Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Usulkan Revisi Perda Aset

Ketut Tama Tenaya
Ketut Tama Tenaya

BALI TRIBUNE - Persoalan aset, masih menjadi pekerjaan rumah Pemprov Bali hingga saat ini. Bahkan sejak adanya perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bali, tak sedikit aset daerah yang terbengkalai. Tidak terurusnya sejumlah aset daerah ini, menjadi perhatian DPRD Provinsi Bali.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Bali Ketut Tama Tenaya, dari hasil pantauannya di lapangan, beberapa aset di lokasi strategis di dalam kota pun saat ini banyak tidak terurus. Misalnya eks Perpustakaan di Jalan Teuku Umar Denpasar, eks Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan Imam Bonjol Denpasar. Bahkan khusus BLK, selain sudah ditumbuhi rumput liar setinggi lutut, juga sudah dijadikan tempat parkir masyarakat umum.

“Nilai aset tersebut sangat tinggi, apalagi di tempat strategis dan di pusat kota. Sayang sekali jika itu tidak diurus. Kita ingin tidak boleh ada aset yang dihuni hantu apalagi ‘dimakan hantu’, itu bahaya. Aset Pemprov bisa lenyap,” ujarnya, saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Senin (8/5).

Politisi asal Tanjung Benoa itu menambahkan, di tengah kemajuan pariwisata Bali, semestinya eks BLK dapat dimanfaatkan dan dikelola agar bisa menghasilkan uang sehingga memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita dorong seperti itu. Sayangnya, aset yang sebelumnya dijadikan tempat pelatihan kerja oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali itu sampai saat ini statusnya masih belum jelas,” tegas Tama Tenaya.

Ia pun berharap, semua aset Pemprov Bali tersebut statusnya harus diperjelas ke depan. Bukan itu saja, aset-aset yang ada juga harus dirawat, ditata dan dimanfaatkan dengan baik sehingga berkontribusi bagi daerah.

Selain mendorong pengelolaan aset secara maksimal, Tama Tenaya menyebut, Perda Aset yang ada saat ini sudah yang tak lagi sesuai dengan perkembangan saat ini. Karena itu, menurut dia, sudah saatnya Perda Aset direvisi.

“Perda Aset ini harus segera direvisi. Paling tidak, di dalanya diatur mengenai besaran sewa aset yang disesuaikan dengan perkembangan saat ini. Dan untuk sementara stop penyewaan aset. Revisi dulu Perda yang ada,” tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini banyak aset yang disewa murah. Padahal, rata-rata aset tersebut berada di kawasan strategis, dan sudah selayaknya diberikan harga sewa yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. “Ini pentingnya merevisi Perda yang ada saat ini. Sehingga aset-aset kita dapat berkontribusi maksimal bagi PAD,” pungkas Tama Tenaya.

wartawan
San Edison
Category

Bupati Satria Pastikan Produk Klungkung Siap Tembus Pasar Luas

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menghadiri pameran kerajinan nasional Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Selasa (29/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terseret Arus saat Tangkap Ikan, Nelayan di Lalanglinggah Ditemukan Meninggal

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang nelayan asal Banjar Dinas Yeh Bakung I Nyoman Wiratmaja (56) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Yeh Bakung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan terdampar di pesisir pantai tetangga setelah proses pencarian semalaman oleh warga dan aparat sejak Selasa (29/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

90 Ribu Kendaraan di Buleleng Tunggak Pajak

balitribune.co.id | Singaraja - Persoalan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Buleleng masih menjadi pekerjaan besar bagi Samsat Singaraja. Sekitar 90 ribu kendaraan roda dua dan roda empat tercatat belum memenuhi kewajiban pajaknya. Di tengah tingginya angka tunggakan tersebut, realisasi penerimaan PKB hingga kini baru mencapai 73,72 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Warga Nigeria Diamankan, Satu Nekat Kabur, Dua Ngumpet di Kamar Mandi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tabanan mengamankan empat warga negara Nigeria yang terindikasi melanggar aturan keimigrasian di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, seorang WNA sempat nekat melarikan diri mengendarai sepeda motor, sementara dua lainnya ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kos, Rabu (23/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.