Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Warga Nigeria Diamankan, Satu Nekat Kabur, Dua Ngumpet di Kamar Mandi

diamankan
Bali Tribune / Empat WNA Nigeria yang diamankan petugas Kamin bersama Timpora Tabanan beberapa waktu lalu saat tiba di Rudenim Denpasar sambil menunggu pendeportasian

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tabanan mengamankan empat warga negara Nigeria yang terindikasi melanggar aturan keimigrasian di Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, seorang WNA sempat nekat melarikan diri mengendarai sepeda motor, sementara dua lainnya ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kos, Rabu (23/9/2026).

Penggerebekan diawali ketika petugas mendapati seorang WNA Nigeria berinisial VU yang mencoba melarikan diri saat melihat kedatangan tim gabungan di sebuah rumah kos.

VU berupaya menghindari pemeriksaan petugas dengan mengendarai sepeda motor meninggalkan lokasi. “Petugas kemudian melakukan pengejaran dan mengamankan yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Kasubsi Teknologi Informasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non-TPI (Kamin) Tabanan, Merry Yolanda pada Rabu (30/9/2026).

Saat diperiksa awal di tempat, VU tidak mampu menunjukkan paspor maupun dokumen izin tinggal sah di Indonesia. Dari keterangan pemilik kos, petugas mendapatkan informasi mengenai keberadaan tiga warga asing lainnya yang menempati dua kamar berbeda. “Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kamar-kamar yang diinformasikan ditempati oleh WNA,” lanjutnya.

Proses pemeriksaan berlangsung alot lantaran ketiga WNA tersebut bersikap tidak kooperatif dan nekat mengunci pintu kamar dari dalam. Petugas akhirnya berhasil masuk dan memeriksa seluruh ruangan setelah mendapatkan persetujuan serta bantuan dari pemilik kos. “Mereka masing-masing berinisial OKA, LOA, dan CHA, seluruhnya berkewarganegaraan Nigeria,” tulis keterangan tersebut.

Petugas mendapati OKA berada di dalam kamar kos lantai dua. Pria tersebut tidak dapat menunjukkan paspor maupun dokumen izin tinggalnya kepada petugas. Sementara itu, dua WNA lainnya berupaya mengelabui petugas dengan cara ngumpet atau bersembunyi di dalam ruangan tertutup di lantai bawah. “Sedangkan LOA dan CHA ditemukan bersembunyi di dalam kamar mandi kamar kos di lantai satu,” jelas Imigrasi Tabanan.

Dari total empat warga asing yang diperiksa di tempat kejadian perkara, hanya satu orang yang mampu menunjukkan paspor dan dokumen izin tinggalnya. Keempatnya lantas digelandang ke Kamin Tabanan untuk menjalani pemeriksaan lebih detil terkait dokumen perjalanan dan aktivitas mereka.

Berdasarkan pemeriksaan lanjutan, keempat WNA Nigeria tersebut terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian sesuai Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 juncto Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024.

Pihak Imigrasi menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi. Untuk menunggu pelaksanaan eksekusi pemulangan ke negara asal, keempat warga Nigeria tersebut dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar untuk menjalani penempatan sementara.

Di saat yang sama, Ketua Tim Operasi Gabungan, Reynald Christian, mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pemkab Tabanan dalam menjaga ketertiban wilayah. “Saya mengharapkan seluruh instansi yang tergabung dalam Timpora Tabanan untuk selalu dapat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Tabanan,” ujar Reynald.

wartawan
JIN
Category

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan di Kawasan Wisata Tulamben, Warga Panik Melihat Kobaran Api

balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran lahan terjadi di wilayah Objek Wisata Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Sabtu (12/9/2026) malam hingga Minggu (13/9/2026) pagi. Kobaran api yang meluas akibat tiupan angin kencang ini membuat warga di Dusun Tegal Langlangan, Desa Datah, Kecamatan Abang yang berbatasan dengan Kecamatan Kubu ini panik karena api mengarah ke dusun mereka.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Dawan

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Anggota PYP Group menyerahkan bantuan paket sembako serta bantuan biaya sekolah sebesar Rp1.600.000 kepada anak yatim piatu. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, dan Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (12/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telan Dana Rp99 Miliar, Pembangunan Pasar Mentigi Resmi Dimulai

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) tanda dimulainya Pembangunan Pasar Mentigi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (12/9/2026). Pasar Mentigi ini dirancang sebagai pusat perekonomian baru sekaligus motor penggerak pariwisata di Nusa Penida. 

Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Tegaskan Juru Parkir Wajib Berikan Karcis

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menyorot secara tegas persoalan pengelolaan parkir di Kota Denpasar, khususnya di ruang milik jalan (Rumija). Terutama pembenahan tata kelola, penguatan pengawasan terhadap juru parkir (jukir), hingga kepastian pemberian karcis sejak kendaraan memasuki area parkir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.