Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gung Cok: Hindari Nonteknis dengan KO

KO - Petarung Bali Made Milantara (kiri) saat meraih medali emas di ajang PON XIX/2016 Jabar dengan menang KO atas petarung Jateng.

BALI TRIBUNE - Sekretaris Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali, AA Bagus Tricandra Arka menegaskan, di cabor beladiri khususnya tarung derajat, untuk event bergengsi sekelas Pra-PON dan PON memang selalu ada intrik-intrik di dalamnya. “Selain faktor teknis, faktor nonteknis juga harus diperhitungkan mengingat persaingan sangat ketat dan provinsi rival pasti menginginkan kemenangan,” ujar Bagus Tricandra Arka, Selasa (26/6) di Denpasar. Dikatakannya, di ajang Pra-PON maupun PON nanti memang selalu ada kejadian yang tidak bisa dipungkiri di luar hal teknis. Namun pihaknya tak terlalu mengkhawatirkan hal itu, dan tergantung bagaimana kesiapan dan kualitas atlet itu sendiri. "Di beladiri tarung derajat cara satu-satunya agar bisa terhindar dari faktor nonteknis itu adalah bagaimana supaya bisa menang KO. Kalau lawan sudah rubuh sampai tidak bisa melanjutkan pertandingan, otomatis kecurangan bisa diminimalisir," beber Tricandra Arka. Menurut pria yang akrab disapa Gung Cok ini, pihaknya tidak mau menuduh nantinya ada suatu kecurangan, tapi hal itu adalah bentuk kewaspadaan pihaknya saja. Yang jelas ia mengharapkan semua laga nanti berjalan dengan fair play dan menjunjung tinggi sportivitas. Dengan begitu, akan terlihat juara sejati. Soal target menang KO itu memang harus diterapkan kepada petarung Bali saat menjalani latihan persiapan menuju Pra-PON maupun PON nantinya. Oleh karena itu, selain dicekoki soal teknik, yang tak kalah penting adalah doktrin Puputan atau bertarung habis-habisan saat di atas matras. "Kalau persiapan teknik, fisik dan mental sudah matang, pasti kemenangan mutlak bisa diraih. Nah, sisa waktu menjelang Pra-PON dan PON akan kami mantapkan seluruh persiapan tersebut," pungkas dia.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Didukung Puluhan Komunitas, Usrox Resmi Daftar Ketum IMI Bali 2026–2030

balitribune.co.id | Denpasar - Puluhan anggota komunitas otomotif roda dua dan roda empat mendampingi I Ketut Budiyana, S.E., S.H. yang akrab disapa Usrox untuk menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Bali periode 2026–2030 pada Senin (31/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Ketenagakerjaan Gianyar Dorong Perlindungan Pekerja Melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar terus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan tema “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan yang Berkelanjutan.”

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Baca Selengkapnya icon click

Baru Tiba di Guyana, PMI Asal Jembrana Tewas Kecelakaan

balitribune.co.id | Negara - Kembali Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaporkan meninggal dunia di luar negeri. Seorang pemuda asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana I Komang Tedy Arsa Bantara Putra yang memiliki panggilan Tedy ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan menuju lokasi tempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.