Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Temu Wirasa 2026, BI Bali Dorong Penguatan Data untuk Ekonomi yang Lebih Tangguh

temu wirasa
Bali Tribune / "Temu Wirasa Stakeholders 2026" yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi yang bergerak semakin cepat, data tidak lagi sekadar menjadi angka dalam laporan statistik. Bagi Bank Indonesia, informasi dari pelaku usaha, rumah tangga, perbankan hingga pemerintah daerah justru menjadi salah satu pijakan penting untuk membaca arah perekonomian sebelum angka resmi tersedia.

Karena itu, penguatan kemitraan dengan para penyedia informasi ekonomi menjadi perhatian Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali. Hal tersebut mengemuka dalam "Temu Wirasa Stakeholders 2026" yang mengusung tema “Data Pramana, Bali Rahayu: Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Bali yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, Jumat (23/10/2026).

Forum tersebut mempertemukan Bank Indonesia dengan responden survei, mitra liaison, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, BUMN, media, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi menyediakan data dan informasi mengenai kondisi ekonomi Bali.

Kegiatan dibuka Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam kesempatan itu, Bank Indonesia memberikan apresiasi kepada para responden dan mitra yang secara konsisten menyampaikan data serta informasi ekonomi yang dibutuhkan dalam proses asesmen dan perumusan kebijakan.

Bagi Bank Indonesia, kontribusi tersebut memiliki arti lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan survei. Informasi yang dikumpulkan dari lapangan dapat menjadi sinyal awal untuk melihat perubahan perilaku ekonomi, perkembangan usaha, hingga potensi risiko yang belum tercermin dalam data resmi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengatakan hasil survei dan kegiatan liaison memiliki peran strategis sebagai "leading indicator" dalam membaca perkembangan ekonomi.

Informasi dari rumah tangga, dunia usaha, sektor properti, perbankan, asosiasi maupun instansi strategis lainnya memberikan gambaran mengenai kondisi terkini sekaligus prospek perekonomian Bali.

“Kontribusi para responden tidak hanya menghasilkan data statistik, tetapi juga menjadi masukan penting dalam proses analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan,” ujar Achris.

Menurut dia, informasi dari responden bahkan kerap menjadi sinyal awal dalam mengidentifikasi peluang maupun risiko ekonomi. Dengan demikian, Bank Indonesia bersama pemerintah dan pemangku kepentingan dapat menyiapkan langkah antisipatif secara lebih cepat.

Penguatan basis data tersebut menjadi semakin penting di tengah prospek perekonomian Bali yang masih positif. Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Bali pada 2026 tumbuh dalam kisaran 5,4–5,9 persen secara tahunan (yoy).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh aktivitas pariwisata, konsumsi rumah tangga, investasi, serta sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Di sisi lain, stabilitas harga juga tetap menjadi perhatian. Inflasi Bali diprakirakan berada dalam sasaran nasional sebesar 2,5 persen plus-minus 1 persen.

Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat, lengkap dan tepat waktu merupakan fondasi penting dalam menghasilkan kebijakan yang efektif serta responsif terhadap perubahan ekonomi.

Data, menurut dia, dibutuhkan bukan hanya oleh pemerintah dalam mengambil keputusan, tetapi juga oleh dunia usaha untuk menentukan langkah bisnis di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Koster juga mendorong penguatan penggunaan produk lokal Bali. Produk pertanian, perikanan, UMKM, wastra hingga kerajinan daerah perlu terus didorong agar semakin memiliki ruang dalam aktivitas ekonomi Bali.

Penguatan konsumsi produk lokal dinilai dapat ikut memperkokoh struktur ekonomi daerah sekaligus memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi lebih banyak dirasakan masyarakat Bali.

Selain menjadi ruang apresiasi dan penguatan kemitraan, Temu Wirasa Stakeholders 2026 juga diisi dengan sesi berbagi wawasan bersama Prof. Rhenald Kasali.

Sesi tersebut mengangkat isu kepemimpinan, kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan, serta pentingnya pemanfaatan data dalam proses pengambilan keputusan.

Pesan tersebut menjadi relevan karena perubahan ekonomi berlangsung semakin cepat. Data yang tersedia hari ini dapat menjadi dasar untuk membaca kondisi saat ini, tetapi kemampuan menerjemahkan data menjadi keputusan yang tepat menjadi tantangan berikutnya.

Melalui Temu Wirasa Stakeholders 2026, BI Bali menegaskan bahwa membangun ekonomi yang lebih kuat tidak dapat dilakukan oleh satu institusi.

Kualitas kebijakan membutuhkan data yang berkualitas, sementara data yang berkualitas membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak yang berada langsung di lapangan.

Dengan memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi bersama responden survei serta mitra liaison, Bank Indonesia berharap dapat meningkatkan kualitas asesmen ekonomi sekaligus memperkuat efektivitas kebijakan.

Pada akhirnya, sinergi tersebut diarahkan untuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi Bali tidak hanya tinggi, tetapi juga lebih inklusif, berdaya tahan dan berkelanjutan.

wartawan
ARW
Category

SMAN 2 Abiansemal Tonjolkan Prestasi Siswa, Dari Karya Ilmiah hingga Lolos IPB

balitribune.co.id | Mangupura - SMA Negeri 2 Abiansemal menunjukkan potensi siswa melalui berbagai prestasi dan inovasi di bidang pendidikan. Mulai dari karya tulis ilmiah, kepedulian terhadap lingkungan melalui TPS 3R, hingga keberhasilan salah satu siswinya menembus Institut Pertanian Bogor (IPB).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sekaa Teruna Tak Sekadar Pelestari Budaya, Pemuda Didorong Aktif Bangun Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa Teruna Teruni (STT) memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan desa adat, melestarikan budaya Bali, serta membangun solidaritas di tengah masyarakat. Organisasi kepemudaan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, mengembangkan kreativitas, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengamuk di Kediri, WNA Tiongkok Ditempatkan di Rudenim

balitribune.co.id | Tabanan – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tabanan memindahkan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial LQ (34) ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Upaya detensi ini diambil setelah pria asing tersebut diamankan petugas usai dilaporkan mengamuk di kawasan pemukiman warga Desa Pandak Bandung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Berdampak Sosial dan Ekonomi, Dewan Sebut Tajen Perlu Dikaji Secara Bijaksana

balitribune.co.id | Bangli - Dua pekan terakhir, aktifitas tajen di Bangli tiarap setelah aparat penegak hukum melakukan penertiban. Dampak sosial dan ekonomi sangat dirasakan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktifitas tersebut. Realita ini mendapat perhatian  dari anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa SE.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Minta Ranperda dari Eksekutif Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi-Fraksi DPRD Bangli menyampaikan Pemandangan Umum (PU) atas penyampian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan dari Eksekutif dalam Rapat Paripurna, Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles serta dihadiri oleh Anggota DPRD.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun, Penegakan Hukum Pasar Modal Makin Tegas

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkeras penegakan hukum di pasar modal. Hingga 16 Oktober 2026, regulator telah mengenakan denda dengan total mencapai Rp2,52 triliun kepada para pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Angka tersebut terdiri atas Rp2,23 triliun denda hasil pemeriksaan kasus terhadap 166 pihak dan Rp293,78 miliar denda keterlambatan kepada 805 pihak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.