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.360 pekerja rentan berada di Papua Barat, sedangkan 149.287 pekerja rentan berada di Papua Barat Daya.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan, PMI Bangli Jalani Evaluasi Organisasi

balitribune.co.id | Bangli - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan kemanusiaan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Pembinaan dan Evaluasi Organisasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PMI Provinsi Bali di Markas PMI Bangli, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Perang, Tradisi Siat Tipat Desa Kapal Simbol Kehidupan dan Kesejahteraan

balitribune.co.id I Mangupura - Ribuan tipat dan bantal kembali “berterbangan” dalam tradisi Siat Tipat Bantal di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Sabtu (26/9/2026). Sekilas terlihat seperti aksi saling lempar, namun di balik kemeriahannya tersimpan filosofi kehidupan yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click

Pengelola Tanah Lot Berbenah Sambut Libur Akhir Tahun

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mulai melakukan persiapan untuk menyambut libur panjang akhir tahun 2026 yang tinggal hitungan tiga bulan lagi.

Sejumlah persiapan secara umum sudah mulai dilakukan seperti peningkatan kebersihan, kenyamanan, hingga sistem keamanan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan saat berkunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urai Macet Gilimanuk, Berbagai Skenario Diterapkan

balitribune.co.id I Negara - Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, mengalami kemacetan parah hingga mengular sejauh 3,5 kilometer. Kondisi ini merupakan dampak domino dari aksi mogok massal dan blokade pintu keluar yang digelar puluhan sopir truk logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (26/9/2026) sore. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.