Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

GrabAds Ungkap Masyarakat Kini Makin Eksploratif Pilih Produk F&B, Brand Perlu Menangkan “Top of Mind” dan “Top of Cart”

berinteraksi
Bali Tribune / Roy Nugroho, Director of Commercial, Grab Indonesia, berinteraksi dengan audiens saat memaparkan insight dari GrabAds mengenai consumer behaviour masyarakat dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026)

balitribune.co.id | Jakarta -  Sebelum memesan produk makanan dan minuman secara online, konsumen Indonesia kini lebih banyak menjelajah berbagai pilihan daripada langsung melakukan pencarian. Data GrabAds menunjukkan 79% pesanan GrabFood diawali dengan eksplorasi berbagai pilihan, sehingga, brand F&B kini perlu memenangkan perhatian konsumen sejak tahap awal eksplorasi hingga keputusan pembelian. Hal ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026, sebuah forum kolaboratif dari GrabAds yang mempertemukan marketers serta business leaders di industri F&B di Indonesia untuk membahas perubahan consumer behaviour serta bagaimana consumer insight dapat memengaruhi cara brand melakukan strategi pemasaran untuk mendorong pertumbuhan bisnis. 

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman di Indonesia terus bertumbuh dengan nilai PDB tumbuh 6,7% sepanjang semester I 2026.  Sementara itu, pertumbuhan ekosistem kuliner digital juga tercermin dari kinerja Grab di Asia Tenggara. Pada kuartal II 2026, nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) pada segmen layanan pengantaran, termasuk GrabFood dan GrabMart, tumbuh sebesar 24% di Asia Tenggara dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (constant currency basis). 

Seiring pertumbuhan tersebut, konsumen juga semakin eksploratif dalam memilih makanan dan minuman.  Heavy users GrabFood tercatat memesan dari rata-rata 62,8 merchant berbeda dalam setahun. Bahkan, lebih dari 40% pesanan berasal dari merchant yang belum pernah mereka pesan dalam 12 bulan terakhir. 

Menariknya, masyarakat juga mengandalkan GrabFood tidak hanya untuk melakukan pembelian, tetapi juga untuk mencari inspirasi makan. Sebanyak 79% pesanan GrabFood dimulai dengan pelanggan yang mengeksplorasi berbagai pilihan makanan dan minuman terlebih dahulu, bukan dengan pencarian langsung. Sebelum menentukan pilihan, konsumen rata-rata menghabiskan 12,4 menit untuk menjelajahi hingga sekitar enam merchant. Temuan ini menunjukkan pentingnya tahap eksplorasi dalam perjalanan menuju pembelian.  

Perubahan perilaku tersebut menjadi salah satu latar belakang GrabAds menghadirkan F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026, yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia untuk mempertemukan marketers dan business leaders dari industri F&B. Forum ini menghadirkan berbagai perspektif, mulai dari consumer insights, pengukuran marketing beyond short-term ROAS, perilaku konsumen di GrabFood dan GrabMart, hingga bagaimana first-party insights dapat diterjemahkan menjadi strategi marketing. GrabAds sendiri adalah lini bisnis Grab di bidang periklanan digital. 

Roy Nugroho, Director of Commercial, Grab Indonesia, menyampaikan, “Berdasarkan temuan data GrabAds, perjalanan konsumen  kini semakin dinamis, dan keputusan untuk membeli tidak selalu terjadi secara instan. Di GrabFood, sebagian besar pesanan dimulai dari browsing, menunjukkan bahwa konsumen masih mengeksplorasi dan mempertimbangkan pilihan sebelum menentukan brand yang ingin mereka beli. Bagi brand, ini menjadi peluang untuk hadir lebih awal dalam journey tersebut. Melalui F&B Forward: GrabAds Marketing Summit, kami mengajak para pelaku marketing dan business leaders untuk menghubungkan brand building dengan conversion secara lebih utuh, dari membangun Top of Mind hingga memenangkan Top of Cart.” 

Lebih lanjut, data Grab menunjukkan bahwa menjadi brand yang dicari belum tentu berarti menjadi brand yang dibeli. Pada sejumlah brand besar di GrabFood, hanya sekitar 29–42% pencarian berdasarkan nama brand yang berakhir menjadi pesanan. Bahkan, di antara konsumen yang tetap melakukan pemesanan dalam sesi tersebut, sepertiganya akhirnya memilih brand lain. 

Lebih lanjut, data Grab menunjukkan bahwa menjadi brand yang dicari belum tentu berarti menjadi brand yang dibeli. Pada sejumlah brand besar di GrabFood, hanya sekitar 29–42% pencarian berdasarkan nama brand yang berakhir menjadi pesanan. Bahkan, di antara konsumen yang tetap melakukan pemesanan dalam sesi tersebut, sepertiganya akhirnya memilih brand lain. 

“Di sinilah peran GrabAds membantu brand memahami consumer moments melalui first-party consumer insights dan menerjemahkannya ke berbagai touchpoints yang relevan, baik melalui iklan dalam aplikasi Grab maupun beyond the app, seperti iklan di armada Grab hingga product sampling. Dengan pendekatan full-funnel, brand dapat membangun awareness dan consideration sebelum purchase intent terbentuk, tetap relevan saat konsumen mulai mengeksplorasi pilihan, hingga mendorong conversion ketika mereka siap membeli. Data menunjukkan konsumen yang terpapar iklan GrabAds di GrabFood tercatat hingga 61% lebih mungkin mencari brand yang sama dalam bulan tersebut, lanjut Roy. 

Pendekatan full-funnel tersebut juga semakin banyak digunakan oleh brand F&B di Indonesia. Salah satunya adalah kolaborasi antara CHAGEE  dan Grab. Tahun ini, CHAGEE menjalankan berbagai kampanye kreatif bersama Grab, mulai dari kolaborasi merchandise berupa mini jaket Grab untuk setiap pembelian CHAGEE di GrabFood hingga pemanfaatan GrabAds untuk membangun awareness dan mendorong conversion. Hasilnya sangat positif. CHAGEE mencatat pertumbuhan jumlah pesanan di GrabFood lebih dari 68% selama periode kampanye. Tak hanya itu, kampanye tersebut juga menjadi pembicaraan di media sosial hingga komunitas-komunitas kreatif, menunjukkan bagaimana kolaborasi keduanya sukses menggerakkan strategi full-funnel secara efektif, dari membangun buzz dan awareness secara organik hingga mendorong aksi pembelian secara efektif.  

Sementara itu, kampanye “OREO Berbagi Seru” dari Mondelez Indonesia bersama GrabAds memanfaatkan momentum berbagi selama Ramadan untuk menghadirkan pengalaman gifting yang lebih mudah, seru sekaligus personal. OREO menghadirkan hampers Ramadan dengan QR code yang memungkinkan konsumen membuat pesan personal, memilih avatar, hingga menyertakan Augmented Reality (AR) greeting atau pesan digital interaktif. Kampanye ini dipromosikan melalui GrabAds dan terhubung langsung dengan GrabMart, sehingga konsumen tidak hanya dapat membeli hampers untuk keluarga atau kerabat, tetapi juga diajak untuk berbagi dengan mengirimkannya langsung ke 13 panti asuhan mitra Grab di Jabodetabek. Inisiatif ini bahkan mendorong partisipasi dari mitra pengemudi Grab untuk turut membeli dan membagikan hampers sebagai aksi berbagi mereka sendiri, kemudian menceritakan pengalaman tersebut melalui kanal digital masing-masing. Kampanye ini mendorong penjualan SKU OREO hingga hampir 38 kali lipat di GrabMart. 

F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 menjadi ruang bagi para marketers dan business leaders di industri F&B untuk memahami bagaimana perubahan dalam perjalanan konsumen dapat membuka peluang baru bagi brand. Melalui first-party consumer insights dan berbagai touchpoints dalam ekosistem Grab, GrabAds membantu brand memahami momen yang relevan di sepanjang consumer journey—mulai dari membangun awareness dan ketertarikan terhadap brand, hingga mendorong pembelian.  

wartawan
RED
Category

Inovasi Konsep Rumah Bali 100 Tahun ke Depan untuk Menjaga Lahan Pertanian dan Terbuka Hijau

balitribune.co.id } Mangupura - Pesatnya pembangunan perumahan maupun untuk akomodasi wisata di Bali membuat lahan-lahan hijau semakin tergerus. Pemerintah dan pihak terkait berkewajiban memerhatikan kondisi tersebut agar ke depannya lahan hijau di Bali dapat dijaga. Akademisi dari Universitas Udayana yang juga arsitek, I Wayan Kastawan mengatakan, kedepannya proses pembangunan di Bali ini harus dikaji dan dievaluasi. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Terima Hibah Tanah dari KPK, Dorong Optimalisasi Aset Untuk Kepentingan Masyarakat

balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen pengelolaan aset Negara agar memberikan manfaat bagi masyarakat diwujudkan melalui serah terima Barang Milik Negara (BMN) eks barang rampasan Negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan. Bupati Tabanan, Dr.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melesat di Motegi, Badly Persembahkan Podium IM4AC untuk Indonesia

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Muhammad Badly Ayatullah berhasil mempersembahkan podium ketiga pada putaran ketiga Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Minggu (4/10/2026). Penampilan impresifnya pada balapan kedua, mengantarkan Badly meraih podium pertamanya di gelaran IM4AC musim ini.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rektor Sambut Hangat Silaturahmi Awak Media di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kehangatan dan keakraban mewarnai pertemuan antara pihak rektorat dan insan media di Bali pada Senin (5/10/2026). Pertemuan yang berlangsung santai ini diadakan bertepatan dengan momen peluncuran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Tahun Akademik 2027/2028 Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Water Taxi Tanjung Benoa Belum Maksimal, Fungsi Transportasi Dipertanyakan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemanfaatan Dermaga Water Taxi Tanjung Benoa hingga kini dinilai belum sesuai dengan tujuan awal pembangunannya. Fasilitas yang digagas sebagai alternatif transportasi laut untuk mendukung konektivitas antarkawasan justru masih lebih banyak digunakan untuk aktivitas wisata bahari.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Penataan DTW Air Terjun Goa Gong Sulangai Telan Dana Rp5,99 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelontorkan hampir Rp6 miliar untuk menata kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Air Terjun Goa Gong di Desa Sulangai, Kecamatan Petang.

Paket penataan tersebut bersumber dari APBD Badung Tahun Anggaran 2026 dengan pagu sebesar Rp5.990.006.662. Paket yang berada di bawah Dinas Pariwisata Badung ini tercatat dengan kode tender 10144391000 dan RUP 63019888.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.