Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Busana Sakral Badung Curi Perhatian PKB XLVIII 2026, Angkat Jejak Tradisi dari Pecalang hingga Payas Agung Mengwi

busana bali
Bali Tribune / PARADE - Duta Kabupaten Badung mengikuti Parade Busana Adat Khas Kabupaten/Kota se-Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Bali, Minggu (21/6/2026)

balitribune.co.id | Denpasar – Duta Kabupaten Badung tampil memukau dalam Utsawa (Parade) Busana Adat Khas Kabupaten/Kota se-Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Bali, Minggu (21/6/2026).

Penampilan ini menjadi ajang Badung menegaskan kekayaan warisan budaya melalui empat busana adat sakral yang sarat makna filosofis dan nilai spiritual.

Tampil pada urutan ketujuh, Badung menghadirkan Busana Pecalang, Payas Kekembangan, Busana Maligia Lajur, dan Payas Kawya atau Payas Agung Mengwi. Keempatnya menggambarkan perjalanan kehidupan masyarakat Bali, mulai dari fungsi pengayoman adat, persembahan suci, penghormatan kepada leluhur, hingga simbol kemuliaan dalam upacara keagamaan.

Koordinator Tim Parade Busana Duta Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Agung Sasmitra Wiguna, menjelaskan seluruh busana yang ditampilkan tetap berlandaskan tema PKB tahun ini, yakni Atma Kerthi, yang menitikberatkan pada penyucian dan pemuliaan jiwa.
“Keempat busana ini merupakan representasi nilai-nilai kehidupan masyarakat Badung yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dijaga hingga saat ini,” ujarnya.

Parade diawali dengan Busana Pecalang yang menampilkan sosok penjaga keamanan dan kesucian adat Bali. Dominasi warna Tri Datu merah, putih, dan hitam dipadukan dengan kain poleng, destar, serta keris menjadi simbol keseimbangan dan kewibawaan.

Penampilan kemudian berlanjut dengan Payas Kekembangan, busana khas Desa Adat Pangsan, Kecamatan Petang, yang berkaitan erat dengan tradisi Ngelampad. Tradisi tersebut merupakan ritual persembahan hasil bumi kepada Dewa Sangkara yang dilaksanakan secara rutin oleh para daha dan truna setempat.
Nuansa warna hijau, merah muda, dan biru pada busana ini melambangkan kesuburan, kesejahteraan, dan kesetiaan. Keunikan Payas Kekembangan menjadikannya salah satu warisan budaya yang masih lestari dan hanya ditemukan di Pangsan.

Kekayaan sejarah Badung turut dihadirkan melalui Busana Maligia Lajur, hasil rekonstruksi busana upacara Pitra Yadnya yang pernah digunakan dalam pelaksanaan Maligia Lajur Raja Dewata X di Puri Agung Sibang Kaja pada tahun 1957. Rekonstruksi dilakukan berdasarkan dokumentasi foto lama dengan tetap mempertahankan bentuk dan pakem tradisionalnya.

Sebagai penutup, kemegahan Payas Kawya atau Payas Agung Mengwi menjadi pusat perhatian penonton. Busana yang biasa digunakan dalam upacara mepandes dan pawiwahan ini menampilkan kemewahan kain prada, songket, serta tata rias kepala khas Mengwi yang sarat simbol tanggung jawab dan kedewasaan.

Melalui penampilan tersebut, Duta Kabupaten Badung tidak hanya menampilkan keindahan busana adat, tetapi juga menegaskan komitmen menjaga warisan leluhur. Perpaduan antara pelestarian pakem tradisi dan sentuhan inovasi menjadi bukti bahwa budaya Bali tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah perubahan zaman.

wartawan
ANA
Category

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana, Jaksa Tunggu Tindaklanjut BPKP

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satpol PP Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 terus bergulir. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menunggu tindaklanjut ekpose yang telah dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pengambengan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.