Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Terkejut dengan Jumlah KK Miskin di Gianyar

Gubernur
KUNJUNG - Gubernur saat berkunjung ke Desa Bukian, Gianyar.

BALI TRIBUNE - Memanfaatkan libur cuti bersama, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika  melaksankan kunjungan untuk memantau program gerbang sadu di Desa Bukian, Payangan, Sabtu lalu. Di desa ini gubernur terkejut dengan angka kk miskin yang masih banyak. Syukurnya kekecewaan langusng diredakan dengan temuan mesin air yang diyakini akan membantu masyarakat luas.

Gubernur Mangku Pastika, mengatakan tujuannya kedatangan ke Desa Bukian adalah untuk mengetahui langsung  manfaat dari keberadaan program gerbangsadu yang digulirkan ke desa-desa. Meski secara umum, program ini sudah mampu mengurangi kemiskinan, namun untuk Desa Bukian dinilai masih lapor merah.

Penurunan jumlah keluarga miskin dari 700 KK baru mancapai  402 KK dari 1500 KK dinilai sudah bagus. Namun jika melihat kondisi wilayah Bukian, Gubernur menargetkan  jumlahnyaa ditekan lagi hingga 100 KK. Bahkan untuk beberapa tahun ke depan, seharusnya tidak ada lagi KK miskin. “Seharis tidak boleh lagi ada KK Miskin di sini. Saya minta agar dicaritaua pemnyebaba dan solusinya,” pintanya.   

Namun kekecewan Gubernur langsung terobati dengan  karya inovatif anak muda setempat, yakini I Wayan Budiana. Berawaldrai kegundahannya terhadap kondisi alam Bukian yang kesulitan air, ia menciptakan sebuah mesin air bertenaga air yang dinilai efektif untuk mengatasi kesulitan air di sejumlah tempat. Wayan akan diundang Gubernur untuk melakukan survei ke tempat-tempat lain, salah satunya  di nusa penida yang kini terkendala air bersih.

Pada kesempatan itu juga, pastika meminta agar kk miskin yang tersisa sebanyak 402 KK tersebut segera dicari penyebab kemiskinannya. Kemudian diupayakan solusi yang tepat. Di sisi lain, gubernur  mengapresiasi  keberhasilan program gerbangsadu yang juga mempengaruhi sisi kreativitas dari masyarakat Desa Bukian.

wartawan
redaksi
Category

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.