Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Grup D Piala Menpora 2021, Bali United Diimbangi Persib

Bali Tribune/ KETAT – Striker Bali United Ilija Spasojevic mendapat kawalan ketat pemain Persib Bandung saat kedua tim bentrok di ajang Piala Menpora, Rabu malam dan berakhir imbang 1-1.
balitribune.co.id | Sleman - Gol pemain sayap Persib Bandung Friets Listanto Butuan di menit ke-88 membuat harapan Bali United memetik poin sempurna, gagal.
 
Pada laga Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (24/3) malam, Bali United lebih dulu unggul setelah Wiliam Pacheco mengoyak gawang Persib Bandung yang dikawal I Made Wirawan.
 
Gol Pacheco terjadi menit ke-52 setelah sepanjang babak I kedua tim bermain tanpa gol. Proses gol Pacheco pun terjadi saat terjadi kemelut di depan gawang Made Wirawan.
 
Berawal dari sepakan bebas Diego Assis dari sisi kiri pertahanan Persib, lalu melambung jatuh ke kaki Haudi Abdilah di kanan.
 
Haudi pun mengangkat bola melewati lompatan Wirawan dan di saat bersamaan lompatan kiper asal Bali tersebut, Ricky Fajrin pun melakukan sundulan dan jatuh tepat di kaki Pacheco yang tanpa pikir panjang langsung mencocor bola ke gawang yang sudah kosong.
 
Unggul 1-0 tidak membuat tim ditukangi Stefano Cugura, yang tahun 20219 lalu juara Liga 1 mengendurkan tekanan. Meski bermain dengan 10 pemain setelah Andika diganjar kartu merah, para penggawa Serdadu Tridatu terus memberikan perlawanan kepada Persib yang mencoba menyamakan kedudukan.
 
Pada menit ke-75, Persib mendapatkan peluang menyamakan kedudukan melalui aksi Wander Luiz. Namun sontekan penyerang asal Brasil tersebut masih melambung di atas gawang Wawan Hendrawan.
 
Memasuki 2 menit jelang pertandingan berakhir, Persib akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Frets. Memaksimalkan kemelut di mulut gawang Bali United, Frets melepaskan sontekan yang tanpa bisa diamankan Wawan.
 
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya pertandingan, tidak ada gol tambahan yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Persib pun harus puas menyelesaikan pertandingan melawan Bali United dengan skor akhir 1-1.
 
Dengan hasil imbang 1-1 tersebut, Grup D masih dipuncaki Persiraja Banda Aceh dengan poin 3 setelah pada laga sebelumnya membantai Persita 3-1. Tempat kedua dihuni Persib dengan nilai 1, Bali United di tempat ketiga juga dengan nilai 1, dan Persita di posisi keempat nilai 0.
wartawan
Redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.