Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Karyawan Alfamart Ditodong Pistol

Bali Tribune/ ALFAMART – Toko modern Alfamart yang menjadi sasaran penodongan.
balitribune.co.id | Badung -  Aksi penodongan kembali dialami dua orang karyawan Alfamart Kesambi Biru di Jalan Kesambi, Lingkungan Kesambi Kerobokan, Kuta Utara, Minggu (9/6) pukul 22.30 Wita. Pelaku berhasil menggasak sejumlah uang usai mengancam karyawan tersebut yang diduga menggunakan senjata api jenis pistol.
 
Dari kesaksian Yudi Mahmud (38) menyampaikan, saat itu saksi tengah duduk menghadap ke Alfamart. Saksi melihat pelaku keluar dari Alfamart menggunakan helm putih. Namun tidak menyangka bahwa yang dilihat tersebut adalah pelaku pencurian dengan kekerasan. Saksi baru mengetahui setelah tetangga sebelah TKP selesai membeli rokok di Alfamart. Itupun dari kedua karyawan perempuan yang bercerita bahwa keduanya barusan ditodong oleh seseorang diduga menggunakan senjata api. 
 
“Saya hanya tahu ada orang keluar pakai helm putih. Saya duduk di depan sini menghadap ke Alfamart. Karena itu, ini saya juga nyiapin tongkat,” ungkapnya siang kemarin. 
 
Kejadiannya baru dilaporkan pada Senin (10/6) pukul 11.46 Wita dengan bukti lapor LP-B/144/VI /2019/Bali/Res Badung/Sek Kuta Utara. Pelapor Ni Komang Santi (20) kepada polisi mengatakan, saat itu dirinya sedang bekerja bersama dengan rekannya Yola Tri Hermanto (22). Santi melihat pelaku memang sudah mondar-mandir di depan toko. Tak berselang lama pelaku kemudian masuk ke dalam toko dan menuju meja kasir. 
 
Seraya menodongkan diduga senjata api berupa pistol, pelaku memaksanya membuka laci tempat uang disimpan. Karena ketakutan, Santi kemudian membukakan laci dan memberikan uang tersebut. Pelaku kemudian mengambil uang sejumlah Rp 2,3 juta dan bergegas meninggalkan TKP. 
 
“Modus pelaku melakukan aksinya dengan menodongkan sesuatu berupa pistol terhadap pelapor dan pelaku meminta pelapor membuka laci tempat uang kasir,” ungkap seorang petugas.
 
Aksi pencurian dengan kekerasan yang terekam CCTV ini kemudian viral di media sosial. Pelaku terlihat mengambil pistol dari saku celana kirinya. Sementara Yola bersembunyi di balik meja kasir sembari menyaksikan kejadian tersebut. Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Kuta Utara AKP I Dewa Putu Gede Anom belum memberikan respon atas peristiwa tersebut.
wartawan
Redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.