Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster: PKB Harus Dikelola Profesional

Gubernur Bali, I Wayan Koster
Bali Tribune / Gubernur Bali, I Wayan Koster.

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali mulai mematangkan persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Ajang seni budaya terbesar di Pulau Dewata ini dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026, dengan melibatkan 20.929 seniman dari 673 sekaa.

Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memimpin Rapat Pleno di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (12/5/2026), menegaskan bahwa PKB harus dikelola secara profesional dan berkualitas. Ia menyoroti pentingnya integrasi antara tema dan pertunjukan, serta peningkatan fasilitas bagi para perajin.

"Sejak saya menjabat, stand pameran UMKM di PKB digratiskan agar para perajin dapat tampil tanpa beban biaya. Penataan ini bertujuan agar PKB lebih tertib dan mencerminkan kualitas seni budaya Bali yang sesungguhnya," ujar Koster.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan aspek kenyamanan pengunjung melalui pengelolaan kebersihan yang ketat. Ia melarang penggunaan plastik sekali pakai di area pameran dan meminta pengawasan keamanan diperkuat melalui pemasangan CCTV di titik-titik strategis. Sektor parkir juga akan diintegrasikan dengan desa adat setempat guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.

"Kita harus menjaga kualitas PKB karena ajang ini sudah menjadi perhatian internasional. Saya berharap Bapak Presiden Prabowo Subianto bisa hadir untuk membuka pawai PKB tahun ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, melaporkan bahwa PKB 2026 mengusung tema "Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha" yang bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Tema ini fokus pada proses penyucian dan peneguhan kualitas batin melalui ekspresi estetika.

Materi pokok PKB tahun ini tetap mempertahankan tradisi kuat melalui Peed Aya (Pawai), Rekasadana (Pergelaran), Utsawa (Parade), hingga Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia). "Seluruh rangkaian acara merupakan implementasi dari Perda Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali," jelas Alit Suryana.

wartawan
KSM
Category

Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Berlaku Mulai 5 Agustus

balitribune.co.id | Negara - Pelabuhan pada lintas penyeberangan Gilimanuk–Ketapang kini bersiap menerapkan kebijakan sterilisasi secara penuh (go live) mulai Rabu (5/8/2026). Kebijakan ini diberlakukan secara serentak di enam pelabuhan utama di Indonesia, termasuk Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polresta Denpasar Bekuk Pengedar Narkoba, Sita 5 Senpi, 4 Airsoft Gun

balitribune.co.id | Denpasar - Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar berhasil meringkus seorang pria berinisial Ade Ready MP (30) yang diduga menjadi pengedar narkoba. Tersangka ditangkap di kediamannya di kawasan Jalan Kasuari, Gang Cempaka I, Banjar Semaga, Desa Penatih, Denpasar Timur, pada Sabtu (1/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Nelayan di Nusa Penida Diamankan Polres Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung mengamankan seorang pria berinisial IWA (53) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan tersebut ditangkap di kediamannya di Dusun Batumulapan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Apresiasi Wajib Pajak, Pemprov Bali Berikan "Traktiran" Spesial di Samsat Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang taat membayar pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kota Denpasar (Samsat Denpasar) meluncurkan program promosi khusus sepanjang bulan Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pertanian Organik Berkelanjutan, Burung Hantu Predator Pengendali Hama Tikus

balitribune.co.id | Gianyar - Upaya mengembangkan pertanian organik berbasis konservasi lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity) di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dilakukan dengan pemanfaatan burung hantu Tyto alba sebagai predator alami pengendali hama tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.