Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Groundbreaking Kantor Pusat, Gubernur Koster: Bank BPD Bali Harus Jadi Kebanggaan Orang Bali

groundbreaking BPD Bali
Bali Tribune / GROUNDBREAKING - Bank BPD Bali memulai babak baru transformasi kelembagaan dengan melakukan groundbreaking pembangunan Kantor Pusat Baru di Renon, Denpasar, Jumat (31/10)

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali memulai babak baru transformasi kelembagaan dengan melakukan groundbreaking pembangunan Kantor Pusat Baru di Renon, Denpasar, Jumat (31/10). Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama para Bupati/Wali Kota se-Bali selaku pemegang saham, Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, jajaran Direksi dan Komisaris Bank BPD Bali, serta undangan lainnya. Pembangunan gedung baru ini menandai komitmen Bank BPD Bali memperkuat perannya sebagai bank daerah modern, kompetitif, dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma S.H., M.H., menjelaskan bahwa gedung lama yang berdiri sejak 1982 sudah tidak mampu menampung perkembangan bisnis serta kebutuhan tata kelola modern.

“Gedung Bank BPD Bali yang lama didirikan sekitar tahun 1982. Tentunya dari sisi kapasitas saat ini sudah tidak mampu untuk menampung kegiatan utamanya pengembangan organisasi yang terus berkembang dengan adanya kebutuhan bisnis termasuk pemenuhan aspek-aspek di tata kelola,” ujarnya.

Sejalan dengan visi misi, arah kebijakan bank dan corporate plan Bank BPD Bali 2026-2030 menjadi KBMI 2 sehingga perlu sarana dan prasana serta infrastruktur yang lebih memadai. Pembangunan dilakukan melalui proses lelang dan dimenangkan PT Tunas Jaya Sanur, dengan masa konstruksi 450 hari, mulai 26 September 2025 hingga 19 Desember 2026. Nilai kontrak mencapai Rp175,7 miliar.

Dirut Bank BPD Bali juga memaparkan bahwa hingga September 2025, kinerja Bank BPD Bali mencatat pertumbuhan signifikan dan berhasil melampaui target dengan total aset mencapai Rp42,469 triliun tumbuh 9,01 persen, penyaluran kredit Rp24,711 triliun tumbuh 9,82 persen. 

Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp35,518 triliun tumbuh 6,68 persen serta Laba mencapai Rp945 miliar, melampaui target setahun sebesar Rp935 miliar.
“Pencapaian ini tentunya berkat dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat Bali yang memberikan kepercayaanya kepada kami” tegasnya.

Sudharma juga menyampaikan kondisi permodalan di mana modal inti Rp5,2 triliun, dengan rasio yang terdiri dari CAR 28,60 persen, ROA 3,90 persen, ROE 26,45 persen, BOPO 60,15 persen. Rasio pembiayaan UMKM telah menembus 54 persen, sehingga Bank Indonesia memberikan insentif GWM mencapai 4,5 persen. Ke depan, Bank BPD Bali menargetkan aset Rp60 triliun pada tahun 2030, sejalan dengan roadmap penguatan bisnis 2026–2030.
Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi atas pembangunan kantor pusat baru yang menjadi langkah strategis memperkuat daya saing Bank BPD Bali.

Ia menyampaikan evaluasi menyeluruh yang dilakukan sejak periode awal kepemimpinannya, di mana Bank BPD Bali dinilai perlu berbenah dari struktur bisnis, hingga tampilan gedung.

“Bank BPD Bali harus menjadi kebanggaan masyarakat Bali” tegasnya.

Koster menyebut pembangunan gedung baru yang dirancang memiliki gaya yang modern dan representatif, sehingga akan menjadi wajah baru perbankan daerah di Bali. Meski demikian, Koster menyoroti perlunya meningkatkan kompetensi SDM bank. 

“SDM-nya harus ditingkatkan kompetensi dan profesionalitasnya,” sebutnya.

Ia juga mengajak seluruh pemegang saham untuk terus memperkuat penyertaan modal agar BPD Bali semakin kokoh. “Kalau enggak kita yang membesarkan, siapa lagi?” pungkasnya.

wartawan
KSM
Category

Ketua DPRD Buleleng Minta Target PAD 2027 Ditetapkan Realistis

balitribune.co.id I Singaraja - Penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 menjadi perhatian DPRD Buleleng. Dewan meminta target pendapatan disusun secara realistis dengan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Januari-Juli 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 13 Juta Penumpang

balitribune.co.id I Kuta - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat melayani hingga 13,2 juta pergerakan penumpang selama periode Januari-Juli  2026. Jumlah pergerakan penumpang tersebut terbagi atas 8,5 juta penumpang rute internasional dan 4,7 juta penumpang rute domestik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

5.000 Ojol Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Enam Wilayah

balitribune.co.oi | Mangupura - Semangat 'brotherhood' tidak berhenti di jalan. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.000 mitra pengemudi ojek online (Ojol) di enam wilayah. Perlindungan yang semula dirancang selama lima bulan, Agustus hingga Desember 2026, diputuskan HDCI untuk dilanjutkan hingga tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.