Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Distan Siapkan 5.000 Dosis Vaksin PMK untuk Sapi

Bali Tribune / VAKSINASI - Distan Tabanan gelar vaksinasi PMK pada sapi mulai Senin (18/7).

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menggelar vaksinasi PMK pada sapi, yang dimulai Senin (18/7). Tahap awal alokasi bantuan vaksin PKM dari pusat sebanyak 5.000 dosis akan diprioritaskan pada sapi dengan jumlah sasaran 2.500 ekor (2.500 dosis).

Berdasarkan data di Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, vaksinasi PMK akan dilakukan Puskeswan I Tabanan menyasar Kelompok Ketahanan Pangan di Kecamatan Marga, yaitu Desa Batannyuh, Banjar Batannyuh Kaje, Kelompok Banteng Mesari dan Desa Peken Blayu. Selanjutnya kegiatan yang sama dilakukan UPTD Puskeswan III menyasar kelompok ternak yang ada di Banjar Dinas Selabih Pangkung Kuning, Banjar Dinas Selabih Tengah dan Banjar Dinas Selabih Wanasari.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tabanan Gde Eka Parta Ariana, menyampaikan vaksinasi PMK akan dilakukan secara bertahap menyasar ternak sapi sebagai prioritas pertama. Pada tahap awal dari total 5.000 dosis vaksin PMK yang didapat Kabupaten Tabanan kemungkinan hanya dimanfaatkan setengahnya atau 2.500 dosis. Sisanya akan digunakan sebagai booster atau akan dilakukan vaksinasi lagi setelah dua minggu pascavaksin pertama. “Dari alokasi vaksin tersebut, kami tidak berani habiskan semuanya  karena harus dilakukan vaksinasi kembali setelah vaksinasi pertama. Kami harus antisipasi sebelumnya kalau alokasi bantuan vaksin PMK lambat datangnya dari pusat,” terangnya, Selasa (19/7).

Bercermin dari itu pula, alokasi dosis vaksin yang didapat belum bisa menjangkau total populasi sapi di Kabupaten Tabanan sebanyak 39.329 ekor. Belum lagi ditambah populasi kambing mencapai 1.754 ekor, populasi kerbau 59 ekor dan babi 22.681 ekor. “Vaksinasi PMK kami rencanakan menyasar seluruh populasi ternak yang rentan tertular. Cuma untuk menuntaskan tergantung kedatangan vaksin dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Pada tahap awal wilayah sasaran vaksinasi PMK diprioritaskan di kecamatan yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain. Pihaknya menargetkan vaksinasi untuk dosis pertama tuntas dilakukan selama dua minggu. Selanjutnya akan dilakukan vaksinasi kembali atau booster pada dua minggu berikutnya. Parta Ariana menambahkan, vaksinasi PMK menyasar semua sapi. Artinya, sapi dengan kondisi bunting, anakan hingga indukan akan menjadi target sasaran vaksinasi PMK dengan ukuran pemakaian 1 dosis vaksin untuk satu ekor sapi.

wartawan
JIN
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.