balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar resmi menjalin kerja sama dengan British Council Foundation untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
Kolaborasi ini diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (26/10/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Country Director Indonesia & Director for ASEAN British Council, Summer Xia. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Fiona Ritchie.
Wali Kota Jaya Negara mengungkapkan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing SDM Denpasar di kancah internasional. Sebagai tahap awal, program akan difokuskan pada pelatihan bahasa Inggris bagi guru-guru sekolah negeri di Kota Denpasar.
“Sebagai ibu kota provinsi dan destinasi pariwisata utama, Denpasar membutuhkan SDM yang kompeten secara global. Penguasaan bahasa Inggris menjadi modal krusial. Ke depan, kami proyeksikan pelatihan ini tidak hanya menyasar tenaga pendidik, tetapi juga Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar,” ujar Jaya Negara.
Country Director British Council, Summer Xia, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia meyakini penguasaan bahasa internasional akan memperluas wawasan sekaligus membuka peluang besar bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan global.
Apresiasi senada disampaikan Wakil Dubes Inggris, Fiona Ritchie. Ia berharap kemitraan ini menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas.
"Kami berharap ke depan Denpasar bisa membangun kerja sama sister city dengan berbagai kota di Inggris untuk kemajuan berkelanjutan," pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran delegasi British Council serta para kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, termasuk Kepala Bappeda, Kepala Disdikpora, dan Kepala BKPSDM.