Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Halima Ternyata Korban Salah Target

Halima Ternyata Korban Salah Target
Bali Tribune/nanda. Rudianto tega menghabisi istri sirinya karena cemburu. Hal itu diungkapkan Wakapolreta Denpasar, AKBP Benny Pramono, dalam ekspose kasus, Jumat (18/10/2019) siang.

Balitribune.co.id | DENPASAR - Motif pembunuhan sadis yang dilalukan Rudianto (40) terhadap istri sirinya, Halima (27), akhirnya terang benderang. Kasus ini dipicu rasa cemburu sekaligus sakit hati pelaku karena korban punya PIL (pria idaman lain). Keduanya menikah siri pada tahun 2016. Namun, sudah dua bulan terakhir pisah ranjang.

Wakapolreta Denpasar, AKBP Benny Pramono, dalam ekspose kasus, Jumat (18/10/2019) siang, mengungkapkan, setelah pisah ranjang, tersangka Rudianto kelahiran Sampang, Madura, yang bekerja sebagai buruh bangunan ini kemudian tinggal di Surabaya. Sementara, Halima tinggal di sekitaran Jalan Kampus Unud, Jimbaran, Kuta Selatan.

"Tersangka cemburu karena mengetahui korban punya PIL (pria idaman lain, red) di Bali," ungkap Benny. Begitu tahu hal itu, tersangka berangkat dari Probolinggo, Jawa Timur, dengan motor DK 5508 XM. Ia membawa pisau stainless dengan panjang 30 cm yang seminggu sebelumnya dibeli di Pasar Kembang, Surabaya, seharga Rp 45 ribu.

"Sampai di Denpasar, tersangka menghubungi korban kemudian janjian bertemu di Pasar Kereneng," jelasnya. Dalam pertemuan di depan kampus Stispol Wira Bhakti di Jalan Lely Nomor 1 Kereneng, Denpasar Timur itu pada Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 20.00 Wita, terjadilah cekcok mulut di antara keduanya soal kehadiran orang ketiga tersebut.

Emosi Rudianto memuncak kemudian mengambil pisau di jok motor. Dengan masih mengenakan helm, perempuan asal Probolinggo itu berusaha merebut pisau, tapi gagal. "Korban melangkah mundur kemudian terjatuh dalam posisi telungkup di halaman Kampus STISPOL. Saat itu, korban ditusuk berulang kali," kata Benny.

Korban akhirnya meninggal di rumah sakit. Otopsi oleh Kedokteran Forensik RSUP Sanglah mendapati 14 luka tusuk di tubuh korban. Tiga di punggung, satu di dada kanan, satu di dada kiri, enam di perut, dua di paha kiri depan dan satu di paha kiri belakang. Empat tusukan tembus di sebelah dada kiri, perut kiri hingga ke hati penggantung usus.

"Penyebab kematian adalah luka tusuk pada perut kiri yang mengenai hati dan menimbulkan pendarahan," urai mantan Kapolsek Kuta ini. Penyesalan terucap dari Rudianto di hadapan awak media saat memberikan keterangan terkait pembunuhan terhadap istri sirinya, Halima. Dia mengaku sakit hati karena Halima memiliki PIL.

Dengan kedua tangan dan kaki dirantai saat diperlihatkan ke awak media saat ekspose kasus pada Jumat (18/10/2019), Rudianto mengatakan, Halima sendiri yang bilang sudah menikah siri dengan Sholehudin alias Wawan. Mendengar omongan itu, tersangka yang menikahi korban tahun 2016, langsung berangkat dari Probolinggo, Jawa Timur.

Tiba di Denpasar, Rudianto mengajak Halima bertemu di Pasar Kreneng, dengan harapan Wawan ikut serta. Saat bertemu, keduanya terlibat cekcok. "Langkahi dulu mayatku sebelum bertemu Wawan. Kata-kata itu membuat saya makin sakit hati. Saya sebenarnya mau membunuh Wawan, ternyata Halima datang sendiri," ungkapnya. (*)

wartawan
Bernard MB
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.