Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Every Body Happy!

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Semua hal yang terkait dengan Tiongkok, selalu berupa angka-angka raksasa, termasuk menyangkut jumlah turis. Setiap tahun sekitar seratusan juta turis Tiongkok plesir keluar negeri. Adapun jumlah turis China yang dating ke Indonesia kini masuk kelompok lima besar, dengan jumlah sekitar seratusan ribu orang. Adapun jumlah turis China yang dating ke Bali jumlah sudah melampaui ‘pemain lama’ macam Australia dan Jepang.

Bukan hanya Indonesia dan Bali, hamper semua negara dan destinasi wisata dunia berlomba ‘merayu’ agar para turis Tiongkok sudi datang dan ‘membuang’ devisa. Tapi tak sedikit keluhan dating akibat perilaku turis Tiongkok. Di Thailand seorang turis didenda karena mencuci kaki dalam wastafel tempat cuci tangan.

Bahkan kadang-kadang perilaku turis Tiongkok terlalu berlebihan bahkan tergolong tak masuk akal. Misalnya saja beberapa waktu lalu seorang turis Tiongkok menyiram wajah seorang pramugari Air Asia dengan air panas hanya karena dianggap terlalu lama memenuhi pesanan the penumpang itu. Belum lagi,dua perempuan turis Tiongkok berkelahi di dalam pesawat dan menyerang awak kabin yang berusaha melerai.

Akibat prilaku turis Tiongkok yang suka bikin gaduh, National Tourism Administration Tiongkok selalu memantau perilaku turisTiongkok di luar negeri. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk mencegah agar reputasi turis Tiongkok di luar negeri tidak hancur berantakan. Pemerintah Tiongkok sudah mengeluarkan peringatan akan memantau perilaku para turis yang plesir di luar negeri. China National Tourism Administration (CNTA) mengumumkan dalam laman miliknya bahwa pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan ‘mengurus’ para turis Tiongkok yang melakukan tindakan memalukan di luar negeri. Bila perlu akan dilibatkan juga petugas bea cukai, pengawas perbatasan dan agen kredit. Pemerintah Tiongkok berharap dengan cara itu warga negara Tiongkok yang plesir keluar negeri akan berpikir panjang sebelum berbuat tidak pantas atau melanggar hukum di negara yang mereka kunjungi.

Menurut Harian China People's, kategori yang termasuk perilaku buruk adalah perbuatan tidak tertib di dalam kendaraan umum, termasuk pesawat terbang komersial, merusak sarana umum, merusak peninggalan sejarah, mengabaikan adat-istiadat lokal dan terlibat judi dan pelacuran. Barang kali negara tujuan wisata turis Tiongkok akan sebisa mungkin menahan diri dari prilaku mereka yang terkadang aneh menurut ukuran negara tujuan. Maklum turis Tiongkok sedang jadi primadona. Jumlahnya banyak dan senang belanja.

Riset yang dilakukan Bank of America Merrill Lynch beberapa waktu lalu menunjukan, tahun 2014 saja terdapat sekitar 109 juta turis Tiongkok dengan devisa yang dihabiskan mencapai 164 miliar Dolar AS. Angka itu dipastikanmelesat jauh pada tahun-tahun ini. Jumlah turis Tiongkok memang meningkat drastic dalam lima belas tahun terakhir. Padahal tahun 2000, jumlah turis Tiongkok yang berwisata keluar negeri hanya 10 juta orang. Angka itu melesat jauh pada 2018 ini. Pada bulan Juli saja misalnya, jumlah kunjungan turis asing ke Indonesia tercatat mencapai 1,54 juta orang, Turis Tiongkok menyumbang angka tertinggi mencapai 224,5 ribu kunjungan atau 14,61%. Sementara turis Tiongkok yang dating ke Bali terus menunjukkan pertumbuhan. Periode Januari-Agustus 2018, tingkat kunjungan turis China memang menunjukkan penurunan sebesar 8,37% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Tetapi kuantitas turis China masih menjadi yang terbesar, yakni 961.802 orang atau mengalahkan jumlah turis Australia yang mencapai 763.477 orang. Hanya saja, jumlah kedatangan selama delapan bulan tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebanyak 1.049.648 orang.

Setelah turis Tiongkok, turis Malaysia yang dating ke Bali mencapai 200,9 ribu kunjungan atau 13,07%, Timor Leste sebanyak 163,3 ribu kunjungan atau 10,63%. Kemudian disusul oleh Singapura sebanyak 134,5 ribu kunjungan dan Australia sebanyak 128,5 ribu kunjungan atau 8,36%.

Diperkirakan di masa mendatang akan semakin banyak turis Tiongkok memilih liburan di luar negeri. Jumlah turis yang banyak terlihat sangat indah apabila disertai perilaku yang tidak terlalu buruk. Maklum, perilaku turis Tiongkok mencerminkan kultur budaya negeri itu.

CNTA menulis dalam laman miliknya 'tourism reflects on the country and the people's image.' Karena itu pengawasan social harus dilakukan. Kalau tidak maka kejadian buruk yang merusak citra Turis Tiongkok akan selalu terulang kembali seperti saat sekelompok turis Tiongkok mengguyur wajah seorang pramugari dengan kuah mi instan yang baru saja diseduh atau mengancam akan meledakkan pesawat saat diminta untuk duduk tenang.

Tapi tentu saja tidak semua turis berperilaku buruk. Banyak juga yang sopan dan manis. Godaan devisa yang mereka bawa membuat tak ada yang menganggap perilaku turis Tiongkok sulit diterima. Dan yang penting loyal mengeluarkan uang dan berbelanja. Every Body Happy!

wartawan
IGM Pujastana
Category

Bupati Karangasem Resmikan Pengoperasian Alat CT Scan 64 Slices di RSUD Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, secara resmi melaunching dan meresmikan alat CT Scan 64 Slices di Ruang Radiologi RSUD Kabupaten Karangasem, Senin (7/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karangasem didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, bersama jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Dugaan Pencemaran Lingkungan di TPS3R Cemagi, DLHK Badung Temukan Aliran Air Limbah ke Lingkungan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung menemukan dugaan pencemaran lingkungan di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Sarwe Metu Wangi, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Temuan itu berupa aliran air dari kawasan TPS3R yang mengarah ke lingkungan sekitar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gunakan Pupuk Organik, Petani Kopi Kintamani Berkesempatan Pameran di Carbon and Biodiversity Summit 2026

balitribune.co.id I Badung - Ni Wayan Srianti salah seorang petani kopi perempuan di Desa Catur memamerkan produknya saat Indonesia Carbon and Biodiversity Summit 2026 pada 8-9 September yang berlangsung di Nusa Dua, Badung. 

Kopi yang dipamerkan pada acara internasional terkait karbon ini merupakan hasil dari pertanian organik petani kopi Desa Catur, Kintamani Kabupaten Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Rayakan 6 Tahun Berkarya, Komunitas Bisnis Katolik Bali Usung Misi Sosial dan Musik Modern

balitribune.co.id | Denpasar — Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB) merayakan perjalanan enam tahun usianya melalui ajang 6th Anniversary KBKB – Gospel Rave Party yang diselenggarakan pada Sabtu (5/9/2026) di International Conference Center (ICC) Bali. Perayaan ini menjadi momentum bagi KBKB untuk merefleksikan perjalanan komunitas sekaligus menggalang aksi kepedulian sosial bagi masyarakat luas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PMI Asal Perancak Meninggal di Guyana, Repatriasi Jenazah Tunggu Penerbangan Langsung

balitribune.co.id I Negara - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana masih terus memantau perkembangan pemulangan jenazah I Komang Tedy Arsa Biantara Putra, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Perancak yang menjadi korban kecelakaan maut di Guyana, Amerika Selatan. 

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Disemayamkan di RSU Negara, Jenazah WNA Polandia Akhirnya Diserahkan ke Keluarga

balitribune.co.id I Negara - Setelah sepekan disemayamkan di RSU Negara, jenazah warga negara asing (WNA) asal Polandia, Marcin Dawid Ryzycki (44), akhirnya diserahkan oleh Polres Jembrana kepada perwakilan kuasa keluarga, Senin (7/9/2026) pagi. Pihak keluarga menolak proses autopsi dan memutuskan untuk langsung mengkremasi jenazah korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.