Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dermaga Cruise Tanah Ampo Terkesan Proyek Gagal

Dermaga
Komisi III DPRD Provinsi Bali kembali meninjau Dermaga Cruise Tanah Ampo, di Kabupaten Karangasem, Jumat (19/5) lalu.

BALI TRIBUNE - Komisi III DPRD Provinsi Bali kembali meninjau Dermaga Cruise Tanah Ampo, di Kabupaten Karangasem, Jumat (19/5) lalu. Dalam kunjungan tersebut Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Nengah Tamba bersama rombongan, diterima Kepala Kantor KSOP Kelas IV Padang Bai Ketut Gede Sudarma, Kasi di Dishub Kabupaten Karangasem I Wayan Sukarta dan Kasi Pelabuhan Dishun Provinsi Bali AA Ngurah Bagus Aryana.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Provinsi Bali menegaskan bahwa masyarakat Bali sesungguhnya sangat berharap agar pembangunan megaproyek ini bisa dilanjutkan dan berjalan sesuai tujuan awal sebagai pelabuhan kapal pesiar. Apalagi, pembangunan sudah sangat lama namun dermaga tersebut belum bisa beroperasi dengan baik lantaran panjang darmaga yang tidak sesuai dan adanya arus keras.

“Dengan tidak beraninya kapal pesiar bersandar, kemudian agar tidak terkesan proyek ini mangkrak maka diupayakan agar bisa bersandar kapal perintis. Apalagi tujuan awal pembangunan dermaga ini sebagai tempat bersandarnya kapal besar. Selain itu, Pelabuhan Tanah Ampo bertujuan untuk mengurai keramaian di Pelabuhan Benoa,” tegas Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Nengah Tamba.

Ia menambahkan, permasalahan yang ada saat ini adalah panjang dermaga yang tidak sesuai rencana awal. Akibatnya, kapal yang masuk tidak bisa bersandar karena melebihi panjang dermaga. Masalah lainnya adalah ombak besar yang menyulitkan kapal untuk bersandar.

“Dengan konstruksi yang ada saat ini, yang bisa bersandar hanya kapal berukuran di bawah 150 meter. Selain itu, ombak yang sangat besar dan kedalaman juga mempengaruhi untuk kapal bersandar di dermaga,” beber politisi asal Jembrana ini.

Terkait hasil tinjauan lapangan ini, Komisi III DPRD Bali dalam waktu dekat akan mengundang pihak konsultan, pemerintah pusat, Pemkab Karangasem dan seluruh pihak terkait untuk duduk bersama membahas Pelabuhan Tanah Ampo. “Kita akan undang pihak-pihak terkait guna membahas hal ini,” ujar Tamba, yang juga anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Bali.

Sementara itu, untuk mengatasi kondisi yang ada saat ini, pihak KSOP Kelas IV Padangbai sudah mengambil langkah untuk membangun water break yang sudah dianggarkan senilai Rp50 miliar pada APBN. Pembangunan water break ini bertujuan agar kapal pesiar bisa menurunkan jangkar di laut dan diambil oleh sekoci ke pelabuhan.

Hanya saja bagi Komisi III, kebijakan ini dinilai kurang tepat. Pasalnya, tujuan awal pembangun pelabuhan Tanah Ampo justru untuk bersandarnya kapal-kapal persiar berukuran besar dengan panjang di atas 350 meter. Dengan kondisi saat ini maka tujuan awal itu tidak bisa tercapai, dan kebijakan yang diambil KSOP juga dinilai tidak menyelesaikan masalah.

wartawan
San Edison
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.